<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sportif! Sulsel Akui Kekalahkan dari Jabar di Final FFI Championship 2017</title><description>Pelatih Sulawesi Selatan Zubair Majid secara terbuka mengakui  kekalahan timnya di laga final Federasi Futsal Indonesia (FFI).</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/09/17/51/1777722/sportif-sulsel-akui-kekalahkan-dari-jabar-di-final-ffi-championship-2017</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/09/17/51/1777722/sportif-sulsel-akui-kekalahkan-dari-jabar-di-final-ffi-championship-2017"/><item><title>Sportif! Sulsel Akui Kekalahkan dari Jabar di Final FFI Championship 2017</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/09/17/51/1777722/sportif-sulsel-akui-kekalahkan-dari-jabar-di-final-ffi-championship-2017</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/09/17/51/1777722/sportif-sulsel-akui-kekalahkan-dari-jabar-di-final-ffi-championship-2017</guid><pubDate>Minggu 17 September 2017 18:56 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/17/51/1777722/sportif-sulsel-akui-kekalahkan-dari-jabar-di-final-ffi-championship-2017-It69SVxdwt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">FFI Championship. (Foto: Oris Riswan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/17/51/1777722/sportif-sulsel-akui-kekalahkan-dari-jabar-di-final-ffi-championship-2017-It69SVxdwt.jpg</image><title>FFI Championship. (Foto: Oris Riswan)</title></images><description>BANDUNG - Pelatih Sulawesi Selatan Zubair Majid secara terbuka mengakui  kekalahan timnya di laga final Federasi Futsal Indonesia (FFI)  Championship 2017 di GOR Institut Teknologi Bandung, Jatinangor,  Kabupaten Sumedang, Minggu (17/9/2017).  Dalam laga yang berlangsung dramatis itu, Sulsel akhirnya kalah 3-4 oleh  Jawa Barat yang merupakan tuan rumah. Para pemain Sulsel sendiri  menunjukkan semangat tinggi. Sempat tertinggal 0-3, mereka mampu  menyamakan skor menjadi 3-3 beberapa menit jelang laga usai.  Tapi, beberapa detik sebelum laga ditutup, Jabar mencetak gol kemenangan  melalui Hanif Pambudi. Sulsel pun harus pulang dengan finis di  peringkat kedua di ajang FFI Championship 2017.  &quot;Saya rasa Jabar main bagus, Sulsel juga bagus. Jadi memang suporter  atau penonton sangat menikmati permainan. Saya menerima (kekalahan ini),  saya anggap Jabar memang terbaik, tapi Sulsel juga yang terbaik,&quot; ucap  Zubair.  Dalam laga itu, para pemainnya sempat kehilangan konsentrasi. Sehingga  di babak pertama timnya tertinggal 0-3. Para pemainnya juga cukup  terpengaruh dengan kehadiran suporter tuan rumah yang 'berisik' selama  pertandingan berlangsung.  &quot;Salah satu faktor (kekalahan) di sini adalah mental pemain, dengan  adanya suporter dari Jabar ini saya rasa cukup mempengaruhi pemain  juga,&quot; ungkapnya.  Meski begitu, sebenarnya secara perlahan para pemainnya mampu mengatasi  tekanan suporter. Tapi, hasil akhir memang tidak berpihak pada Sulsel. Ia sendiri bangga dengan perjuangan anak asuhnya. Sebab, motivasi pantang menyerah benar-benar diperlihatkan para pemain.  Mewakili tim, Zubair menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan Sulsel  meraih gelar juara. Di saat yang sama, ia juga mengucapkan terima kasih  kepada masyarakat Sulsel.  &quot;Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Sulsel karena belum  bisa bawa juara. Namun saya merasa bangga karena support dari masyarakat  Sulsel selama ini sangat tinggi,&quot; tutur Zubair.</description><content:encoded>BANDUNG - Pelatih Sulawesi Selatan Zubair Majid secara terbuka mengakui  kekalahan timnya di laga final Federasi Futsal Indonesia (FFI)  Championship 2017 di GOR Institut Teknologi Bandung, Jatinangor,  Kabupaten Sumedang, Minggu (17/9/2017).  Dalam laga yang berlangsung dramatis itu, Sulsel akhirnya kalah 3-4 oleh  Jawa Barat yang merupakan tuan rumah. Para pemain Sulsel sendiri  menunjukkan semangat tinggi. Sempat tertinggal 0-3, mereka mampu  menyamakan skor menjadi 3-3 beberapa menit jelang laga usai.  Tapi, beberapa detik sebelum laga ditutup, Jabar mencetak gol kemenangan  melalui Hanif Pambudi. Sulsel pun harus pulang dengan finis di  peringkat kedua di ajang FFI Championship 2017.  &quot;Saya rasa Jabar main bagus, Sulsel juga bagus. Jadi memang suporter  atau penonton sangat menikmati permainan. Saya menerima (kekalahan ini),  saya anggap Jabar memang terbaik, tapi Sulsel juga yang terbaik,&quot; ucap  Zubair.  Dalam laga itu, para pemainnya sempat kehilangan konsentrasi. Sehingga  di babak pertama timnya tertinggal 0-3. Para pemainnya juga cukup  terpengaruh dengan kehadiran suporter tuan rumah yang 'berisik' selama  pertandingan berlangsung.  &quot;Salah satu faktor (kekalahan) di sini adalah mental pemain, dengan  adanya suporter dari Jabar ini saya rasa cukup mempengaruhi pemain  juga,&quot; ungkapnya.  Meski begitu, sebenarnya secara perlahan para pemainnya mampu mengatasi  tekanan suporter. Tapi, hasil akhir memang tidak berpihak pada Sulsel. Ia sendiri bangga dengan perjuangan anak asuhnya. Sebab, motivasi pantang menyerah benar-benar diperlihatkan para pemain.  Mewakili tim, Zubair menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan Sulsel  meraih gelar juara. Di saat yang sama, ia juga mengucapkan terima kasih  kepada masyarakat Sulsel.  &quot;Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Sulsel karena belum  bisa bawa juara. Namun saya merasa bangga karena support dari masyarakat  Sulsel selama ini sangat tinggi,&quot; tutur Zubair.</content:encoded></item></channel></rss>
