<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soccerpedia: Alessandro Altobelli, Top Skor Sepanjang Masa Inter Milan</title><description>Altobelli total berhasil membukukan 141 gol dari 344 penampilan bersama Inter Milan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/03/28/47/1652840/soccerpedia-alessandro-altobelli-top-skor-sepanjang-masa-inter-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/03/28/47/1652840/soccerpedia-alessandro-altobelli-top-skor-sepanjang-masa-inter-milan"/><item><title>Soccerpedia: Alessandro Altobelli, Top Skor Sepanjang Masa Inter Milan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/03/28/47/1652840/soccerpedia-alessandro-altobelli-top-skor-sepanjang-masa-inter-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/03/28/47/1652840/soccerpedia-alessandro-altobelli-top-skor-sepanjang-masa-inter-milan</guid><pubDate>Selasa 28 Maret 2017 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/28/47/1652840/soccerpedia-alessandro-altobelli-top-skor-sepanjang-masa-inter-milan-xXCtUKEDjZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/28/47/1652840/soccerpedia-alessandro-altobelli-top-skor-sepanjang-masa-inter-milan-xXCtUKEDjZ.jpg</image><title></title></images><description>BAGI pencinta sepakbola, khususnya Liga Italia, pasti mengakui kebesaran Inter Milan. Tim asal Kota Milan itu memang memiliki sejarah panjang yang sempat menuai kesuksesan di musim 2009-2010.
Saat itu Inter yang dilatih Jose Mourinho sukses meraih treble winner. Nerrazzuri &amp;ndash;julukan Inter&amp;ndash; yang saat itu memang sangat ditakuti oleh klub lain, memiliki kedalaman skuad yang cukup mumpuni, terutama di lini depan.
Pada musim 2009-2010, duet Samuel Eto&amp;rsquo;o dan Diego Milito di lini depan menjadi ancaman tersendiri bagi lawan-lawannya. Bahkan saat ini Milito masuk dalam daftar 10 top skor sepanjang masa Inter.
Namun ternyata, Inter juga pernah memiliki penyerang mematikan yang menghuni skuad mereka. Adalah Alesaandro Altobelli, pemain berpaspor Italia yang sukses mencetak 141 gol dalam 344 penampilannya bersama Nerrazzuri.
Memulai karier bersama Latina Calcio, Altobelli mulai menunjukkan kualitas bersama Brescia pada 1974. Ia berhasil mencetak 26 gol dari 76 penampilan yang membuat Inter kepincut meminangnya pada 1977.
Setelah menghabiskan 12 musim bersama Inter, Altobelli akhirnya memutuskan hijrah ke Juventus. Ia pun akhirnya kembali ke Brescia pada musim 1989 sebelum pensiun di akhir musim.</description><content:encoded>BAGI pencinta sepakbola, khususnya Liga Italia, pasti mengakui kebesaran Inter Milan. Tim asal Kota Milan itu memang memiliki sejarah panjang yang sempat menuai kesuksesan di musim 2009-2010.
Saat itu Inter yang dilatih Jose Mourinho sukses meraih treble winner. Nerrazzuri &amp;ndash;julukan Inter&amp;ndash; yang saat itu memang sangat ditakuti oleh klub lain, memiliki kedalaman skuad yang cukup mumpuni, terutama di lini depan.
Pada musim 2009-2010, duet Samuel Eto&amp;rsquo;o dan Diego Milito di lini depan menjadi ancaman tersendiri bagi lawan-lawannya. Bahkan saat ini Milito masuk dalam daftar 10 top skor sepanjang masa Inter.
Namun ternyata, Inter juga pernah memiliki penyerang mematikan yang menghuni skuad mereka. Adalah Alesaandro Altobelli, pemain berpaspor Italia yang sukses mencetak 141 gol dalam 344 penampilannya bersama Nerrazzuri.
Memulai karier bersama Latina Calcio, Altobelli mulai menunjukkan kualitas bersama Brescia pada 1974. Ia berhasil mencetak 26 gol dari 76 penampilan yang membuat Inter kepincut meminangnya pada 1977.
Setelah menghabiskan 12 musim bersama Inter, Altobelli akhirnya memutuskan hijrah ke Juventus. Ia pun akhirnya kembali ke Brescia pada musim 1989 sebelum pensiun di akhir musim.</content:encoded></item></channel></rss>
