<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indoneia U-23 Gilas Singapura U-23 3-0</title><description>Timnas Indonesia U-23 memetik kemenangan dengan skor  cukup telak 3-0 kala melakoni laga persahabatan internasional melawan  Singapura U-23.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/03/21/51/1876126/timnas-indoneia-u-23-gilas-singapura-u-23-3-0</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/03/21/51/1876126/timnas-indoneia-u-23-gilas-singapura-u-23-3-0"/><item><title>Timnas Indoneia U-23 Gilas Singapura U-23 3-0</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/03/21/51/1876126/timnas-indoneia-u-23-gilas-singapura-u-23-3-0</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/03/21/51/1876126/timnas-indoneia-u-23-gilas-singapura-u-23-3-0</guid><pubDate>Rabu 21 Maret 2018 20:39 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/21/51/1876126/timnas-indoneia-u-23-gilas-singapura-u-23-3-0-CbXZYEZNFi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-23 (Foto: Media PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/21/51/1876126/timnas-indoneia-u-23-gilas-singapura-u-23-3-0-CbXZYEZNFi.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-23 (Foto: Media PSSI)</title></images><description>SINGAPURA &amp;ndash; Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 memetik kemenangan dengan skor cukup telak 3-0 kala melakoni laga persahabatan internasional melawan Singapura U-23. Dapat dikatakan dalam laga ini Indonesia menguasai jalannya pertandingan dan bermain penuh determinasi. Indonesia sebenarnya mampu menang lebih dari 3-0 andai saja penyelesaian akhir Garuda Muda lebih baik.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:
Timnas Indonesia U-23 sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Begitu mendapat bola, skuad Garuda Muda lekas mengolahnya untuk menyerang pertahanan lawan. Namun begitu, Singapura nampak bermain berhati-hati dan tidak mudah terpancing oleh serangan yang dibangun Indonesia.
Memasuki menit ke-15 Indonesia mencoba merangsek dari sisi kiri, Febri melakukan penetrasi untuk menembus wilayah pertahanan SIngapura dan kemudian melepaskan umpan silang. Sayangnya, umpan tersebut masih tidak bisa diterima dengan baik oleh rekan-rekannya.
Dua menit berselang, Febri kembali mengancam wilayah pertahanan Singapura. Kali ini, pemain muda Persib Bandung itu melepaskan tendnagan keras dari luar kotak penalti. Namun, upaya tersebut kembali gagal lantaran penjaga gawang Singapura masih sigap membloknya.
Sementara pada menit ke-19, giliran Singapura yang melakukan serangan balasan. Berawal dari crossing yang membahayakan wilayah pertahanan Indonesia, secara berturut-turut kubu tuan rumah mengancam melalui tendangan bebas dan tendangan sudut. Untungnya, lini pertahanan Indonesia masih sigap mengantisipasi setiap serangan tersebut.
Indonesia sebenarnya memiliki kesempatan untuk bisa mencetak gol di menit ke-25. Ezra Walian mendapat peluang emas setelah melalui serangan balik dan hanya tinggal berhadapan satu lawan satu saja dengan kiper. Sayangnya, striker naturalisasi itu tak bisa memanfaatkan dengan baik peluang yang didapatnya. Ezra menendang bola datar dan si kulit bundar bisa dihalau kiper Singapura dengan menggunakan kakinya.
Memasuki menit ke-35, Indonesia kembali mengancam gawang Singapura. Ezra mendapat umpan silang dari sisi kanan yang kemudian dituntaskan dengan sebuah sundulan. Namun lagi-lagi peluang tersebut gagal berbuah gol lantaran penjaga gawang Singapura dengan mudah menangkap bola yang disundul Ezra.
Indonesia baru bisa memecah kebuntuan di menit ke-43. Febri dengan berani meliuk-liuk melewati pemain Singapura dan dari luar kotak penalti melesakkan tendangn jarak jauh. Bola meluncur deras ke dalam gawang Singapura tanpa bisa dibendung oleh siapa pun. Indonesia pun unggul 1-0 dan keadaan tersebut bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua:
Sama halnya dengan babak pertama, Indonesia juga memulai babak kedua  dengan baik. Begitu mendapat bola, Saddil Ramdani dan kolega lekas  membangun serangan demi bisa menembus wilayah pertahanan Singapura.
Terbukti, tak butuh waktu lama, enam menit babak kedua berjalan  Indonesia lekas menggandakan keunggulannya. Berawal dari skema sepak  pojok, bola hanya dioper-oper pendek hingga akhirnya sampai ke kaki  Hargianto. Begitu mendapat sedikit celah untuk menembak, Hargianto lekas  melepaskan tendangan kencang dari luar kotak penalti, hampir sama  dengan gol pertama Indonesia. Bola kembali meluncur ke dalam gawang  Singapura dengan mulus dan membuat Indonesia unggul 2-0.
Indonesia menambah keunggulannya di menit ke-65. Berawal dari skema  serangan balik cepat, Febri lekas melesat menuju lini pertahanan  Singapura tanpa bisa dihentikan. Saat sudah berada di wilayah kotak  penalti, Febri pun mengoper bola kepada Septian David Maulana yang  berdiri bebas tanpa penjagaan. Dengan mudah Septian pun melesakkan bola  ke dalam gawang lewat tendangannya. Indonesia kini memimpin 3-0.
