<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sergio Ramos : Kami Menghormati Barcelona, tapi Tetap Ikut Kata Pelatih</title><description>Ramos mengikuti perkataan Zidane terkait pemberian Guard of Honor kepada Barca.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/04/09/46/1884296/sergio-ramos-kami-menghormati-barcelona-tapi-tetap-ikut-kata-pelatih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/04/09/46/1884296/sergio-ramos-kami-menghormati-barcelona-tapi-tetap-ikut-kata-pelatih"/><item><title>Sergio Ramos : Kami Menghormati Barcelona, tapi Tetap Ikut Kata Pelatih</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/04/09/46/1884296/sergio-ramos-kami-menghormati-barcelona-tapi-tetap-ikut-kata-pelatih</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/04/09/46/1884296/sergio-ramos-kami-menghormati-barcelona-tapi-tetap-ikut-kata-pelatih</guid><pubDate>Senin 09 April 2018 22:25 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/09/46/1884296/sergio-ramos-kami-menghormati-barcelona-tapi-tetap-ikut-kata-pelatih-iW0lWefnJS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapten Tim Real Madrid, Sergio Ramos (Foto:Alberto PIZZOLI/AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/09/46/1884296/sergio-ramos-kami-menghormati-barcelona-tapi-tetap-ikut-kata-pelatih-iW0lWefnJS.jpg</image><title>Kapten Tim Real Madrid, Sergio Ramos (Foto:Alberto PIZZOLI/AFP)</title></images><description>MADRID - Real Madrid sebentar lagi benar-benar harus merelakan gelar juara Liga Spanyol 2017-2018 jatuh ke tangan musuh bebuyutan mereka, Barcelona. Pasalnya rival mereka itu hanya butuh tambahan 10 angka untuk mengunci gelar juara di liga domestik. Skuad asuhan Zinedine Zidane itu memang seperti terlambat panas musim ini. Dari 31 pertandingan mereka mencatatkan 19 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan menelan lima kali kekalahan.
Dengan hasil tersebut, saat ini skuad asuhan Zinedine Zidane itu harus puas berada di posisi kelima klasmen sementara Liga Spanyol 2017-2018. Sementara rival mereka, Barcelona belum pernah merasakan kekalahan sepanjang musim ini. Bahkan berkat penambilan apik mereka sepanjang musim ini, Blaugrana &amp;ndash;julukan Barca- baru saja menyamai rekor tak terkalahkan 38 pertandingan milik Real Sociedad pada musim 1979-1980, setelah berhasil mengkandaskan Leganes dengan skor 3-1.
Jika langkah Barca tak terbendung, mereka dipastikan dapat mengunci gelar juara setelah menaklukkan Deportivo La Coruna, sepekan sebelum pertandingan melawan Madrid. Artinya, Los Galacticos &amp;ndash;julukan Madrid&amp;ndash; Bukan hanya kalah dalam persaingan perebutan gelar juara liga, Sergio Ramos dan kolega terancam harus melakukan Guard of Honor pada Barca.
BACA JUGA : Zidane Beberkan Alasan Gantikan Ronaldo saat Derby Madrid
&amp;ldquo;Kami sedikit kecewa karena gelar juara Liga sudah hampir tidak mungkin kami kejar sekarang. Itu adalah sesuatu yang tidak kita inginkan. Guard of Honor? Saya selalu mengatakan bahwa kami harus menghormati apa pun yang dikatakan pelatih. Meraka (Barca) juga tidak memberi penghormatan pada kami saat itu,&amp;rdquo; ujar kapten Madrid itu dikutip dari Spanish Footbal, Senin (9/4/2018).
Tradisi bisa memaksa Cristiano Ronaldo dan kolega untuk melakukan guard of honor kepada Barcelona di Camp Nou. Namun Zidane memastikan andaipun kemungkinan itu terjadi, Madrid takkan melakukan guard of honor di Camp Nou untuk rival nya itu.
BACA JUGA : Barcelona Hanya Butuh 10 Poin untuk Juara Liga Spanyol 2017-2018
&quot;Saya tak paham dengan guard of honour dan itu takkan terjadi, meskipun kami masih jauh dari akhir musim. Barcelona dulu merusak tradisi itu,&quot; kata Zidane dikutip dari Marca.
Tapi perlu diketahui, tradisi guard of honor punya aturan sendiri. Tradisi ini dilakukan untuk mereka yang bertarung di kompetisi Liga yang sama. Pada saat Madrid juara Piala Dunia Antarklub tahun 2017 lalu, Barcelona tidak memberikan penghormatan tersebut.</description><content:encoded>MADRID - Real Madrid sebentar lagi benar-benar harus merelakan gelar juara Liga Spanyol 2017-2018 jatuh ke tangan musuh bebuyutan mereka, Barcelona. Pasalnya rival mereka itu hanya butuh tambahan 10 angka untuk mengunci gelar juara di liga domestik. Skuad asuhan Zinedine Zidane itu memang seperti terlambat panas musim ini. Dari 31 pertandingan mereka mencatatkan 19 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan menelan lima kali kekalahan.
Dengan hasil tersebut, saat ini skuad asuhan Zinedine Zidane itu harus puas berada di posisi kelima klasmen sementara Liga Spanyol 2017-2018. Sementara rival mereka, Barcelona belum pernah merasakan kekalahan sepanjang musim ini. Bahkan berkat penambilan apik mereka sepanjang musim ini, Blaugrana &amp;ndash;julukan Barca- baru saja menyamai rekor tak terkalahkan 38 pertandingan milik Real Sociedad pada musim 1979-1980, setelah berhasil mengkandaskan Leganes dengan skor 3-1.
Jika langkah Barca tak terbendung, mereka dipastikan dapat mengunci gelar juara setelah menaklukkan Deportivo La Coruna, sepekan sebelum pertandingan melawan Madrid. Artinya, Los Galacticos &amp;ndash;julukan Madrid&amp;ndash; Bukan hanya kalah dalam persaingan perebutan gelar juara liga, Sergio Ramos dan kolega terancam harus melakukan Guard of Honor pada Barca.
BACA JUGA : Zidane Beberkan Alasan Gantikan Ronaldo saat Derby Madrid
&amp;ldquo;Kami sedikit kecewa karena gelar juara Liga sudah hampir tidak mungkin kami kejar sekarang. Itu adalah sesuatu yang tidak kita inginkan. Guard of Honor? Saya selalu mengatakan bahwa kami harus menghormati apa pun yang dikatakan pelatih. Meraka (Barca) juga tidak memberi penghormatan pada kami saat itu,&amp;rdquo; ujar kapten Madrid itu dikutip dari Spanish Footbal, Senin (9/4/2018).
Tradisi bisa memaksa Cristiano Ronaldo dan kolega untuk melakukan guard of honor kepada Barcelona di Camp Nou. Namun Zidane memastikan andaipun kemungkinan itu terjadi, Madrid takkan melakukan guard of honor di Camp Nou untuk rival nya itu.
BACA JUGA : Barcelona Hanya Butuh 10 Poin untuk Juara Liga Spanyol 2017-2018
&quot;Saya tak paham dengan guard of honour dan itu takkan terjadi, meskipun kami masih jauh dari akhir musim. Barcelona dulu merusak tradisi itu,&quot; kata Zidane dikutip dari Marca.
Tapi perlu diketahui, tradisi guard of honor punya aturan sendiri. Tradisi ini dilakukan untuk mereka yang bertarung di kompetisi Liga yang sama. Pada saat Madrid juara Piala Dunia Antarklub tahun 2017 lalu, Barcelona tidak memberikan penghormatan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
