<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19: Kalah Adu Penalti, Perjuangan Garuda Nusantara Terhenti di Semifinal</title><description>Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 menelan kekalahan dari Thailand U-19 di semifinal Piala AFF U-18 2017.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/09/15/51/1776798/hasil-timnas-indonesia-u-19-vs-thailand-u-19-kalah-adu-penalti-perjuangan-garuda-nusantara-terhenti-di-semifinal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/09/15/51/1776798/hasil-timnas-indonesia-u-19-vs-thailand-u-19-kalah-adu-penalti-perjuangan-garuda-nusantara-terhenti-di-semifinal"/><item><title>Hasil Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19: Kalah Adu Penalti, Perjuangan Garuda Nusantara Terhenti di Semifinal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/09/15/51/1776798/hasil-timnas-indonesia-u-19-vs-thailand-u-19-kalah-adu-penalti-perjuangan-garuda-nusantara-terhenti-di-semifinal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/09/15/51/1776798/hasil-timnas-indonesia-u-19-vs-thailand-u-19-kalah-adu-penalti-perjuangan-garuda-nusantara-terhenti-di-semifinal</guid><pubDate>Jum'at 15 September 2017 17:53 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/15/51/1776798/hasil-timnas-indonesia-u-19-vs-thailand-u-19-kalah-adu-penalti-perjuangan-garuda-nusantara-terhenti-di-semifinal-59WML7q4mj.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/15/51/1776798/hasil-timnas-indonesia-u-19-vs-thailand-u-19-kalah-adu-penalti-perjuangan-garuda-nusantara-terhenti-di-semifinal-59WML7q4mj.jpg</image><title></title></images><description>YANGON &amp;ndash; Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 menelan kekalahan dari Thailand U-19 di semifinal Piala AFF U-18 2017. Bermain menekan dan mendominasi jalannya pertandingan, tak membuat Garuda Nusantara melaju ke partai puncak lantaran kalah dengan skor 2-3 di babak adu penalti.
Penjaga gawang Thailand, Kantaphat Manpati layak diberikan apresiasi karena aksi gemilangnya dalam pertandingan ini. Bagaimana tidak, gempuran yang sepanjang laga diberikan Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan dapat dimentahkan olehnya dengan berbagai cara, termasuk juga aksinya kala menggagalkan para eksekutor Indonesia di babak adu penalti.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:
Pertandingan dimulai dengan kedua kesebelasan mencoba saling memberikan tekanan. Pada menit kedua, Egy Maulana Vikri mencoba memberikan umpan lambung ke jantung pertahanan Thailand, mengarah langsung ke Rafli Mursalim. Namun, kiper Thailand keluar dari sarangnya dan segera membuang bola dari kejaran Rafli.
BACA JUGA: Laporan Pertandingan Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19: Dominasi Laga, Egy Maulana Dkk Ditahan Thailand 0-0
Gagal di serangan pertama, tak membuat Indonesia lekas berputus asa. Hasilnya, di menit ketujuh, Garuda Nusantara mendapatkan peluang kedua mereka. Adalah Witan Sulaeman yang mendapatkan umpan terobosan langsung menggiring bola cepat ke arah gawang Thailand untuk melakukan tendangan langsung. Namun sayang, bola sepakannya masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Thailand.
Thailand sendiri bukan tanpa peluang. Di menit ke-15, Tim Gajah Tempur mendapatkan tendangan bebas. Umpan yang dikirimkan dari tendangan bebas tersebut ke jantung pertahanan Indonesia cukup berbahaya. Beruntung, bek Indonesia masih mampu menghalau bola keluar lapangan, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Memasuki menit ke-26, Indonesia kembali mengancam gawang Thailand. Kali ini melalui Egy yang memanfaatkan serangan balik. Usai menggocek satu bek Thailand, Egy hanya tinggal berhadapan satu lawab satu dengan penjaga gawang Thailand. Namun begitu, bola yang disepak Egy menggunakan kaki kiri masih dapat dihalau kaki kanan sang penjaga gawang.
Tak berhenti sampai di situ, upaya Garuda Nusantara untuk mencetak angka pertama masih terus berlanjut. Di menit 35, giliran Witan yang kembali membahayakan gawang Thailand. Memanfaatkan umpan silang yang disodorkan Firza, Witan dengan sigap langsung melepaskan tendangan first time kaki kanan. Namun, bola masih dapat diamankan dengan cukup mudah penjaga gawang Thailand. Papan skor masih belum berubah 0-0.
Di pengujung laga, justu Thailand yang balik menekan Indonesia. Pemain Thailand mencoba melepaskan tembakan dari bola yang sebelumnya dihalau oleh Aqil Savik. Namun, bola sepakannya masih terlampau pelan dan mudah diamankan oleh Aqil. Di masa injury time babak pertama, pelatih Indra Sjafri memasukkan Saddil Ramdani untuk menggantikan Febby Eka Putra.
Belum genap satu menit berada di lapangan, Saddil mendapat kartu merah karena kedapatan menyikut fullback Thailand.&amp;nbsp; Babak pertama sendiri berakhir dengan skor 0-0 dan Indonesia akan melalui babak kedua bersama 10 pemain.
