<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Klub Besar yang Pernah Bangkrut </title><description>SALAH satu klub yang pernah bangkut ialah Napoli.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/02/17/47/1621207/klub-besar-yang-pernah-bangkrut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/02/17/47/1621207/klub-besar-yang-pernah-bangkrut"/><item><title>Klub Besar yang Pernah Bangkrut </title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/02/17/47/1621207/klub-besar-yang-pernah-bangkrut</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/02/17/47/1621207/klub-besar-yang-pernah-bangkrut</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2017 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/17/47/1621207/klub-besar-yang-pernah-bangkrut-t7szbfWamN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Napoli pernah bangkrut pada 2004. (Foto: AFP/Ozan Kose)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/17/47/1621207/klub-besar-yang-pernah-bangkrut-t7szbfWamN.jpg</image><title>Napoli pernah bangkrut pada 2004. (Foto: AFP/Ozan Kose)</title></images><description>SALAH satu klub yang pernah bangkut ialah Napoli. Di era keemasannya pada 1980-an, Partenopei &amp;ndash;julukan Napoli&amp;ndash; pernah menjuarai Liga Italia sebanyak dua kali serta kampiun Piala Winner. Namun, seiring berkembangnya zaman, Napoli gagal mengikuti perkembangan industri sepakbola.

Alhasil, Napoli mengalami bangkrut pada 2004 karena tak sanggup membayar utang sebesar 70 juta euro atau kini setara Rp994 miliar. Akibat gagal membayar utang, Napoli dilarang tampil di Serie B (kasta kedua sepakbola Italia) pada musim 2004-2005.

Klub kebanggaan Kota Naples harus rela turun kasta ke divisi tiga atau Serie C1. Beruntung, seorang produser film bernama Aurelio De Laurentiis datang pada 2004.

Ia membangun Napoli dari nol. Ketika membeli saham mayoritas Napoli, De Laurentiis menyebut klub yang pernah dibela Diego Maradona itu tak sanggup membeli bola dan jersey. Namun, berkat pundi-pundi uang yang dimiliki serta channel bisnis yang kuat, De Laurentiis berhasil mengembalikan kejayaan Napoli.

Perlahan-lahan Napoli dibuatnya menjadi klub mapan dan sukses promosi ke Serie A pada 2007-2008. Semenjak dipegang Laurentiis, Napoli meraih empat trofi. Sebut saja dua gelar Coppa Italia (2011-2012 dan 2013-2014) serta Serie C1 (2005-2006) dan Supercoppa Italiana (2014).

Tidak sekadar eksis di kompetisi lokal, Napoli juga tampil di Liga Champions. Napoli bersua Real Madrid di 16 besar Liga Champions 2016-2017. Pada 16 besar leg pertama yang berlangsung Kamis 16 Februari 2017 dini hari WIB, Napoli takluk 1-3. Meski demikian, Napoli masih memiliki peluang lolos mengingat leg kedua dilangsungkan di markas mereka pada Rabu 8 Maret 2017 dini hari WIB.</description><content:encoded>SALAH satu klub yang pernah bangkut ialah Napoli. Di era keemasannya pada 1980-an, Partenopei &amp;ndash;julukan Napoli&amp;ndash; pernah menjuarai Liga Italia sebanyak dua kali serta kampiun Piala Winner. Namun, seiring berkembangnya zaman, Napoli gagal mengikuti perkembangan industri sepakbola.

Alhasil, Napoli mengalami bangkrut pada 2004 karena tak sanggup membayar utang sebesar 70 juta euro atau kini setara Rp994 miliar. Akibat gagal membayar utang, Napoli dilarang tampil di Serie B (kasta kedua sepakbola Italia) pada musim 2004-2005.

Klub kebanggaan Kota Naples harus rela turun kasta ke divisi tiga atau Serie C1. Beruntung, seorang produser film bernama Aurelio De Laurentiis datang pada 2004.

Ia membangun Napoli dari nol. Ketika membeli saham mayoritas Napoli, De Laurentiis menyebut klub yang pernah dibela Diego Maradona itu tak sanggup membeli bola dan jersey. Namun, berkat pundi-pundi uang yang dimiliki serta channel bisnis yang kuat, De Laurentiis berhasil mengembalikan kejayaan Napoli.

Perlahan-lahan Napoli dibuatnya menjadi klub mapan dan sukses promosi ke Serie A pada 2007-2008. Semenjak dipegang Laurentiis, Napoli meraih empat trofi. Sebut saja dua gelar Coppa Italia (2011-2012 dan 2013-2014) serta Serie C1 (2005-2006) dan Supercoppa Italiana (2014).

Tidak sekadar eksis di kompetisi lokal, Napoli juga tampil di Liga Champions. Napoli bersua Real Madrid di 16 besar Liga Champions 2016-2017. Pada 16 besar leg pertama yang berlangsung Kamis 16 Februari 2017 dini hari WIB, Napoli takluk 1-3. Meski demikian, Napoli masih memiliki peluang lolos mengingat leg kedua dilangsungkan di markas mereka pada Rabu 8 Maret 2017 dini hari WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