Setelah unggul tiga gol, Indonesia tetap memperagakan permainan  menyerang dan tidak mengendurkannya. Situasi ini lantas dimanfaatkan  oleh Luis Milla untuk melakukan sejumlah pergantian pemain demi mendapat  komposisi terbaik. Sayangnya, hingga pertandingan berakhir tak ada gol  tambahan yang tercipta. Indonesia harus berpuas dengan kemenangan 3-0.
Susunan Pemain:
Indonesia: Awan Setho, Putu Gede, Andy Setyo, Ricky Fajrin,  Rezaldi Hehanusa, Osvaldo Haay, Hargianto, Saddil Ramdani, Zulfiandi,  Febri, Ezra Walian
Pelatih: Luis Milla</description><content:encoded>SINGAPURA &amp;ndash; Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 memetik kemenangan dengan skor cukup telak 3-0 kala melakoni laga persahabatan internasional melawan Singapura U-23. Dapat dikatakan dalam laga ini Indonesia menguasai jalannya pertandingan dan bermain penuh determinasi. Indonesia sebenarnya mampu menang lebih dari 3-0 andai saja penyelesaian akhir Garuda Muda lebih baik.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:
Timnas Indonesia U-23 sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Begitu mendapat bola, skuad Garuda Muda lekas mengolahnya untuk menyerang pertahanan lawan. Namun begitu, Singapura nampak bermain berhati-hati dan tidak mudah terpancing oleh serangan yang dibangun Indonesia.
Memasuki menit ke-15 Indonesia mencoba merangsek dari sisi kiri, Febri melakukan penetrasi untuk menembus wilayah pertahanan SIngapura dan kemudian melepaskan umpan silang. Sayangnya, umpan tersebut masih tidak bisa diterima dengan baik oleh rekan-rekannya.
Dua menit berselang, Febri kembali mengancam wilayah pertahanan Singapura. Kali ini, pemain muda Persib Bandung itu melepaskan tendnagan keras dari luar kotak penalti. Namun, upaya tersebut kembali gagal lantaran penjaga gawang Singapura masih sigap membloknya.
Sementara pada menit ke-19, giliran Singapura yang melakukan serangan balasan. Berawal dari crossing yang membahayakan wilayah pertahanan Indonesia, secara berturut-turut kubu tuan rumah mengancam melalui tendangan bebas dan tendangan sudut. Untungnya, lini pertahanan Indonesia masih sigap mengantisipasi setiap serangan tersebut.
Indonesia sebenarnya memiliki kesempatan untuk bisa mencetak gol di menit ke-25. Ezra Walian mendapat peluang emas setelah melalui serangan balik dan hanya tinggal berhadapan satu lawan satu saja dengan kiper. Sayangnya, striker naturalisasi itu tak bisa memanfaatkan dengan baik peluang yang didapatnya. Ezra menendang bola datar dan si kulit bundar bisa dihalau kiper Singapura dengan menggunakan kakinya.
Memasuki menit ke-35, Indonesia kembali mengancam gawang Singapura. Ezra mendapat umpan silang dari sisi kanan yang kemudian dituntaskan dengan sebuah sundulan. Namun lagi-lagi peluang tersebut gagal berbuah gol lantaran penjaga gawang Singapura dengan mudah menangkap bola yang disundul Ezra.
Indonesia baru bisa memecah kebuntuan di menit ke-43. Febri dengan berani meliuk-liuk melewati pemain Singapura dan dari luar kotak penalti melesakkan tendangn jarak jauh. Bola meluncur deras ke dalam gawang Singapura tanpa bisa dibendung oleh siapa pun. Indonesia pun unggul 1-0 dan keadaan tersebut bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua:
Sama halnya dengan babak pertama, Indonesia juga memulai babak kedua  dengan baik. Begitu mendapat bola, Saddil Ramdani dan kolega lekas  membangun serangan demi bisa menembus wilayah pertahanan Singapura.
Terbukti, tak butuh waktu lama, enam menit babak kedua berjalan  Indonesia lekas menggandakan keunggulannya. Berawal dari skema sepak  pojok, bola hanya dioper-oper pendek hingga akhirnya sampai ke kaki  Hargianto. Begitu mendapat sedikit celah untuk menembak, Hargianto lekas  melepaskan tendangan kencang dari luar kotak penalti, hampir sama  dengan gol pertama Indonesia. Bola kembali meluncur ke dalam gawang  Singapura dengan mulus dan membuat Indonesia unggul 2-0.
Indonesia menambah keunggulannya di menit ke-65. Berawal dari skema  serangan balik cepat, Febri lekas melesat menuju lini pertahanan  Singapura tanpa bisa dihentikan. Saat sudah berada di wilayah kotak  penalti, Febri pun mengoper bola kepada Septian David Maulana yang  berdiri bebas tanpa penjagaan. Dengan mudah Septian pun melesakkan bola  ke dalam gawang lewat tendangannya. Indonesia kini memimpin 3-0.
Setelah unggul tiga gol, Indonesia tetap memperagakan permainan  menyerang dan tidak mengendurkannya. Situasi ini lantas dimanfaatkan  oleh Luis Milla untuk melakukan sejumlah pergantian pemain demi mendapat  komposisi terbaik. Sayangnya, hingga pertandingan berakhir tak ada gol  tambahan yang tercipta. Indonesia harus berpuas dengan kemenangan 3-0.
Susunan Pemain:
Indonesia: Awan Setho, Putu Gede, Andy Setyo, Ricky Fajrin,  Rezaldi Hehanusa, Osvaldo Haay, Hargianto, Saddil Ramdani, Zulfiandi,  Febri, Ezra Walian
Pelatih: Luis Milla</content:encoded></item></channel></rss>
