<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>EKSKLUSIF: Tolak Tawaran Tim Asing dan Ikuti Saran Pelatih, Kunci Sukses Karier Egy Maulana Vikri</title><description>Egy Maulana disebut sebagai pesepakbola yang menurut dengan perkataan sang pelatih.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/09/27/51/1783774/eksklusif-tolak-tawaran-tim-asing-dan-ikuti-saran-pelatih-kunci-sukses-karier-egy-maulana-vikri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/09/27/51/1783774/eksklusif-tolak-tawaran-tim-asing-dan-ikuti-saran-pelatih-kunci-sukses-karier-egy-maulana-vikri"/><item><title>EKSKLUSIF: Tolak Tawaran Tim Asing dan Ikuti Saran Pelatih, Kunci Sukses Karier Egy Maulana Vikri</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/09/27/51/1783774/eksklusif-tolak-tawaran-tim-asing-dan-ikuti-saran-pelatih-kunci-sukses-karier-egy-maulana-vikri</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/09/27/51/1783774/eksklusif-tolak-tawaran-tim-asing-dan-ikuti-saran-pelatih-kunci-sukses-karier-egy-maulana-vikri</guid><pubDate>Rabu 27 September 2017 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/27/51/1783774/eksklusif-tolak-tawaran-tim-asing-dan-ikuti-saran-pelatih-kunci-sukses-karier-egy-maulana-vikri-dismXaUa0L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Egy Maulana meraih beragam trofi di usia muda. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/27/51/1783774/eksklusif-tolak-tawaran-tim-asing-dan-ikuti-saran-pelatih-kunci-sukses-karier-egy-maulana-vikri-dismXaUa0L.jpg</image><title>Egy Maulana meraih beragam trofi di usia muda. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>NAMA Egy Maulana Vikri banyak diperbincangkan beberapa minggu belakangan ini. Apalagi kalau bukan penampilan impresif Egy bareng Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 di Piala AFF U-18 2017.
Di ajang tersebut, pesepakbola 17 tahun juga keluar sebagai top skor turnamen lewat koleksi delapan gol. Performa apik Egy di ajang tahunan itu tidak membuat pelatih kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Ragunan, Bambang Warsito, kaget.
BACA JUGA: EKSKLUSIF: Tekad Egy Maulana Vikri di Piala Asia U-19 2018, Tampil Maksimal hingga Lolos ke Piala Dunia U-20 2019
Bambang yang merupakan pelatih Egy di PPLP Ragunan menilai, sang anak asuh memiliki bakat sejak pertama kali bergabung di kelas 2 sekolah menengah pertama (saat ini Egy duduk di kelas 3 SMA). Bakat tersebut coba diarahkan Bambang ke jalur yang benar.

Bambang Waskito pelatih Egy. (Foto: Heru Haryono/Okezone)
Bambang yang membawa Tim Nasional (Timnas) Pelajar Asia U-18 finis di posisi dua Kejuaraan Pelajar Asia 2017, menyarankan Egy untuk mengikuti beberapa turnamen sepakbola lokal di Jakarta, ketika pesepakbola asal Medan itu baru tiba di ibu kota. Saran tersebut pun dituruti Egy. Bahkan Bambang menilai, Egy merupakan pribadi santun dan selalu menuruti apa kata pelatih.
BACA JUGA: EKSKLUSIF: Raih Trofi Prestisius di Turnamen Toulon, Egy Maulana Vikri Mengira Hanya Dapat Gelar Man of the Match
&amp;ldquo;Pertama kali Egy datang dari Medan, ia langsung kami tes. Saat itu ia langsung kami hadapkan dengan pemain-pemain yang berusia lebih tua. Hebatnya ia tidak canggung dan bisa lolos seleksi. Setelah melihat Egy punya talenta, saya arahkan dia,&amp;rdquo; kata Bambang dalam wawancara eksklusif yang dilakukan Okezone.
&amp;ldquo;Meski saat itu Egy masih SMP, saya biarkan di berlatih bersama kawan-kawannya yang sudah SMA. Saya juga menyarankan Egy untuk tampil di kompetisi sepakbola usia dini bentukan salah satu perusahaan media di Jakarta. Saya menyarankan Egy bermain di tim kecil. Harapannya jika Egy menonjol di tim itu, ia bisa mendapat sorotan. Untungnya, Egy selalu menuruti apa perkataan saya,&amp;rdquo; lanjut juru taktik yang pernah menangani pesepakbola macam Andritany Ardhiyasa dan Ramdani Lestaluhu itu.
BACA JUGA: EKSKLUSIF: Egy Maulana, Tekad Tampil di Kompetisi Eropa dan Belum Berpikir Bela Klub Liga 1
Benar saja, meski bermain di tim yang tidak memiliki nama besar, Egy mampu bersinar. Ia pun ditawari tim Frenz Malaysia yang ditangani Sutan Harhara. Jika bergabung dengan tim Frenz Malaysia, jelas Egy akan mendapatkan pundi-pundi uang yang menggiurkan.

