<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Veltins-Arena, Stadion Modern nan Multifungsi Milik Schalke 04</title><description>Veltins-Arena yang merupakan stadion milik klub  Liga Jerman, Schalke  04, adalah salah satu stadion paling modern  yang ada  di Eropa.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/06/19/48/1720108/veltins-arena-stadion-modern-nan-multifungsi-milik-schalke-04</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/06/19/48/1720108/veltins-arena-stadion-modern-nan-multifungsi-milik-schalke-04"/><item><title>Veltins-Arena, Stadion Modern nan Multifungsi Milik Schalke 04</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/06/19/48/1720108/veltins-arena-stadion-modern-nan-multifungsi-milik-schalke-04</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/06/19/48/1720108/veltins-arena-stadion-modern-nan-multifungsi-milik-schalke-04</guid><pubDate>Senin 19 Juni 2017 21:05 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/19/48/1720108/veltins-arena-stadion-modern-nan-multifungsi-milik-schalke-04-gmn5Hkn3gq.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/19/48/1720108/veltins-arena-stadion-modern-nan-multifungsi-milik-schalke-04-gmn5Hkn3gq.jpg</image><title></title></images><description>DI zaman sepakbola modern  seperti sekarang ini, klub-klub sepakbola juga harus didukung oleh  berbagai sarana dan prasarana yang memadai serta mutakhir untuk  menunjang penampilan  klub tersebut di atas lapangan. Sarana dan prasarana itu bisa dalam  bentuk sebuah stadion.
Veltins-Arena yang merupakan stadion milik klub  Liga Jerman, Schalke 04, dapat dikatakan sebagai salah satu stadion paling modern  yang ada di Eropa. Pasalnya, stadion tersebut tidak hanya memiliki  atap yang bisa dibuka, tetapi juga lantai (lapangan) yang bisa dibuka.

Pada awalnya, stadion tersebut direncanakan  pembangunannya&amp;nbsp;pada akhir 1990-an untuk menggantikan Parkstadion, yang  dinilai oleh manajemen Schalke telah ketinggalan zaman. Stadion  tersebut pun mulai dibangun pada 1998-2001 dan memiliki nama awal Arena  AufSchalke, sebelum pada akhirnya berganti nama menjadi Veltins-Arena  pada 2005 lantaran hak penamaan stadion tersebut dijual ke perusahaan  bir asal Jerman, Veltins.
Keunikan dari stadion ini hadir dari jumlah tempat  yang disediakan untuk penonton. Pasalnya, ketika menghelat pertandingan  lokal, jumlah tempat yang disediakan untuk penonton memiliki  total kapasitas untuk menampung 62.271 penonton, yang terdiri dari area  untuk duduk dan area berdiri. Sedangkan untuk pertandingan  internasional, kapasitas untuk penonton adalah 54.740, yang terdiri dari  area untuk duduk saja.

Veltins-Arena dapat dikatakan sebagai stadion yang  multifungsi. Pasalnya, selain digunakan untuk menyaksikan pertandingan  sepakbola, stadion tersebut juga kerap digunakan untuk  berbagai acara lainnya, seperti konser musik. Penggunaan lantai yang  dapat dibuka-tutup semakin mendukung Veltins-Arena untuk  menyelenggarakan berbagai perhelatan akbar.
Veltins-Arena dilengkapi dengan kanvas berlapis fiberglass teflon yang dapat ditarik, yang membentang di seluruh  stadion. Atapnya didukung oleh rangka persegi panjang yang tersuspensi  di atas lapangan, yang pada gilirannya terhubung ke bangunan utama  melalui 24 tiang baja. Bagian tengah atap dapat  dibuka menjadi dua bagian, memungkinkan stadion terbuka atau tertutup,  tergantung pada cuaca dan kejadian.

