<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pesepakbola yang Mendunia Setelah Ganti Posisi, Nomor 1 Eks Bomber Man United</title><description>Berikut 5 pesepakbola yang mendunia setelah ganti posisi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/04/10/51/1884462/5-pesepakbola-yang-mendunia-setelah-ganti-posisi-nomor-1-eks-bomber-man-united</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/04/10/51/1884462/5-pesepakbola-yang-mendunia-setelah-ganti-posisi-nomor-1-eks-bomber-man-united"/><item><title>5 Pesepakbola yang Mendunia Setelah Ganti Posisi, Nomor 1 Eks Bomber Man United</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/04/10/51/1884462/5-pesepakbola-yang-mendunia-setelah-ganti-posisi-nomor-1-eks-bomber-man-united</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/04/10/51/1884462/5-pesepakbola-yang-mendunia-setelah-ganti-posisi-nomor-1-eks-bomber-man-united</guid><pubDate>Selasa 10 April 2018 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/10/51/1884462/5-pesepakbola-yang-mendunia-setelah-ganti-posisi-nomor-1-eks-bomber-man-united-sbr4u8HAvR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Van Persie saat membela Man United. (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/10/51/1884462/5-pesepakbola-yang-mendunia-setelah-ganti-posisi-nomor-1-eks-bomber-man-united-sbr4u8HAvR.jpg</image><title>Van Persie saat membela Man United. (Foto: AFP)</title></images><description>SETIAP pemain memiliki impian masing-masing, soal posisi mana yang dijalankan ketika aktif sebagai pesepakbola profesional. Akan tetapi posisi yang ditempati di level junior, tak menjamin mereka akan beroperasi di wilayah yang sama ketika naik ke jenjang senior.
Ambil contoh Gareth Bale. Di awal kariernya, The Welsh Wizard &amp;ndash;julukan Bale&amp;ndash; beroperasi sebagai fullback kiri. Akan tetapi eks pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, melihat ada potensi yang bisa dikembangkan dari Bale.
Bale pun ditarik agak ke depan yakni beroperasi sebagai winger kiri. Bermodalkan kecepatan dan tendangan keras, Bale muncul sebagai salah satu winger terbaik di Liga Inggris. Bahkan di Liga Inggris 2012-2013, pemain asal Wales itu sanggup mengemas 21 gol.
Singkat kata, Bale diboyong Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2013 dan meraih banyak kesuksesan bersama Los Blancos. Sebenarnya tidak hanya Bale, pesepakbola yang mendunia setelah ganti posisi. Siapa saja?
Berikut 5 pesepakbola yang mendunia setelah ganti posisi, mengutip dari Sportskeeda:
 
5. Vincent Kompany

(Foto: AFP/Lindsey Parnaby)
Saat membela RSC Anderlecht dalam kurun 2003-2006, Kompany beroperasi sebagai gelandang bertahan. Posisi itu juga masih diemban Kompany sewaktu membela Hamburg SV di periode 2006-2008. Namun ketika membela Hamburg itu, Kompany beberapa kali dimainkan sebagai bek tengah dan itu menarik perhatian pelatih Manchester City pada 2008, Mark Hugghes.
Alhasil, Kompany pun diboyong Man City pada bursa transfer musim panas 2008. Sejak saat itu, Kompany menjadi pemain andalan Manchester Biru  untuk mengawal pertahanan. Di bawah pengawalan Kompany, Man City pun meraih tujuh trofi dan dua di antaranya merupakan gelar Liga Inggris.4. Ryan Sessegnon

(Foto: AFP/Glyn Kirk)
Jalan karier Sessegnon bisa dibilang mirip Bale. Di awal karier, pesepakbola berusia 17 tahun itu mentas sebagai fullback kiri. Akan tetapi di pertengahan musim ini, Sessegnon mulai dimainkan pelatih Fulham, Slavisa Jokanovic, di posisi winger kiri.
Hasilnya, produktivitas Sessegnon pun meningkat. Bersama Fulham di semua kompetisi, Sessegnon telah mengemas 14 gol dan enam assist dari 46 penampilan. Kabarnya, Arsenal dan Manchester United jadi dua klub yang kepincut terhadap pemain kelahiran Kota London tersebut.3. Bastian Schweinsteiger

