<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelatih Cile Akui Kepercayaan Diri Alexis Sanchez memang Tengah Bermasalah</title><description>Pelatih Cile mengklaim Sanchez tengah dalam krisis kepercayaan diri.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/03/25/45/1877500/pelatih-cile-akui-kepercayaan-diri-alexis-sanchez-memang-tengah-bermasalah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/03/25/45/1877500/pelatih-cile-akui-kepercayaan-diri-alexis-sanchez-memang-tengah-bermasalah"/><item><title>Pelatih Cile Akui Kepercayaan Diri Alexis Sanchez memang Tengah Bermasalah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/03/25/45/1877500/pelatih-cile-akui-kepercayaan-diri-alexis-sanchez-memang-tengah-bermasalah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/03/25/45/1877500/pelatih-cile-akui-kepercayaan-diri-alexis-sanchez-memang-tengah-bermasalah</guid><pubDate>Minggu 25 Maret 2018 05:18 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/25/45/1877500/pelatih-cile-akui-kepercayaan-diri-alexis-sanchez-memang-tengah-bermasalah-tFiBtxTAGl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alexis Sanchez (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/25/45/1877500/pelatih-cile-akui-kepercayaan-diri-alexis-sanchez-memang-tengah-bermasalah-tFiBtxTAGl.jpg</image><title>Alexis Sanchez (Foto: AFP)</title></images><description>SOLNA &amp;ndash; Pada bursa transfer musim dingin 2018, Alexis Sanchez membuat sebuah keputusan kontroversial. Ya, pemain Timnas Cile tersebut memutuskan untuk menyeberang ke Manchester United yang notabene seteru Arsenal di kancah domestik.
Bukan hanya itu, hal yang mengejutkan lainnya adalah Sanchez sendiri sebenarnya lebih kencang diisukan bakal bergabung dengan rival sekota Man United, yaitu Manchester City. Bahkan sempat tersiar kabar bahwa sudah ada kesepakatan antara Sanchez dan Josep Guardiola &amp;ndash;manajer Man City.
Baca Juga: Legenda Menilai Sanchez Berusaha Terlalu Keras di Man United
Akan tetapi bukannya berseragam Man City, Sanchez justru menerima tawaran bergabung dengan Setan Merah. Namun sebagai bayarannya, manajemen Man United harus rela memberikan gaji sebesar 500 ribu pounds atau sekira Rp9,5 miliar per pekannya kepada Sanchez.
Yang mana hal tersebut menjadikan Sanchez sebagai pemain dengan bayaran termahal dalam sejarah Liga Inggris. Meski digaji dengan nominal yang luar biasa, performa Sanchez justru tidak terlalu menjanjikan sejak gabung Man United.
Baca Juga: Performa Alexis Sanchez di Manchester United seperti Di Maria
Terhitung dalam enam pertandingan yang sudah dilalui bersama Man United, Sanchez baru mampu menyumbangkan masing-masing satu gol dan assist untuk tim arahan Jose Mourinho tersebut. Mengetahui kondisi itu lantas dikomentari oleh pelatih Sanchez di Timnas Cile, Reinaldo Rueda.
Rueda mengakui bahwa kepercayaan diri Sanchez memang tengah tidak dalam kondisi yang baik pada saat ini. Bahkan Rueda mengungkapkan betapa sedihnya Sanchez lantaran gagal tampil menjanjikan bersama Man United sejak direkrut dari Arsenal.
Baca Juga: Legenda Liverpool Sebut Sanchez sebagai Pemain yang Matre
&amp;ldquo;Dia (Sanchez) merasa cukup kesulitan melakoni transisi dari Arsenal ke Manchester United. Dia merasa benar-benar sangat sedih, karena dia sangat ingin menunjukkan level permainannya bersama klub barunya,&amp;rdquo; ucap Rueda, seperti disadur dari Soccerway, Minggu (25/3/2018).
&amp;ldquo;Untungnya dia tiba dengan suasana hati yang baik, dia tahu rekan-rekannya mencintai dia dan respek kepadanya. Pada Februari lalu dia meminta izin saya untuk tetap di klubnya, untuk beradaptasi, tetapi hasratnya untuk membela tim nasional membawanya ke sini. Semoga kami bisa membantu dia,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>SOLNA &amp;ndash; Pada bursa transfer musim dingin 2018, Alexis Sanchez membuat sebuah keputusan kontroversial. Ya, pemain Timnas Cile tersebut memutuskan untuk menyeberang ke Manchester United yang notabene seteru Arsenal di kancah domestik.
Bukan hanya itu, hal yang mengejutkan lainnya adalah Sanchez sendiri sebenarnya lebih kencang diisukan bakal bergabung dengan rival sekota Man United, yaitu Manchester City. Bahkan sempat tersiar kabar bahwa sudah ada kesepakatan antara Sanchez dan Josep Guardiola &amp;ndash;manajer Man City.
Baca Juga: Legenda Menilai Sanchez Berusaha Terlalu Keras di Man United
Akan tetapi bukannya berseragam Man City, Sanchez justru menerima tawaran bergabung dengan Setan Merah. Namun sebagai bayarannya, manajemen Man United harus rela memberikan gaji sebesar 500 ribu pounds atau sekira Rp9,5 miliar per pekannya kepada Sanchez.
Yang mana hal tersebut menjadikan Sanchez sebagai pemain dengan bayaran termahal dalam sejarah Liga Inggris. Meski digaji dengan nominal yang luar biasa, performa Sanchez justru tidak terlalu menjanjikan sejak gabung Man United.
Baca Juga: Performa Alexis Sanchez di Manchester United seperti Di Maria
Terhitung dalam enam pertandingan yang sudah dilalui bersama Man United, Sanchez baru mampu menyumbangkan masing-masing satu gol dan assist untuk tim arahan Jose Mourinho tersebut. Mengetahui kondisi itu lantas dikomentari oleh pelatih Sanchez di Timnas Cile, Reinaldo Rueda.
Rueda mengakui bahwa kepercayaan diri Sanchez memang tengah tidak dalam kondisi yang baik pada saat ini. Bahkan Rueda mengungkapkan betapa sedihnya Sanchez lantaran gagal tampil menjanjikan bersama Man United sejak direkrut dari Arsenal.
Baca Juga: Legenda Liverpool Sebut Sanchez sebagai Pemain yang Matre
&amp;ldquo;Dia (Sanchez) merasa cukup kesulitan melakoni transisi dari Arsenal ke Manchester United. Dia merasa benar-benar sangat sedih, karena dia sangat ingin menunjukkan level permainannya bersama klub barunya,&amp;rdquo; ucap Rueda, seperti disadur dari Soccerway, Minggu (25/3/2018).
&amp;ldquo;Untungnya dia tiba dengan suasana hati yang baik, dia tahu rekan-rekannya mencintai dia dan respek kepadanya. Pada Februari lalu dia meminta izin saya untuk tetap di klubnya, untuk beradaptasi, tetapi hasratnya untuk membela tim nasional membawanya ke sini. Semoga kami bisa membantu dia,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
