<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Pemilik Nomor Punggung 10 Paling Bersinar di Persib</title><description>Berikut 8 pemilik nomor punggung 10 paling bersinar di Persib.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/12/25/49/1835456/8-pemilik-nomor-punggung-10-paling-bersinar-di-persib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/12/25/49/1835456/8-pemilik-nomor-punggung-10-paling-bersinar-di-persib"/><item><title>8 Pemilik Nomor Punggung 10 Paling Bersinar di Persib</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/12/25/49/1835456/8-pemilik-nomor-punggung-10-paling-bersinar-di-persib</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/12/25/49/1835456/8-pemilik-nomor-punggung-10-paling-bersinar-di-persib</guid><pubDate>Senin 25 Desember 2017 03:15 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/25/49/1835456/8-pemilik-nomor-punggung-10-paling-bersinar-di-persib-zU8j09T6G9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Makan Konate (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/25/49/1835456/8-pemilik-nomor-punggung-10-paling-bersinar-di-persib-zU8j09T6G9.jpg</image><title>Makan Konate (Foto: Antara)</title></images><description>BANDUNG - Nomor punggung 10 merupakan angka keramat di sepakbola. Begitu juga dengan di Persib Bandung. Nomor punggung 10 termasuk keramat dan hanya diberikan kepada pemain dengan kemampuan istimewa.
Di Persib, banyak pemain yang mengenakan nomor punggung 10 dari musim ke musim. Tapi, hanya ada beberapa nama yang begitu dikenang karena tampil bersinar di Persib.
Alasannya tentu karena permainan istimewa. Sebab, di Persib, seolah menjadi kewajiban bahwa pemilik nomor punggung 10 dilarang memiliki kemampuan biasa-biasa.
Berikut ini para pemilik nomor punggung 10 yang paling bersinar di Persib:
1. Ajat Sudrajat
Ajat merupakan legenda hidup Persib. Ia bermain di era 1980-an sampai 1990-an awal. Di masanya, Ajat dikenal sebagai playmaker lokal dengan kemampuan istimewa.
Ia piawai menjadi dirijen permainan di lapangan. Ia juga punya naluri mencetak gol. Ajat juga dikenal sebagai pemain tak kenal takut di lapangan.
Salah satu kontribusi besar Ajat adalah saat Persib meraih juara kompetisi perserikatan pada 1986. Itu jadi bukti sahih betapa ganasnya Ajat bersama pemain Persib saat itu.
Selain Ajat, ada beberapa nama lokal yang mengenakan nomor punggung 10. Tapi, hanya beberapa nama yang identik dan dikenang. Mereka di antaranya Dadang Kurnia dan Imam Riyadi.
2. Alejandro Tobar

(Foto: Alejandro Tebar/Sindo)
Pemain asal Chile ini tercatat memperkuat Persib selama 1,5 musim sejak pertengahan musim 2003/2004.
Sebagai playmaker, ia tidak punya kecepatan berlari yang istimewa. Tapi, ia menutupinya dengan kreativitas tinggi di lini tengah.
Ia piawai dalam mengatur tempo permainan, pemberi umpan manja untuk striker, pencetak gol ulung, serta mahir dalam mengeksekusi tendangan bebas.
Tobar sendiri dikenang sebagai pahlawan bagi Bobotoh karena sukses menghindarkan Persib dari degradasi di musim 2003/2004.3. Redouane Barkaoui

(Foto: Redouane Barkaoui/Sindo)
Ia merupakan pemain Persib pada 2006-2007. Meski tidak seistimewa  Cristian Gonzales, Barkaoui merupakan striker yang akan dikenang  Bobotoh.
Jika melihat kecintaan Bobotoh padanya, Barkaoui terbilang sukses  menggunakan nomor punggung 10. Selain gelontoran gol, yang membuat  Bobotoh jatuh cinta padanya adalah selebrasi Jaipongan saat mencetak  gol.
4. Hilton Moriera

(Foto: Hilton Moreira/Koran SI)
Hilton tercatat dua kali memperkuat Persib, yaitu pada 2008-2011  serta 2013. Selama menggunakan nomor punggung 10, Hilton terbilang  sukses.
Ia masuk jajaran pemain asing dengan koleksi gol terbanyak di Persib.  Total ia mengoleksi 32 gol di kompetisi resmi bersama 'Maung Bandung'.5. Sergio van Dijk