(Foto: AFP/Franck Fife)
Louis van Gaal bisa dibilang pelatih yang sangat berjasa bagi Bayern Munich. LvG &amp;ndash;sapaan Van Gaal&amp;ndash; merupakan sosok yang mempromosikan David Alaba dan Thomas Muller ke tim utama Bayern. Sementara itu, Van Gaal juga memboyong Arjen Robben dan Mario Gomez yang kemudian muncul sebagai andalan Die Roten &amp;ndash;julukan Bayern.
Sumbangsih lain Van Gaal ialah mengubah posisi dari Schweinsteiger. Schweini &amp;ndash;sapaan akrab Schweinsteiger&amp;ndash; awalnya beroperasi sebagai gelandang sayap. Akan tetapi di bawah arahan Van Gaal, Schweini ditempatkan sebagai gelandang bertahan dan hasilnya luar biasa. Semenjak suami dari Ana Ivanovic ditempatkan di posisi itu, prestasi Bayern terkerek.
Pada 2012-2013, Bayern meraih treble winner, meski saat itu mereka ditangani Jupp Heynckes. Tim Nasional (Timnas) Jerman pun kebagian berkah dari perubahan posisi gelandang berambut pirang itu. Berkat kontribusi Schweini dalam menyalurkan bola dan mematahkan serangan lawan, Die Mannschaft &amp;ndash;julukan Jerman&amp;ndash; keluar sebagai kampiun Piala Dunia 2014.2. Paul Scholes

(Foto: AFP)
Scholes awalnya beroperasi sebagai penyerang. Ia kerap diduetkan di lini depan bersama Eric Cantona ataupun Andy Cole. Akan tetapi pade medio September 1997, pelatih Man United Sir Alex Ferguson membutuhkan gelandang pengganti Roy Keane yang mengalami cedera.
Tidak diduga, Ferguson memilih Scholes untuk menempati posisi tersebut. Sejak saat itu hingga memutuskan pensiun pada 2013, Scholes tampil luar biasa di posisi deep-lying playmaker. Kemampuan dalam mengalirkan bola plus melepaskan sepakan keras jadi beberapa kelebihan yang dimiliki Scholes, hingga akhirnya layak dinobatkan sebagai salah satu legenda Setan Merah.1. Robin van Persie

(Foto: REUTERS)
Di awal karier profesionalnya bersama Feyenoord Rotterdam, RvP &amp;ndash;sapaan akrab Van Persie&amp;ndash; beroperasi sebagai winger. Posisi itu terus diemban pesepakbola asal Belanda tersebut ketika digamit Arsenal pada bursa transfer musim panas 2004. Akan tetapi, produktivitas RvP tak begitu kentara saat ditempatkan sebagai winger.
Pada akhirnya di musim 2010-2011, Van Persie mulai dipercaya dimainkan sebagai penyerang tengah. Hasilnya, ia sanggup mencetak 18 gol dari 25 pertandingan di Liga Inggris. Pencapaian lebih hebat lagi terjadi semusim kemudian, yang mana Van Persie meraih predikat top skor Liga Inggris setelah mencetak 30 gol dari 38 pertandingan.</description><content:encoded>SETIAP pemain memiliki impian masing-masing, soal posisi mana yang dijalankan ketika aktif sebagai pesepakbola profesional. Akan tetapi posisi yang ditempati di level junior, tak menjamin mereka akan beroperasi di wilayah yang sama ketika naik ke jenjang senior.
Ambil contoh Gareth Bale. Di awal kariernya, The Welsh Wizard &amp;ndash;julukan Bale&amp;ndash; beroperasi sebagai fullback kiri. Akan tetapi eks pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, melihat ada potensi yang bisa dikembangkan dari Bale.
Bale pun ditarik agak ke depan yakni beroperasi sebagai winger kiri. Bermodalkan kecepatan dan tendangan keras, Bale muncul sebagai salah satu winger terbaik di Liga Inggris. Bahkan di Liga Inggris 2012-2013, pemain asal Wales itu sanggup mengemas 21 gol.
Singkat kata, Bale diboyong Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2013 dan meraih banyak kesuksesan bersama Los Blancos. Sebenarnya tidak hanya Bale, pesepakbola yang mendunia setelah ganti posisi. Siapa saja?
Berikut 5 pesepakbola yang mendunia setelah ganti posisi, mengutip dari Sportskeeda:
 
