<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hampir Juara Musim Lalu, Sanggupkah Tottenham Hotspur Berjaya di Liga Inggris 2017-2018?</title><description>Sanggupkah Tottenham melanjutkan dominasi di Liga Inggris 2017-2018?</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/08/07/45/1750969/hampir-juara-musim-lalu-sanggupkah-tottenham-hotspur-berjaya-di-liga-inggris-2017-2018</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/08/07/45/1750969/hampir-juara-musim-lalu-sanggupkah-tottenham-hotspur-berjaya-di-liga-inggris-2017-2018"/><item><title>Hampir Juara Musim Lalu, Sanggupkah Tottenham Hotspur Berjaya di Liga Inggris 2017-2018?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/08/07/45/1750969/hampir-juara-musim-lalu-sanggupkah-tottenham-hotspur-berjaya-di-liga-inggris-2017-2018</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/08/07/45/1750969/hampir-juara-musim-lalu-sanggupkah-tottenham-hotspur-berjaya-di-liga-inggris-2017-2018</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2017 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Leonardus Selwyn Kangsaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/07/45/1750969/hampir-juara-musim-lalu-sanggupkah-tottenham-hotspur-berjaya-di-liga-inggris-2017-2018-rSsOfuzP7c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tottenham Hotspur mampukah bersinar di Liga Inggris 2017-2018? (Foto: AFP/Gregg Newton)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/07/45/1750969/hampir-juara-musim-lalu-sanggupkah-tottenham-hotspur-berjaya-di-liga-inggris-2017-2018-rSsOfuzP7c.jpg</image><title>Tottenham Hotspur mampukah bersinar di Liga Inggris 2017-2018? (Foto: AFP/Gregg Newton)</title></images><description>TOTTENHAM Hotspur memang meraih kesuksesan di Liga Inggris musim 2016-2017 dengan finis di posisi dua di bawah sang kampiun, Chelsea. Namun, apakah tim berjuluk The Lilywhites tersebut akan meraih hasil yang sama pada Liga Inggris musim 2017-2018? Ya, tentu saja hal ini akan menjadi sebuah tanda tanya besar bagi seluruh pencinta sepakbola Inggris.
Sejak ditangani oleh pelatih, Mauricio Pochettino, pada 27 Mei 2014, Spurs sukses menuai beberapa hasil positif di kompetisi paling bergengsi Inggris tersebut. Terbukti di musim pertamanya (2014-2015) melatih klub, Pochettino sukses membawa klub menempati posisi kelima klasemen.

Musim berikutnya yakni 2015-2016, Tottenham sukses naik level dengan finis di urutan ketiga dalam papan klasemen Liga Inggris. Sementara di musim 2016-2017, Spurs kembali menuai hasil positif dengan keluar menjadi runner-up Liga Inggris.
Tentu saja hasil positif tersebut tidak hanya dilatarbelakangi seorang pelatih yang cekatan. Namun pemain tajam sekaliber Harry Kane dan Dele Alli juga menjadi saksi keberhasilan Spurs di Liga Inggris. Alhasil kehadiran Spurs di kasta Liga Inggris, tidak boleh dipandang sebelah mata oleh klub-klub mapan macam Chelsea, Manchester United, Manchester City, Arsenal dan Liverpool.Tantangan yang dihadapi dalam Liga Inggris musim 2017-2018
Meski tampil memukau musim lalu, namun pada kenyataannya Spurs mengalami masalah ketika hendak mendatangkan pemain baru pada musim panas 2017. Terhitung hingga saat ini The Lilywhites masih belum mampu mendatangkan satu pun pemain anyar menuju White Hart Lane (stadion ini sedang direnovasi dan Tottenham akan menggunakan Wembley sepanjang musim 2017-2018).
Beberapa pemain seperti Clinton N&amp;rsquo;Jie (Marseille), Nabil Bentaleb (Schalke 04), dan Federico Fazio (AS Roma) telah dibeli permanen oleh klub yang meminjam mereka. Yang tersisa hanyalah gelandang serang Aston Villa, Josh Onomoah, yang masa pinjamannya akan berakhir pada 31 Mei 2018.
Bek andalan mereka Kyle Walker juga telah dijual ke Manchester City pada bursa transfer musim panas 2017. Ia menjadi bek lokal termahal sepanjang sejarah sepakbola Inggris yang dibanderol sebesar 50 juta pounds atau setara Rp875 miliar.