(Foto: Sergio Van Dijk/Oris Riswan)
Sergio menggunakan nomor punggung 10 di musim perdanya bersama Persib  pada 2012 lalu. Saat itu, ia sukses menjadi mesin gol Persib. Ia  mencetak 21 gol dalam 29 pertandingan.
Ia hanya satu musim memperkuat Persib. Ia kemudian bermain di Iran  dan Thailand. Tapi, di musim 2017 ia kembali bermain Persib. Hanya saja,  kali kedua ia bermain untuk Persib, ia lebih banyak dirundung cedera.
6. Makan Konate

(Foto: Makan Konate/Antara)
Pemain asal Mali ini menjadi salah seorang pemilik nomor punggung 10  di Persib dengan kesuksesan luar biasa. Didatangkan 'sepaket' dengan  Coulibaly Djibril pada 2014, Konate menjelma jadi pemain istimewa di  Persib.
Padahal, sebelumnya Konate banyak yang memandang sebelah mata.  Ekspektasi tinggi justru disematkan kepada Coulibaly yang merupakan  striker tajam di kompetisi musim 2013.
Permainan apik Konate yang menghibur membuat Persib sukses menjadi  juara ISL 2014, Piala Presiden 2015, dan Piala Wali Kota Padang 2015.
Kepindahan Konate ke klub Malaysia, T-Team, pada 2016 membuat Bobotoh  kecewa. Bobotoh pun belum move on sampai saat ini sepeninggal Konate.
Beberapa kali sempat diisukan akan direkrut Persib, hal itu tak  pernah benar-benar terjadi. Bahkan untuk kompetisi musim depan, Konate  justru memperkuat Sriwijaya FC.7. Robertino Pugliara

(Foto: Robertino Pugliara/laman resmi Persib)
Pemain asal Argentina itu menjadi bagian penting lini tengah Persib  saat mengarungi musim 2016 lalu. Ia diplot mengisi lini tengah bersama  Marcos Flores.
Pugliara bermain dalam 31 pertandingan. Ia mengoleksi tiga gol dan  enam assist yang merupakan pencetak assist terbanyak di tim Persib saat  itu.
8. Raphael Maitimo

(Foto: Raphael Maitimo/Instagram)
Nomor punggung 10 terakhir dimiliki Maitimo, pemain keturunan Belanda  yang sudah berpaspor Indonesia. Ukuran kesuksesan Maitimo dilihat dari  catatan pesonalnya.
Ia mencetak sembilan gol sekaligus menegaskan dirinya sebagai topskor  tim. Maitimo juga mencetak empat assist, atau kalah dari Ezechiel  Ndouassel dan Matsunaga Shohei yang sama-sama mengoleksi lima assist.
Tapi, Maitimo dipastikan tak akan memperkuat Persib musim depan. Ia diisukan akan berlabuh ke Madura United.</description><content:encoded>BANDUNG - Nomor punggung 10 merupakan angka keramat di sepakbola. Begitu juga dengan di Persib Bandung. Nomor punggung 10 termasuk keramat dan hanya diberikan kepada pemain dengan kemampuan istimewa.
Di Persib, banyak pemain yang mengenakan nomor punggung 10 dari musim ke musim. Tapi, hanya ada beberapa nama yang begitu dikenang karena tampil bersinar di Persib.
Alasannya tentu karena permainan istimewa. Sebab, di Persib, seolah menjadi kewajiban bahwa pemilik nomor punggung 10 dilarang memiliki kemampuan biasa-biasa.
Berikut ini para pemilik nomor punggung 10 yang paling bersinar di Persib:
1. Ajat Sudrajat
Ajat merupakan legenda hidup Persib. Ia bermain di era 1980-an sampai 1990-an awal. Di masanya, Ajat dikenal sebagai playmaker lokal dengan kemampuan istimewa.
Ia piawai menjadi dirijen permainan di lapangan. Ia juga punya naluri mencetak gol. Ajat juga dikenal sebagai pemain tak kenal takut di lapangan.
Salah satu kontribusi besar Ajat adalah saat Persib meraih juara kompetisi perserikatan pada 1986. Itu jadi bukti sahih betapa ganasnya Ajat bersama pemain Persib saat itu.
Selain Ajat, ada beberapa nama lokal yang mengenakan nomor punggung 10. Tapi, hanya beberapa nama yang identik dan dikenang. Mereka di antaranya Dadang Kurnia dan Imam Riyadi.
2. Alejandro Tobar