5. Vincent Kompany

(Foto: AFP/Lindsey Parnaby)
Saat membela RSC Anderlecht dalam kurun 2003-2006, Kompany beroperasi sebagai gelandang bertahan. Posisi itu juga masih diemban Kompany sewaktu membela Hamburg SV di periode 2006-2008. Namun ketika membela Hamburg itu, Kompany beberapa kali dimainkan sebagai bek tengah dan itu menarik perhatian pelatih Manchester City pada 2008, Mark Hugghes.
Alhasil, Kompany pun diboyong Man City pada bursa transfer musim panas 2008. Sejak saat itu, Kompany menjadi pemain andalan Manchester Biru  untuk mengawal pertahanan. Di bawah pengawalan Kompany, Man City pun meraih tujuh trofi dan dua di antaranya merupakan gelar Liga Inggris.4. Ryan Sessegnon

(Foto: AFP/Glyn Kirk)
Jalan karier Sessegnon bisa dibilang mirip Bale. Di awal karier, pesepakbola berusia 17 tahun itu mentas sebagai fullback kiri. Akan tetapi di pertengahan musim ini, Sessegnon mulai dimainkan pelatih Fulham, Slavisa Jokanovic, di posisi winger kiri.
Hasilnya, produktivitas Sessegnon pun meningkat. Bersama Fulham di semua kompetisi, Sessegnon telah mengemas 14 gol dan enam assist dari 46 penampilan. Kabarnya, Arsenal dan Manchester United jadi dua klub yang kepincut terhadap pemain kelahiran Kota London tersebut.3. Bastian Schweinsteiger

(Foto: AFP/Franck Fife)
Louis van Gaal bisa dibilang pelatih yang sangat berjasa bagi Bayern Munich. LvG &amp;ndash;sapaan Van Gaal&amp;ndash; merupakan sosok yang mempromosikan David Alaba dan Thomas Muller ke tim utama Bayern. Sementara itu, Van Gaal juga memboyong Arjen Robben dan Mario Gomez yang kemudian muncul sebagai andalan Die Roten &amp;ndash;julukan Bayern.
Sumbangsih lain Van Gaal ialah mengubah posisi dari Schweinsteiger. Schweini &amp;ndash;sapaan akrab Schweinsteiger&amp;ndash; awalnya beroperasi sebagai gelandang sayap. Akan tetapi di bawah arahan Van Gaal, Schweini ditempatkan sebagai gelandang bertahan dan hasilnya luar biasa. Semenjak suami dari Ana Ivanovic ditempatkan di posisi itu, prestasi Bayern terkerek.
Pada 2012-2013, Bayern meraih treble winner, meski saat itu mereka ditangani Jupp Heynckes. Tim Nasional (Timnas) Jerman pun kebagian berkah dari perubahan posisi gelandang berambut pirang itu. Berkat kontribusi Schweini dalam menyalurkan bola dan mematahkan serangan lawan, Die Mannschaft &amp;ndash;julukan Jerman&amp;ndash; keluar sebagai kampiun Piala Dunia 2014.2. Paul Scholes

(Foto: AFP)
Scholes awalnya beroperasi sebagai penyerang. Ia kerap diduetkan di lini depan bersama Eric Cantona ataupun Andy Cole. Akan tetapi pade medio September 1997, pelatih Man United Sir Alex Ferguson membutuhkan gelandang pengganti Roy Keane yang mengalami cedera.
Tidak diduga, Ferguson memilih Scholes untuk menempati posisi tersebut. Sejak saat itu hingga memutuskan pensiun pada 2013, Scholes tampil luar biasa di posisi deep-lying playmaker. Kemampuan dalam mengalirkan bola plus melepaskan sepakan keras jadi beberapa kelebihan yang dimiliki Scholes, hingga akhirnya layak dinobatkan sebagai salah satu legenda Setan Merah.1. Robin van Persie

(Foto: REUTERS)
Di awal karier profesionalnya bersama Feyenoord Rotterdam, RvP &amp;ndash;sapaan akrab Van Persie&amp;ndash; beroperasi sebagai winger. Posisi itu terus diemban pesepakbola asal Belanda tersebut ketika digamit Arsenal pada bursa transfer musim panas 2004. Akan tetapi, produktivitas RvP tak begitu kentara saat ditempatkan sebagai winger.
Pada akhirnya di musim 2010-2011, Van Persie mulai dipercaya dimainkan sebagai penyerang tengah. Hasilnya, ia sanggup mencetak 18 gol dari 25 pertandingan di Liga Inggris. Pencapaian lebih hebat lagi terjadi semusim kemudian, yang mana Van Persie meraih predikat top skor Liga Inggris setelah mencetak 30 gol dari 38 pertandingan.</content:encoded></item></channel></rss>
