<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ultras Klub Eropa yang Paling Ditakuti</title><description>JIKA ditanya siapa ultras klub Eropa yang paling ditakuti, fans AS Saint-Etienne bisa dibilang adalah pelakunya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/02/08/51/1612821/ultras-klub-eropa-yang-paling-ditakuti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/02/08/51/1612821/ultras-klub-eropa-yang-paling-ditakuti"/><item><title>Ultras Klub Eropa yang Paling Ditakuti</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/02/08/51/1612821/ultras-klub-eropa-yang-paling-ditakuti</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/02/08/51/1612821/ultras-klub-eropa-yang-paling-ditakuti</guid><pubDate>Rabu 08 Februari 2017 19:06 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/08/51/1612821/ultras-klub-eropa-yang-paling-ditakuti-WsEsPiQGEp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ultras Saint-Etienne saat menunjukkan aksinya. (Foto: Ultras Tifo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/08/51/1612821/ultras-klub-eropa-yang-paling-ditakuti-WsEsPiQGEp.jpg</image><title>Ultras Saint-Etienne saat menunjukkan aksinya. (Foto: Ultras Tifo)</title></images><description>JIKA ditanya siapa ultras klub Eropa yang paling ditakuti, fans AS Saint-Etienne bisa dibilang adalah pelakunya. Meski namanya kurang terdengar dalam kurun 20 tahun terakhir, Les Verts &amp;ndash;julukan Saint-Etienne&amp;ndash; merupakan klub tersukses di Liga Prancis dengan koleksi 10 trofi!
Karena itu, tidak heran tim yang identik dengan seragam hijau itu memiliki suporter yang fanatik. Setidaknya ada empat ultras yang dimiliki Saint-Etienne. Sebut saja Magic Fans, Kop Nord, Green Angels and Kop Sud.
Di setiap pertandingan kandang yang berlangsung di Stade Geoffroy-Guichard, keempat ultras itu berlomba-lomba memberikan koreografi terbaik. Tidak hanya koreografi, mereka juga sering membuat tingkah kontroversial dengan menyalakan flare (kembang api) di tengah-tengah pertandingan.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/jpcc9hfC3rI&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Hal-hal di atas itu membuat suporter klub lain begitu menghormati ultras dari Saint-Etienne. Namun tentunya, Saint-Etienne berharap tindak tanduk yang dilakukan para fansnya tidak merugikan mereka.
Sebab Saint-Etienne sedang berjuang menapaki tangga teratas Ligue  1 atau Liga Prancis. Hingga Liga Prancis 2016-2017 memasuki pekan 23, mereka menduduki posisi empat dengan koleksi 36 angka, terpaut satu poin dari batas akhir lolos ke babak Kualifikasi III Europa League 2017-2018.</description><content:encoded>JIKA ditanya siapa ultras klub Eropa yang paling ditakuti, fans AS Saint-Etienne bisa dibilang adalah pelakunya. Meski namanya kurang terdengar dalam kurun 20 tahun terakhir, Les Verts &amp;ndash;julukan Saint-Etienne&amp;ndash; merupakan klub tersukses di Liga Prancis dengan koleksi 10 trofi!
Karena itu, tidak heran tim yang identik dengan seragam hijau itu memiliki suporter yang fanatik. Setidaknya ada empat ultras yang dimiliki Saint-Etienne. Sebut saja Magic Fans, Kop Nord, Green Angels and Kop Sud.
Di setiap pertandingan kandang yang berlangsung di Stade Geoffroy-Guichard, keempat ultras itu berlomba-lomba memberikan koreografi terbaik. Tidak hanya koreografi, mereka juga sering membuat tingkah kontroversial dengan menyalakan flare (kembang api) di tengah-tengah pertandingan.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/jpcc9hfC3rI&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Hal-hal di atas itu membuat suporter klub lain begitu menghormati ultras dari Saint-Etienne. Namun tentunya, Saint-Etienne berharap tindak tanduk yang dilakukan para fansnya tidak merugikan mereka.
Sebab Saint-Etienne sedang berjuang menapaki tangga teratas Ligue  1 atau Liga Prancis. Hingga Liga Prancis 2016-2017 memasuki pekan 23, mereka menduduki posisi empat dengan koleksi 36 angka, terpaut satu poin dari batas akhir lolos ke babak Kualifikasi III Europa League 2017-2018.</content:encoded></item></channel></rss>