Namun, Bambang menyarankan Egy untuk menolak tawaran tersebut dan fokus mengembangkan karier di Indonesia. Hal itu terbukti tepat. Ketimbang melepas Egy ke tim asing, Bambang lebih suka meminjamkan sang pemain ke tim ASIOP Apacinti yang berlaga di Gothia Cup 2016.
BACA JUGA: EKSKLUSIF: Sebelum Lionel Messi, Egy Maulana Ternyata Kagumi Arjen Robben
Hasilnya positif. ASIOP Apacinti juara di kategori U-15 dan Egy dinobatkan sebagai pemain terbaik serta top skor dengan koleksi 28 gol. Beberapa bulan berselang, Bambang meminjamkan Egy ke Persab Brebes untuk tampil di Piala Suratin U-17.
Lagi-lagi, Egy membawa tim yang dibela keluar sebagai kampiun dan di level individu, ia menjadi pemain terbaik sekaligus top skor. Kemudian pembuktian sesungguhnya baru dilakoni Egy di awal 2017.
Ia menjalani seleksi Timnas Indonesia U-19 di Sawangan dan hasilnya lolos. Tidak sekadar lolos seleksi, Egy pun menjadi motor serangan Garuda Nusantara &amp;ndash;julukan Timnas Indonesia U-19. Terdekat, Egy akan membela Timnas Indonesia U-19 di Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 yang berlangsung di Korea Selatan pada akhir Oktober 2017.</description><content:encoded>NAMA Egy Maulana Vikri banyak diperbincangkan beberapa minggu belakangan ini. Apalagi kalau bukan penampilan impresif Egy bareng Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 di Piala AFF U-18 2017.
Di ajang tersebut, pesepakbola 17 tahun juga keluar sebagai top skor turnamen lewat koleksi delapan gol. Performa apik Egy di ajang tahunan itu tidak membuat pelatih kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Ragunan, Bambang Warsito, kaget.
BACA JUGA: EKSKLUSIF: Tekad Egy Maulana Vikri di Piala Asia U-19 2018, Tampil Maksimal hingga Lolos ke Piala Dunia U-20 2019
Bambang yang merupakan pelatih Egy di PPLP Ragunan menilai, sang anak asuh memiliki bakat sejak pertama kali bergabung di kelas 2 sekolah menengah pertama (saat ini Egy duduk di kelas 3 SMA). Bakat tersebut coba diarahkan Bambang ke jalur yang benar.

Bambang Waskito pelatih Egy. (Foto: Heru Haryono/Okezone)
Bambang yang membawa Tim Nasional (Timnas) Pelajar Asia U-18 finis di posisi dua Kejuaraan Pelajar Asia 2017, menyarankan Egy untuk mengikuti beberapa turnamen sepakbola lokal di Jakarta, ketika pesepakbola asal Medan itu baru tiba di ibu kota. Saran tersebut pun dituruti Egy. Bahkan Bambang menilai, Egy merupakan pribadi santun dan selalu menuruti apa kata pelatih.
BACA JUGA: EKSKLUSIF: Raih Trofi Prestisius di Turnamen Toulon, Egy Maulana Vikri Mengira Hanya Dapat Gelar Man of the Match
&amp;ldquo;Pertama kali Egy datang dari Medan, ia langsung kami tes. Saat itu ia langsung kami hadapkan dengan pemain-pemain yang berusia lebih tua. Hebatnya ia tidak canggung dan bisa lolos seleksi. Setelah melihat Egy punya talenta, saya arahkan dia,&amp;rdquo; kata Bambang dalam wawancara eksklusif yang dilakukan Okezone.
&amp;ldquo;Meski saat itu Egy masih SMP, saya biarkan di berlatih bersama kawan-kawannya yang sudah SMA. Saya juga menyarankan Egy untuk tampil di kompetisi sepakbola usia dini bentukan salah satu perusahaan media di Jakarta. Saya menyarankan Egy bermain di tim kecil. Harapannya jika Egy menonjol di tim itu, ia bisa mendapat sorotan. Untungnya, Egy selalu menuruti apa perkataan saya,&amp;rdquo; lanjut juru taktik yang pernah menangani pesepakbola macam Andritany Ardhiyasa dan Ramdani Lestaluhu itu.
BACA JUGA: EKSKLUSIF: Egy Maulana, Tekad Tampil di Kompetisi Eropa dan Belum Berpikir Bela Klub Liga 1
Benar saja, meski bermain di tim yang tidak memiliki nama besar, Egy mampu bersinar. Ia pun ditawari tim Frenz Malaysia yang ditangani Sutan Harhara. Jika bergabung dengan tim Frenz Malaysia, jelas Egy akan mendapatkan pundi-pundi uang yang menggiurkan.

Namun, Bambang menyarankan Egy untuk menolak tawaran tersebut dan fokus mengembangkan karier di Indonesia. Hal itu terbukti tepat. Ketimbang melepas Egy ke tim asing, Bambang lebih suka meminjamkan sang pemain ke tim ASIOP Apacinti yang berlaga di Gothia Cup 2016.
BACA JUGA: EKSKLUSIF: Sebelum Lionel Messi, Egy Maulana Ternyata Kagumi Arjen Robben
Hasilnya positif. ASIOP Apacinti juara di kategori U-15 dan Egy dinobatkan sebagai pemain terbaik serta top skor dengan koleksi 28 gol. Beberapa bulan berselang, Bambang meminjamkan Egy ke Persab Brebes untuk tampil di Piala Suratin U-17.
Lagi-lagi, Egy membawa tim yang dibela keluar sebagai kampiun dan di level individu, ia menjadi pemain terbaik sekaligus top skor. Kemudian pembuktian sesungguhnya baru dilakoni Egy di awal 2017.
Ia menjalani seleksi Timnas Indonesia U-19 di Sawangan dan hasilnya lolos. Tidak sekadar lolos seleksi, Egy pun menjadi motor serangan Garuda Nusantara &amp;ndash;julukan Timnas Indonesia U-19. Terdekat, Egy akan membela Timnas Indonesia U-19 di Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 yang berlangsung di Korea Selatan pada akhir Oktober 2017.</content:encoded></item></channel></rss>
