<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zinedine Zidane, Gelandang Terbaik yang Pernah Bermain di Real Madrid</title><description>Gelandang Terbaik yang Pernah Bermain di Real Madrid, Zinedine Zidane.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/04/26/46/1676906/zinedine-zidane-gelandang-terbaik-yang-pernah-bermain-di-real-madrid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/04/26/46/1676906/zinedine-zidane-gelandang-terbaik-yang-pernah-bermain-di-real-madrid"/><item><title>Zinedine Zidane, Gelandang Terbaik yang Pernah Bermain di Real Madrid</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/04/26/46/1676906/zinedine-zidane-gelandang-terbaik-yang-pernah-bermain-di-real-madrid</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/04/26/46/1676906/zinedine-zidane-gelandang-terbaik-yang-pernah-bermain-di-real-madrid</guid><pubDate>Rabu 26 April 2017 21:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/26/46/1676906/zinedine-zidane-gelandang-terbaik-yang-pernah-bermain-di-real-madrid-ij8n5OHzKh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zidane (kanan) saat membela Madrid sebagai pemain. (Foto: AFP/Pierre Phillipe Marcou)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/26/46/1676906/zinedine-zidane-gelandang-terbaik-yang-pernah-bermain-di-real-madrid-ij8n5OHzKh.jpg</image><title>Zidane (kanan) saat membela Madrid sebagai pemain. (Foto: AFP/Pierre Phillipe Marcou)</title></images><description>ZINEDINE Zidane saat ini dikenal sebagai pelatih Real Madrid. Ia menangani Los Blancos &amp;ndash;julukan Madrid&amp;ndash; per Januari 2016 dan sejauh ini telah memberikan tiga trofi yakni Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Klub bagi tim yang bermarkas di Estadio Santiago Bernabeu itu.

Namun sebelum lompat ke masa kini, Zizou &amp;ndash;sapaan akrab Zidane&amp;ndash; nyatanya pernah membela Madrid dalam statusnya sebagai pemain. Dalam kurun 2001-2006, Zidane membela Madrid dalam 235 penampilan dengan raihan 49 gol.

Saat diboyong Madrid dari Juventus pada musim panas 2001, pesepakbola legenda asal Prancis itu memecahkan rekor transfer dunia. Saat itu ia diboyong dengan mahar 73,5 juta euro atau sekira Rp1 triliun!

Selama membela Madrid, beragam trofi diraih Zizou, termasuk trofi Liga Spanyol  2002-2003 dan Liga Champions 2001-2002. Namun, trofi yang disebut paling terakhir berarti besar bagi Zizou.

Sebab dalam final yang mempertemukan Madrid dengan Bayer Leverkusen, Zidane keluar sebagai penentu kemenangan timnya dengan skor 2-1. Memanfaatkan umpan silang Robero Carlos, Zizou melepaskan sepakan first time yang tak dapat dibendung penjaga gawang Leverkusen, Hans Jorg Butt.

Selain menjuarai Liga Champions bersama Madrid dalam kapasitasnya sebagai pemain dan pelatih, Zizou juga mengantarkan tim ibu kota Spanyol itu menjadi kampiun kompetisi antarklub Eropa paling prestisius sebagai asisten pelatih. Hal itu dilakukan Zizou ketika berstatus sebagai asisten Carlo Ancelotti pada musim 2013-2014.</description><content:encoded>ZINEDINE Zidane saat ini dikenal sebagai pelatih Real Madrid. Ia menangani Los Blancos &amp;ndash;julukan Madrid&amp;ndash; per Januari 2016 dan sejauh ini telah memberikan tiga trofi yakni Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Klub bagi tim yang bermarkas di Estadio Santiago Bernabeu itu.

Namun sebelum lompat ke masa kini, Zizou &amp;ndash;sapaan akrab Zidane&amp;ndash; nyatanya pernah membela Madrid dalam statusnya sebagai pemain. Dalam kurun 2001-2006, Zidane membela Madrid dalam 235 penampilan dengan raihan 49 gol.

Saat diboyong Madrid dari Juventus pada musim panas 2001, pesepakbola legenda asal Prancis itu memecahkan rekor transfer dunia. Saat itu ia diboyong dengan mahar 73,5 juta euro atau sekira Rp1 triliun!

Selama membela Madrid, beragam trofi diraih Zizou, termasuk trofi Liga Spanyol  2002-2003 dan Liga Champions 2001-2002. Namun, trofi yang disebut paling terakhir berarti besar bagi Zizou.

Sebab dalam final yang mempertemukan Madrid dengan Bayer Leverkusen, Zidane keluar sebagai penentu kemenangan timnya dengan skor 2-1. Memanfaatkan umpan silang Robero Carlos, Zizou melepaskan sepakan first time yang tak dapat dibendung penjaga gawang Leverkusen, Hans Jorg Butt.

Selain menjuarai Liga Champions bersama Madrid dalam kapasitasnya sebagai pemain dan pelatih, Zizou juga mengantarkan tim ibu kota Spanyol itu menjadi kampiun kompetisi antarklub Eropa paling prestisius sebagai asisten pelatih. Hal itu dilakukan Zizou ketika berstatus sebagai asisten Carlo Ancelotti pada musim 2013-2014.</content:encoded></item></channel></rss>
