<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia U-16 Matangkan Transisi Permainan</title><description>Timnas Indonesia U-16 menjalani pemusatan latihan di lapangan Atang Sutresna Jakarta Timur.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/02/21/51/1862699/timnas-indonesia-u-16-matangkan-transisi-permainan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/02/21/51/1862699/timnas-indonesia-u-16-matangkan-transisi-permainan"/><item><title>Timnas Indonesia U-16 Matangkan Transisi Permainan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/02/21/51/1862699/timnas-indonesia-u-16-matangkan-transisi-permainan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/02/21/51/1862699/timnas-indonesia-u-16-matangkan-transisi-permainan</guid><pubDate>Rabu 21 Februari 2018 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/21/51/1862699/timnas-indonesia-u-16-matangkan-transisi-permainan-ke4FKFlpGM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Timnas Indonesia U-16. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/21/51/1862699/timnas-indonesia-u-16-matangkan-transisi-permainan-ke4FKFlpGM.jpg</image><title>Ilustrasi Timnas Indonesia U-16. (Foto: PSSI)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp; Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 fokus membenahi transisi negatif atau transisi dari menyerang ke bertahan pada hari kedua pemusatan latihan (TC) tahap kedua 2018 di Stadion Atang Sutresna, Kompleks Kopassus, Jakarta Timur, Rabu (21/2/2018).
&quot;Hari topiknya adalah transisi negatif, sesuai program yang sudah ditetapkan oleh kepala pelatih Fakhri Husaini,&quot; ujar Asisten Pelatih Timnas U-16 Dwi Priyo Utomo usai memimpin TC di Jakarta.
Dia menggambarkan bahwa secara umum transisi negatif adalah bagaimana tim mengubah taktik dari menyerang ke bertahan. Tim pelatih ingin Timnas U-16 dengan segera merebut ketika kehilangan bola. Secara personal, setiap pemain pun diminta untuk mengetahui tugas masing-masing, seperti bagaimana mereka bergerak, bertindak sampai menjaga jarak ketika bola yang sebelumnya dikuasai berhasil direbut lawan.
&quot;Transisi harus dilakukan dengan cepat, jadi penting bagi si pemain untuk membuat keputusan secara kilat. Idealnya belum sampai setengan detik pemain sudah membuat dua sampai tiga keputusan,&quot; kata Dwi.
BACA JUGA: Menilik Kiprah Timnas Indonesia di Segala Umur pada 2018
Secara umum, Dwi menyebut 25 pemain Tim Nasional U-16 yang dipanggil untuk TC tahap kedua menjalankan latihan dengan baik dan bersemangat.
&quot;Kami bersyukur para pemain berbakat ini memiliki antusiasme sangat tinggi di setiap latihan,&quot; tutur dia.
Tim Nasional U-16 Indonesia memanggil 25 pemain untuk pemusatan latihan tahap kedua pada 20 Februari-5 Maret 2018 sebelum menuju Turnamen Jenesys (&quot;The Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youth&quot;), Jepang, 6-15 Maret 2018, yang diikuti tuan rumah Jepang dan 11 negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Pada 2018, Tim Nasional U-16 akan menjalani beberapa turnamen penting, seperti Piala AFF U-16 2018 pada 30 Juli-1 Agustus 2018 di mana Indonesia sebagai tuan rumah dan yang terakhir Piala AFC U-16 2018 di Malaysia pada 20-30 September 2018.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp; Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 fokus membenahi transisi negatif atau transisi dari menyerang ke bertahan pada hari kedua pemusatan latihan (TC) tahap kedua 2018 di Stadion Atang Sutresna, Kompleks Kopassus, Jakarta Timur, Rabu (21/2/2018).
&quot;Hari topiknya adalah transisi negatif, sesuai program yang sudah ditetapkan oleh kepala pelatih Fakhri Husaini,&quot; ujar Asisten Pelatih Timnas U-16 Dwi Priyo Utomo usai memimpin TC di Jakarta.
Dia menggambarkan bahwa secara umum transisi negatif adalah bagaimana tim mengubah taktik dari menyerang ke bertahan. Tim pelatih ingin Timnas U-16 dengan segera merebut ketika kehilangan bola. Secara personal, setiap pemain pun diminta untuk mengetahui tugas masing-masing, seperti bagaimana mereka bergerak, bertindak sampai menjaga jarak ketika bola yang sebelumnya dikuasai berhasil direbut lawan.
&quot;Transisi harus dilakukan dengan cepat, jadi penting bagi si pemain untuk membuat keputusan secara kilat. Idealnya belum sampai setengan detik pemain sudah membuat dua sampai tiga keputusan,&quot; kata Dwi.
BACA JUGA: Menilik Kiprah Timnas Indonesia di Segala Umur pada 2018
Secara umum, Dwi menyebut 25 pemain Tim Nasional U-16 yang dipanggil untuk TC tahap kedua menjalankan latihan dengan baik dan bersemangat.
&quot;Kami bersyukur para pemain berbakat ini memiliki antusiasme sangat tinggi di setiap latihan,&quot; tutur dia.
Tim Nasional U-16 Indonesia memanggil 25 pemain untuk pemusatan latihan tahap kedua pada 20 Februari-5 Maret 2018 sebelum menuju Turnamen Jenesys (&quot;The Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youth&quot;), Jepang, 6-15 Maret 2018, yang diikuti tuan rumah Jepang dan 11 negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Pada 2018, Tim Nasional U-16 akan menjalani beberapa turnamen penting, seperti Piala AFF U-16 2018 pada 30 Juli-1 Agustus 2018 di mana Indonesia sebagai tuan rumah dan yang terakhir Piala AFC U-16 2018 di Malaysia pada 20-30 September 2018.</content:encoded></item></channel></rss>