Adapun berbagai keuntungan yang terdapat pada  Veltins-Arena adalah permukaan rumput stadion bisa tumbuh meskipun  kondisi di luar stadion tidak normal, tanpa menderita kekurangan  sirkulasi dan cahaya seperti di arena lainnya.
Selain itu, teknologi lantai yang dapat dibuka-tutup membuat lapangan sepakbola tidak rusak saat acara indoor seperti konser. &amp;nbsp;Lantai aula multifungsi &amp;nbsp;juga dapat dikonversi dan dipasang kembali dalam waktu singkat. Serta, area luar yang tidak ditempati lapangan, bisa dijadikan fasilitas parkir bus selama pertandingan sepakbola berlangsung.</description><content:encoded>DI zaman sepakbola modern  seperti sekarang ini, klub-klub sepakbola juga harus didukung oleh  berbagai sarana dan prasarana yang memadai serta mutakhir untuk  menunjang penampilan  klub tersebut di atas lapangan. Sarana dan prasarana itu bisa dalam  bentuk sebuah stadion.
Veltins-Arena yang merupakan stadion milik klub  Liga Jerman, Schalke 04, dapat dikatakan sebagai salah satu stadion paling modern  yang ada di Eropa. Pasalnya, stadion tersebut tidak hanya memiliki  atap yang bisa dibuka, tetapi juga lantai (lapangan) yang bisa dibuka.

Pada awalnya, stadion tersebut direncanakan  pembangunannya&amp;nbsp;pada akhir 1990-an untuk menggantikan Parkstadion, yang  dinilai oleh manajemen Schalke telah ketinggalan zaman. Stadion  tersebut pun mulai dibangun pada 1998-2001 dan memiliki nama awal Arena  AufSchalke, sebelum pada akhirnya berganti nama menjadi Veltins-Arena  pada 2005 lantaran hak penamaan stadion tersebut dijual ke perusahaan  bir asal Jerman, Veltins.
Keunikan dari stadion ini hadir dari jumlah tempat  yang disediakan untuk penonton. Pasalnya, ketika menghelat pertandingan  lokal, jumlah tempat yang disediakan untuk penonton memiliki  total kapasitas untuk menampung 62.271 penonton, yang terdiri dari area  untuk duduk dan area berdiri. Sedangkan untuk pertandingan  internasional, kapasitas untuk penonton adalah 54.740, yang terdiri dari  area untuk duduk saja.

Veltins-Arena dapat dikatakan sebagai stadion yang  multifungsi. Pasalnya, selain digunakan untuk menyaksikan pertandingan  sepakbola, stadion tersebut juga kerap digunakan untuk  berbagai acara lainnya, seperti konser musik. Penggunaan lantai yang  dapat dibuka-tutup semakin mendukung Veltins-Arena untuk  menyelenggarakan berbagai perhelatan akbar.
Veltins-Arena dilengkapi dengan kanvas berlapis fiberglass teflon yang dapat ditarik, yang membentang di seluruh  stadion. Atapnya didukung oleh rangka persegi panjang yang tersuspensi  di atas lapangan, yang pada gilirannya terhubung ke bangunan utama  melalui 24 tiang baja. Bagian tengah atap dapat  dibuka menjadi dua bagian, memungkinkan stadion terbuka atau tertutup,  tergantung pada cuaca dan kejadian.

Adapun berbagai keuntungan yang terdapat pada  Veltins-Arena adalah permukaan rumput stadion bisa tumbuh meskipun  kondisi di luar stadion tidak normal, tanpa menderita kekurangan  sirkulasi dan cahaya seperti di arena lainnya.
Selain itu, teknologi lantai yang dapat dibuka-tutup membuat lapangan sepakbola tidak rusak saat acara indoor seperti konser. &amp;nbsp;Lantai aula multifungsi &amp;nbsp;juga dapat dikonversi dan dipasang kembali dalam waktu singkat. Serta, area luar yang tidak ditempati lapangan, bisa dijadikan fasilitas parkir bus selama pertandingan sepakbola berlangsung.</content:encoded></item></channel></rss>
