<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembali Dihentikan Real Madrid, Simeone Coba Ambil Sisi Positif Kegagalan Atletico</title><description>Atleti kembali disingkirkan sang rival sekota di fase knockout di ajang Liga Champions.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/05/11/261/1688764/kembali-dihentikan-real-madrid-simeone-coba-ambil-sisi-positif-kegagalan-atletico</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/05/11/261/1688764/kembali-dihentikan-real-madrid-simeone-coba-ambil-sisi-positif-kegagalan-atletico"/><item><title>Kembali Dihentikan Real Madrid, Simeone Coba Ambil Sisi Positif Kegagalan Atletico</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/05/11/261/1688764/kembali-dihentikan-real-madrid-simeone-coba-ambil-sisi-positif-kegagalan-atletico</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/05/11/261/1688764/kembali-dihentikan-real-madrid-simeone-coba-ambil-sisi-positif-kegagalan-atletico</guid><pubDate>Kamis 11 Mei 2017 19:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rully Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/05/11/261/1688764/kembali-dihentikan-real-madrid-simeone-coba-ambil-sisi-positif-kegagalan-atletico-BF7zaKYMSM.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/05/11/261/1688764/kembali-dihentikan-real-madrid-simeone-coba-ambil-sisi-positif-kegagalan-atletico-BF7zaKYMSM.jpg</image><title></title></images><description>MADRID - Entrenador Atletico Madrid, Diego Simeone, mengaku tetap senang dengan performa anak asuhnya meski gagal merealisasikan mimpi  tampil di final Liga Champions musim ini.
Atletico lagi dan lagi harus tersingkir&amp;nbsp;dari Liga Champions oleh sang rival sekota, Real Madrid. Yang paling anyar, Los Colchoneros kalah agregat 2-4 di semifinal Liga Champions 2016-2017, meski menang di Vicente Calderon dengan skor 2-1 pada leg kedua dini hari tadi.
Ini merupakan kali keempat Atleti disingkirkan El Real di fase knockout dalam empat edisi terakhir kompetisi paling elite Benua Biru tersebut.
Menanggapi kegagalan timnya kali ini, Simeone,  lantas mengeluarkan komentar bijak. Dia berujar bahwa ini jadi satu  lagi pelajaran untuk timnya untuk berkembang jadi lebih baik lagi ke depannya.
Juru taktik berusia 47 tahun itu juga mengapresiasi perjuangan  Antoine Griezmann dkk. Dia menyebut timnya tak perlu malu, karena sudah  memberikan segalanya di atas lapangan.
&quot;Bertahun-tahun berlalu dan kami terus berkembang. Kami kembali kalah  dari lawan yang luar biasa, sang juara bertahan. Satu lagi pelajaran  buat kami,&quot; tutur Simeone di laman resmi UEFA.
&quot;Bangun setiap pagi dan bersiap untuk membedah taktik, membuat saya  terus termotivasi. Kami terus belajar dari pengalaman seperti ini dan  kami hanya akan terus berkembang. Saya dan kami semua masih tetap dan akan terus bersemangat,&quot; lanjutnya.
&quot;Kami tak perlu malu. Kami sudah memberikan segalanya di atas  lapangan. Kami juga selalu melaju jauh di turnamen yang sarat prestise ini dari musim ke musim,&quot;  pungkas pelatih berkebangsaan Argentina itu.</description><content:encoded>MADRID - Entrenador Atletico Madrid, Diego Simeone, mengaku tetap senang dengan performa anak asuhnya meski gagal merealisasikan mimpi  tampil di final Liga Champions musim ini.
Atletico lagi dan lagi harus tersingkir&amp;nbsp;dari Liga Champions oleh sang rival sekota, Real Madrid. Yang paling anyar, Los Colchoneros kalah agregat 2-4 di semifinal Liga Champions 2016-2017, meski menang di Vicente Calderon dengan skor 2-1 pada leg kedua dini hari tadi.
Ini merupakan kali keempat Atleti disingkirkan El Real di fase knockout dalam empat edisi terakhir kompetisi paling elite Benua Biru tersebut.
Menanggapi kegagalan timnya kali ini, Simeone,  lantas mengeluarkan komentar bijak. Dia berujar bahwa ini jadi satu  lagi pelajaran untuk timnya untuk berkembang jadi lebih baik lagi ke depannya.
Juru taktik berusia 47 tahun itu juga mengapresiasi perjuangan  Antoine Griezmann dkk. Dia menyebut timnya tak perlu malu, karena sudah  memberikan segalanya di atas lapangan.
&quot;Bertahun-tahun berlalu dan kami terus berkembang. Kami kembali kalah  dari lawan yang luar biasa, sang juara bertahan. Satu lagi pelajaran  buat kami,&quot; tutur Simeone di laman resmi UEFA.
&quot;Bangun setiap pagi dan bersiap untuk membedah taktik, membuat saya  terus termotivasi. Kami terus belajar dari pengalaman seperti ini dan  kami hanya akan terus berkembang. Saya dan kami semua masih tetap dan akan terus bersemangat,&quot; lanjutnya.
&quot;Kami tak perlu malu. Kami sudah memberikan segalanya di atas  lapangan. Kami juga selalu melaju jauh di turnamen yang sarat prestise ini dari musim ke musim,&quot;  pungkas pelatih berkebangsaan Argentina itu.</content:encoded></item></channel></rss>