Selain itu, mereka juga harus berjuang ekstra keras, pasalnya White Hart Lane yang menjadi markas mereka, tidak dapat digunakan musim ini karena mengalami perombakan. Alhasil mereka harus menjamu para pesaing mereka di Liga Inggris musim 2017-2018 di Wembley Stadium.
Prakiraan susunan starting line-up Tottenham Hotspur musim 2017-2018 diprediksi masih sama seperti musim sebelumnya, mengingat belum ada satupun pemain yang berhasil ditambahkan ke dalam bursa transfer musim panas 2017.
Formasi 4-2-3- tampaknya masih menjadi pilihan bagi Pochettino untuk memulai musim 2017-2018. Dengan komposisi pemain seperti: Lloris; Trippier, Vertonghen, Alderweireld, Rose; Dier, Wanyama; Eriksen, Alli, Son Heung-min; Kane.</description><content:encoded>TOTTENHAM Hotspur memang meraih kesuksesan di Liga Inggris musim 2016-2017 dengan finis di posisi dua di bawah sang kampiun, Chelsea. Namun, apakah tim berjuluk The Lilywhites tersebut akan meraih hasil yang sama pada Liga Inggris musim 2017-2018? Ya, tentu saja hal ini akan menjadi sebuah tanda tanya besar bagi seluruh pencinta sepakbola Inggris.
Sejak ditangani oleh pelatih, Mauricio Pochettino, pada 27 Mei 2014, Spurs sukses menuai beberapa hasil positif di kompetisi paling bergengsi Inggris tersebut. Terbukti di musim pertamanya (2014-2015) melatih klub, Pochettino sukses membawa klub menempati posisi kelima klasemen.

Musim berikutnya yakni 2015-2016, Tottenham sukses naik level dengan finis di urutan ketiga dalam papan klasemen Liga Inggris. Sementara di musim 2016-2017, Spurs kembali menuai hasil positif dengan keluar menjadi runner-up Liga Inggris.
Tentu saja hasil positif tersebut tidak hanya dilatarbelakangi seorang pelatih yang cekatan. Namun pemain tajam sekaliber Harry Kane dan Dele Alli juga menjadi saksi keberhasilan Spurs di Liga Inggris. Alhasil kehadiran Spurs di kasta Liga Inggris, tidak boleh dipandang sebelah mata oleh klub-klub mapan macam Chelsea, Manchester United, Manchester City, Arsenal dan Liverpool.Tantangan yang dihadapi dalam Liga Inggris musim 2017-2018
Meski tampil memukau musim lalu, namun pada kenyataannya Spurs mengalami masalah ketika hendak mendatangkan pemain baru pada musim panas 2017. Terhitung hingga saat ini The Lilywhites masih belum mampu mendatangkan satu pun pemain anyar menuju White Hart Lane (stadion ini sedang direnovasi dan Tottenham akan menggunakan Wembley sepanjang musim 2017-2018).
Beberapa pemain seperti Clinton N&amp;rsquo;Jie (Marseille), Nabil Bentaleb (Schalke 04), dan Federico Fazio (AS Roma) telah dibeli permanen oleh klub yang meminjam mereka. Yang tersisa hanyalah gelandang serang Aston Villa, Josh Onomoah, yang masa pinjamannya akan berakhir pada 31 Mei 2018.
Bek andalan mereka Kyle Walker juga telah dijual ke Manchester City pada bursa transfer musim panas 2017. Ia menjadi bek lokal termahal sepanjang sejarah sepakbola Inggris yang dibanderol sebesar 50 juta pounds atau setara Rp875 miliar.
Selain itu, mereka juga harus berjuang ekstra keras, pasalnya White Hart Lane yang menjadi markas mereka, tidak dapat digunakan musim ini karena mengalami perombakan. Alhasil mereka harus menjamu para pesaing mereka di Liga Inggris musim 2017-2018 di Wembley Stadium.
Prakiraan susunan starting line-up Tottenham Hotspur musim 2017-2018 diprediksi masih sama seperti musim sebelumnya, mengingat belum ada satupun pemain yang berhasil ditambahkan ke dalam bursa transfer musim panas 2017.
Formasi 4-2-3- tampaknya masih menjadi pilihan bagi Pochettino untuk memulai musim 2017-2018. Dengan komposisi pemain seperti: Lloris; Trippier, Vertonghen, Alderweireld, Rose; Dier, Wanyama; Eriksen, Alli, Son Heung-min; Kane.</content:encoded></item></channel></rss>