Babak Kedua:
Meski bermain dengan 10 orang, tetapi hal itu tak membuat Indonesia  mengendurkan serangan di babak kedua. Terbukti, sepanjang lima menit  pertama babak kedua, Garuda Nusantara lebih menguasai bola dan beberapa  kali menusuk ke pertahanan Thailand. Namun, seperti sebelumnya, upaya  Indonesia masih belum berbuah gol.
Di menit ke-56, Indonesia lagi-lagi membahayakan gawang Thailand.  Berawal dari serangan balik, Egy dengan sigap langsung menggiring bola  dan menggocek bek Thailand. Namun begitu, bola sepakannya yang  seharusnya mampu menjadi gol, justru malah mengarah ke tengah, sehingga  dengan mudah dihalau penjaga gawang Thailand.
Masih belum menyerah, Indonesia yang bermain dengan 10 orang terus  melakukan gempuran terhadap Thailand. Setelah upaya dari jarak dekat  berkali-kali gagal, maka Indonesia mencoba peruntungan melalui tembakan  jarak jauh. Pada menit 61, Firza mencoba peruntungannya melalui tembakan  keras kaki kanan. Kendati begitu, bola masih mengarah tepat ke pelukan  penjaga gawang.
Tak ingin terus mendapat serangan, Thailand pun mencoba keluar dari  tekanan. Mendapatkan sepak pojok di menit 66, bola langsung dikirimkan  menuju jantung pertahanan Indonesia. Bola pun lekas ditanduk oleh kapten  Thailand. Beruntung, Aqil masih sigap mengamankan si kulit  bundar.
Usai water break, Thailand menjadi lebih berani dalam  membangun serangan. Setelah frustrasi menembus lini pertahanan Indonesia  yang kukuh, para pemain Thailand pun mencoba melakukan tembakan jarak  jauh. Seperti yang mereka lakukan di menit 81. Untungnya, Aqil masih  cekatan menangkap bola.
Lima menit berselang, giliran Indonesia yang kembali menekan  pertahanan Thailand. Umpan terobosan yang disodorkan Egy, dengan lekas  disepak Saghara. Namun, lagi-lagi penjaga gawang Thailand patut  diberikan apresiasi karena mampu menyelamatkan bola yang disepak  Saghara.
Hingga wasit meniup peluit tanda babak kedua berakhir, papan skor  masih tak kunjung berubah. Pertandingan pun dilanjutkan dengan babak adu  penalti.
Babak Adu Penalti:
Dalam babak ini, apresiasi patut diberikan kepada penjaga gawang  Thailand, Kantaphat Manpati. Berkat aksi gemilangnya, tiga tendangan  pemain Indonesia berhasil digagalkan. Hasilnya, Thailand pun memenangkan  laga dengan skor akhir 2-3.
Berikut Formasi Timnas U-19 vs Thailand U-19:
Formasi 4-1-3-1-1: Aqil Savik; Firza, Nur Hidayat, Rachmat Irianto,  Rifad M,; M Lutfi Kamal; Feby Eka Putra (Saddil Ramdani 45&amp;rsquo;), Abimanyu,  Witan Sulaeman; Egy Maulana Vikri; Rafli Mursalim (Saghara 67&amp;rsquo;)</description><content:encoded>YANGON &amp;ndash; Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 menelan kekalahan dari Thailand U-19 di semifinal Piala AFF U-18 2017. Bermain menekan dan mendominasi jalannya pertandingan, tak membuat Garuda Nusantara melaju ke partai puncak lantaran kalah dengan skor 2-3 di babak adu penalti.
Penjaga gawang Thailand, Kantaphat Manpati layak diberikan apresiasi karena aksi gemilangnya dalam pertandingan ini. Bagaimana tidak, gempuran yang sepanjang laga diberikan Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan dapat dimentahkan olehnya dengan berbagai cara, termasuk juga aksinya kala menggagalkan para eksekutor Indonesia di babak adu penalti.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:
Pertandingan dimulai dengan kedua kesebelasan mencoba saling memberikan tekanan. Pada menit kedua, Egy Maulana Vikri mencoba memberikan umpan lambung ke jantung pertahanan Thailand, mengarah langsung ke Rafli Mursalim. Namun, kiper Thailand keluar dari sarangnya dan segera membuang bola dari kejaran Rafli.
BACA JUGA: Laporan Pertandingan Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19: Dominasi Laga, Egy Maulana Dkk Ditahan Thailand 0-0
Gagal di serangan pertama, tak membuat Indonesia lekas berputus asa. Hasilnya, di menit ketujuh, Garuda Nusantara mendapatkan peluang kedua mereka. Adalah Witan Sulaeman yang mendapatkan umpan terobosan langsung menggiring bola cepat ke arah gawang Thailand untuk melakukan tendangan langsung. Namun sayang, bola sepakannya masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Thailand.