(Foto: Alejandro Tebar/Sindo)
Pemain asal Chile ini tercatat memperkuat Persib selama 1,5 musim sejak pertengahan musim 2003/2004.
Sebagai playmaker, ia tidak punya kecepatan berlari yang istimewa. Tapi, ia menutupinya dengan kreativitas tinggi di lini tengah.
Ia piawai dalam mengatur tempo permainan, pemberi umpan manja untuk striker, pencetak gol ulung, serta mahir dalam mengeksekusi tendangan bebas.
Tobar sendiri dikenang sebagai pahlawan bagi Bobotoh karena sukses menghindarkan Persib dari degradasi di musim 2003/2004.3. Redouane Barkaoui

(Foto: Redouane Barkaoui/Sindo)
Ia merupakan pemain Persib pada 2006-2007. Meski tidak seistimewa  Cristian Gonzales, Barkaoui merupakan striker yang akan dikenang  Bobotoh.
Jika melihat kecintaan Bobotoh padanya, Barkaoui terbilang sukses  menggunakan nomor punggung 10. Selain gelontoran gol, yang membuat  Bobotoh jatuh cinta padanya adalah selebrasi Jaipongan saat mencetak  gol.
4. Hilton Moriera

(Foto: Hilton Moreira/Koran SI)
Hilton tercatat dua kali memperkuat Persib, yaitu pada 2008-2011  serta 2013. Selama menggunakan nomor punggung 10, Hilton terbilang  sukses.
Ia masuk jajaran pemain asing dengan koleksi gol terbanyak di Persib.  Total ia mengoleksi 32 gol di kompetisi resmi bersama 'Maung Bandung'.5. Sergio van Dijk

(Foto: Sergio Van Dijk/Oris Riswan)
Sergio menggunakan nomor punggung 10 di musim perdanya bersama Persib  pada 2012 lalu. Saat itu, ia sukses menjadi mesin gol Persib. Ia  mencetak 21 gol dalam 29 pertandingan.
Ia hanya satu musim memperkuat Persib. Ia kemudian bermain di Iran  dan Thailand. Tapi, di musim 2017 ia kembali bermain Persib. Hanya saja,  kali kedua ia bermain untuk Persib, ia lebih banyak dirundung cedera.
6. Makan Konate

(Foto: Makan Konate/Antara)
Pemain asal Mali ini menjadi salah seorang pemilik nomor punggung 10  di Persib dengan kesuksesan luar biasa. Didatangkan 'sepaket' dengan  Coulibaly Djibril pada 2014, Konate menjelma jadi pemain istimewa di  Persib.
Padahal, sebelumnya Konate banyak yang memandang sebelah mata.  Ekspektasi tinggi justru disematkan kepada Coulibaly yang merupakan  striker tajam di kompetisi musim 2013.
Permainan apik Konate yang menghibur membuat Persib sukses menjadi  juara ISL 2014, Piala Presiden 2015, dan Piala Wali Kota Padang 2015.
Kepindahan Konate ke klub Malaysia, T-Team, pada 2016 membuat Bobotoh  kecewa. Bobotoh pun belum move on sampai saat ini sepeninggal Konate.
Beberapa kali sempat diisukan akan direkrut Persib, hal itu tak  pernah benar-benar terjadi. Bahkan untuk kompetisi musim depan, Konate  justru memperkuat Sriwijaya FC.7. Robertino Pugliara

(Foto: Robertino Pugliara/laman resmi Persib)
Pemain asal Argentina itu menjadi bagian penting lini tengah Persib  saat mengarungi musim 2016 lalu. Ia diplot mengisi lini tengah bersama  Marcos Flores.
Pugliara bermain dalam 31 pertandingan. Ia mengoleksi tiga gol dan  enam assist yang merupakan pencetak assist terbanyak di tim Persib saat  itu.
8. Raphael Maitimo

(Foto: Raphael Maitimo/Instagram)
Nomor punggung 10 terakhir dimiliki Maitimo, pemain keturunan Belanda  yang sudah berpaspor Indonesia. Ukuran kesuksesan Maitimo dilihat dari  catatan pesonalnya.
Ia mencetak sembilan gol sekaligus menegaskan dirinya sebagai topskor  tim. Maitimo juga mencetak empat assist, atau kalah dari Ezechiel  Ndouassel dan Matsunaga Shohei yang sama-sama mengoleksi lima assist.
Tapi, Maitimo dipastikan tak akan memperkuat Persib musim depan. Ia diisukan akan berlabuh ke Madura United.</content:encoded></item></channel></rss>
