<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juventus Juara Coppa Italia 2016-2017, Bonucci Puji Kepintaran Allegri</title><description>Bonucci memuji kepintaran sang arsitek tim, Massimiliano Allegri, dalam meracik strategi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/05/18/47/1693894/juventus-juara-coppa-italia-2016-2017-bonucci-puji-kepintaran-allegri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/05/18/47/1693894/juventus-juara-coppa-italia-2016-2017-bonucci-puji-kepintaran-allegri"/><item><title>Juventus Juara Coppa Italia 2016-2017, Bonucci Puji Kepintaran Allegri</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/05/18/47/1693894/juventus-juara-coppa-italia-2016-2017-bonucci-puji-kepintaran-allegri</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/05/18/47/1693894/juventus-juara-coppa-italia-2016-2017-bonucci-puji-kepintaran-allegri</guid><pubDate>Kamis 18 Mei 2017 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/05/18/47/1693894/juventus-juara-coppa-italia-2016-2017-bonucci-puji-kepintaran-allegri-hw3psxEzxe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bonucci puji kepintaran Allegri. (Foto: AFP/Marco Bertorello)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/05/18/47/1693894/juventus-juara-coppa-italia-2016-2017-bonucci-puji-kepintaran-allegri-hw3psxEzxe.jpg</image><title>Bonucci puji kepintaran Allegri. (Foto: AFP/Marco Bertorello)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Bek Juventus, Leonardo Bonucci, memuji kepintaran sang arsitek tim, Massimiliano Allegri, dalam meracik strategi. Bonucci menilai berkat kepintaran itualah Bianconeri &amp;ndash;julukan Juventus&amp;ndash; dapat meraih trofi perdana musim ini: Coppa Italia 2016-2017.

Ya, Juventus baru saja mengalahkan Lazio di final Coppa Italia 2016-2017 dengan skor 2-0 pada Kamis (18/5/2017) dini hari WIB. Kesuksesan itu merupakan yang ketiga beruntun, atau semenjak Allegri menukangi Juventus per musim 2014-2015.

Sebelum ditangani Allegri, Juventus sulit meraih trofi yang mulai diperebutkan pada 1922 itu. Bagaimana tidak, sebelum musim 2014-2015, terakhir kali Juventus menjadi kampiun ialah pada 1994-1995.

Bahkan pelatih sekaliber Claudio Ranieri, Fabio Capello hingga Antonio Conte yang pernah menangani Juventus, tak pernah mengantarkan Si Nyonya Tua menjadi yang terbaik di Coppa Italia. Hebatnya, Allegri tak hanya membawa Juventus berjaya di Coppa Italia. Bianconeri juga selalu menjuarai Liga Italia, plus dua kali masuk ke final Liga Champions dalam tiga musim terakhir.

Hal itu menunjukkan, Allegri pintar dalam hal strategi plus merotasi pemainnya. Ketika mengalahkan Lazio dini hari tadi, beberapa pemain yang jarang tampil musim ini seperti Neto, Tomas Rincon dan Claudio Marchisio tampil sebagai starter. Hal-hal di atas itulah yang membuat Bonucci tak segan memuji Allegri.

&amp;ldquo;Coppa Italia adalah arena bagi pemain yang jarang tampil musim ini untuk unjuk gigi. Saya tak segan mengucapkan terima kasih kepada pelatih yang telah memberikan kualitas dan tenaga sepanjang musim ini,&amp;rdquo; kata Bonucci mengutip dari Football Italia, Kamis (18/5/2017).</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Bek Juventus, Leonardo Bonucci, memuji kepintaran sang arsitek tim, Massimiliano Allegri, dalam meracik strategi. Bonucci menilai berkat kepintaran itualah Bianconeri &amp;ndash;julukan Juventus&amp;ndash; dapat meraih trofi perdana musim ini: Coppa Italia 2016-2017.

Ya, Juventus baru saja mengalahkan Lazio di final Coppa Italia 2016-2017 dengan skor 2-0 pada Kamis (18/5/2017) dini hari WIB. Kesuksesan itu merupakan yang ketiga beruntun, atau semenjak Allegri menukangi Juventus per musim 2014-2015.

Sebelum ditangani Allegri, Juventus sulit meraih trofi yang mulai diperebutkan pada 1922 itu. Bagaimana tidak, sebelum musim 2014-2015, terakhir kali Juventus menjadi kampiun ialah pada 1994-1995.

Bahkan pelatih sekaliber Claudio Ranieri, Fabio Capello hingga Antonio Conte yang pernah menangani Juventus, tak pernah mengantarkan Si Nyonya Tua menjadi yang terbaik di Coppa Italia. Hebatnya, Allegri tak hanya membawa Juventus berjaya di Coppa Italia. Bianconeri juga selalu menjuarai Liga Italia, plus dua kali masuk ke final Liga Champions dalam tiga musim terakhir.

Hal itu menunjukkan, Allegri pintar dalam hal strategi plus merotasi pemainnya. Ketika mengalahkan Lazio dini hari tadi, beberapa pemain yang jarang tampil musim ini seperti Neto, Tomas Rincon dan Claudio Marchisio tampil sebagai starter. Hal-hal di atas itulah yang membuat Bonucci tak segan memuji Allegri.

&amp;ldquo;Coppa Italia adalah arena bagi pemain yang jarang tampil musim ini untuk unjuk gigi. Saya tak segan mengucapkan terima kasih kepada pelatih yang telah memberikan kualitas dan tenaga sepanjang musim ini,&amp;rdquo; kata Bonucci mengutip dari Football Italia, Kamis (18/5/2017).</content:encoded></item></channel></rss>