Thailand sendiri bukan tanpa peluang. Di menit ke-15, Tim Gajah Tempur mendapatkan tendangan bebas. Umpan yang dikirimkan dari tendangan bebas tersebut ke jantung pertahanan Indonesia cukup berbahaya. Beruntung, bek Indonesia masih mampu menghalau bola keluar lapangan, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Memasuki menit ke-26, Indonesia kembali mengancam gawang Thailand. Kali ini melalui Egy yang memanfaatkan serangan balik. Usai menggocek satu bek Thailand, Egy hanya tinggal berhadapan satu lawab satu dengan penjaga gawang Thailand. Namun begitu, bola yang disepak Egy menggunakan kaki kiri masih dapat dihalau kaki kanan sang penjaga gawang.
Tak berhenti sampai di situ, upaya Garuda Nusantara untuk mencetak angka pertama masih terus berlanjut. Di menit 35, giliran Witan yang kembali membahayakan gawang Thailand. Memanfaatkan umpan silang yang disodorkan Firza, Witan dengan sigap langsung melepaskan tendangan first time kaki kanan. Namun, bola masih dapat diamankan dengan cukup mudah penjaga gawang Thailand. Papan skor masih belum berubah 0-0.
Di pengujung laga, justu Thailand yang balik menekan Indonesia. Pemain Thailand mencoba melepaskan tembakan dari bola yang sebelumnya dihalau oleh Aqil Savik. Namun, bola sepakannya masih terlampau pelan dan mudah diamankan oleh Aqil. Di masa injury time babak pertama, pelatih Indra Sjafri memasukkan Saddil Ramdani untuk menggantikan Febby Eka Putra.
Belum genap satu menit berada di lapangan, Saddil mendapat kartu merah karena kedapatan menyikut fullback Thailand.&amp;nbsp; Babak pertama sendiri berakhir dengan skor 0-0 dan Indonesia akan melalui babak kedua bersama 10 pemain.
Babak Kedua:
Meski bermain dengan 10 orang, tetapi hal itu tak membuat Indonesia  mengendurkan serangan di babak kedua. Terbukti, sepanjang lima menit  pertama babak kedua, Garuda Nusantara lebih menguasai bola dan beberapa  kali menusuk ke pertahanan Thailand. Namun, seperti sebelumnya, upaya  Indonesia masih belum berbuah gol.
Di menit ke-56, Indonesia lagi-lagi membahayakan gawang Thailand.  Berawal dari serangan balik, Egy dengan sigap langsung menggiring bola  dan menggocek bek Thailand. Namun begitu, bola sepakannya yang  seharusnya mampu menjadi gol, justru malah mengarah ke tengah, sehingga  dengan mudah dihalau penjaga gawang Thailand.
Masih belum menyerah, Indonesia yang bermain dengan 10 orang terus  melakukan gempuran terhadap Thailand. Setelah upaya dari jarak dekat  berkali-kali gagal, maka Indonesia mencoba peruntungan melalui tembakan  jarak jauh. Pada menit 61, Firza mencoba peruntungannya melalui tembakan  keras kaki kanan. Kendati begitu, bola masih mengarah tepat ke pelukan  penjaga gawang.
Tak ingin terus mendapat serangan, Thailand pun mencoba keluar dari  tekanan. Mendapatkan sepak pojok di menit 66, bola langsung dikirimkan  menuju jantung pertahanan Indonesia. Bola pun lekas ditanduk oleh kapten  Thailand. Beruntung, Aqil masih sigap mengamankan si kulit  bundar.
Usai water break, Thailand menjadi lebih berani dalam  membangun serangan. Setelah frustrasi menembus lini pertahanan Indonesia  yang kukuh, para pemain Thailand pun mencoba melakukan tembakan jarak  jauh. Seperti yang mereka lakukan di menit 81. Untungnya, Aqil masih  cekatan menangkap bola.
Lima menit berselang, giliran Indonesia yang kembali menekan  pertahanan Thailand. Umpan terobosan yang disodorkan Egy, dengan lekas  disepak Saghara. Namun, lagi-lagi penjaga gawang Thailand patut  diberikan apresiasi karena mampu menyelamatkan bola yang disepak  Saghara.
Hingga wasit meniup peluit tanda babak kedua berakhir, papan skor  masih tak kunjung berubah. Pertandingan pun dilanjutkan dengan babak adu  penalti.
Babak Adu Penalti:
Dalam babak ini, apresiasi patut diberikan kepada penjaga gawang  Thailand, Kantaphat Manpati. Berkat aksi gemilangnya, tiga tendangan  pemain Indonesia berhasil digagalkan. Hasilnya, Thailand pun memenangkan  laga dengan skor akhir 2-3.
Berikut Formasi Timnas U-19 vs Thailand U-19:
Formasi 4-1-3-1-1: Aqil Savik; Firza, Nur Hidayat, Rachmat Irianto,  Rifad M,; M Lutfi Kamal; Feby Eka Putra (Saddil Ramdani 45&amp;rsquo;), Abimanyu,  Witan Sulaeman; Egy Maulana Vikri; Rafli Mursalim (Saghara 67&amp;rsquo;)</content:encoded></item></channel></rss>
