<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Spesialis Promosikan Tim ke Liga, Pelatih Kancil BBK: Saya Cuma Beruntung</title><description>Pelatih Kancil BBK merendah disebut sebagai pelatih spesialis promosi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2017/01/11/51/1588302/jadi-spesialis-promosikan-tim-ke-liga-pelatih-kancil-bbk-saya-cuma-beruntung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2017/01/11/51/1588302/jadi-spesialis-promosikan-tim-ke-liga-pelatih-kancil-bbk-saya-cuma-beruntung"/><item><title>Jadi Spesialis Promosikan Tim ke Liga, Pelatih Kancil BBK: Saya Cuma Beruntung</title><link>https://bola.okezone.com/read/2017/01/11/51/1588302/jadi-spesialis-promosikan-tim-ke-liga-pelatih-kancil-bbk-saya-cuma-beruntung</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2017/01/11/51/1588302/jadi-spesialis-promosikan-tim-ke-liga-pelatih-kancil-bbk-saya-cuma-beruntung</guid><pubDate>Rabu 11 Januari 2017 01:46 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/11/51/1588302/jadi-spesialis-promosikan-tim-ke-liga-pelatih-kancil-bbk-saya-cuma-beruntung-NPOFuRuJQg.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/11/51/1588302/jadi-spesialis-promosikan-tim-ke-liga-pelatih-kancil-bbk-saya-cuma-beruntung-NPOFuRuJQg.jpg</image><title></title></images><description>BANDUNG - Kancil BBK dipastikan berlaga di kompetisi futsal profesional musim depan yang akan digelar mulai Februari 2017. Tapi sang pelatih, Naim Hamid, merendah soal pencapaian timnya.
&quot;Saya cuma beruntung aja. Cuma keberuntungan yang bisa bawa saya ke delapan besar dan lolos ke semifinal,&quot; kata Naim.
Saat lolos ke semifinal, Kancil BBK sudah otomatis maju ke kompetisi profesional bersama tiga semifinalis lainnya yaitu SFC Planet, Kamiada FC, dan APK FC. Di semifinal, tim asal Kalimantan Barat itu takluk oleh APK FC.
Akan tetapi dalam perebutan tempat ketiga, Kancil BBK sukses mengalahkan Kamiada FC. Hal itu setidaknya jadi pengobat kekecewaan.
Secara keseluruhan, Naim memuji kerja keras anak asuhnya. Sebab berhasil lolos hingga semifinal jelas bukan perkara mudah dan perjuangan itu dilakukan para pemain.
&quot;Yang bermain anak-anak, bukan saya. Saya cuma ngasih instruksi aja,&quot; ungkap Naim.
Promosinya Kancil BBK ke kompetisi profesional pun bukan yang pertama bagi Naim. Tahun lalu, ia juga sukses meloloskan Black Steel Papua ke kompetisi profesional.
Disinggung soal anggapan sebagai pelatih spesialis untuk mempromosikan tim bermaterikan pemain muda ke kompetisi profesional, ia juga merendah. Ia sendiri heran soal anggapan dan fakta tersebut. Ia bahkan merasa masih harus banyak belajar pada pelatih-pelatih senior.
&quot;Kurang tahu ya. Mungkin saya lebih cocok membina pemain muda karena buat saya pemain muda masih bisa diatur, jadi masih bisa dibina dengan baik agar mengerti pemahaman futsal,&quot; tuturnya.
Kini, ia pun bersiap menatap kompetisi profesional bersama Kancil BBK jika posisinya dipertahankan manajemen. &quot;Kalau masih dipercaya manajemen, kita ingin bertahan di liga pro. Kalau bisa, kita buat kejutan,&quot; tandas Naim</description><content:encoded>BANDUNG - Kancil BBK dipastikan berlaga di kompetisi futsal profesional musim depan yang akan digelar mulai Februari 2017. Tapi sang pelatih, Naim Hamid, merendah soal pencapaian timnya.
&quot;Saya cuma beruntung aja. Cuma keberuntungan yang bisa bawa saya ke delapan besar dan lolos ke semifinal,&quot; kata Naim.
Saat lolos ke semifinal, Kancil BBK sudah otomatis maju ke kompetisi profesional bersama tiga semifinalis lainnya yaitu SFC Planet, Kamiada FC, dan APK FC. Di semifinal, tim asal Kalimantan Barat itu takluk oleh APK FC.
Akan tetapi dalam perebutan tempat ketiga, Kancil BBK sukses mengalahkan Kamiada FC. Hal itu setidaknya jadi pengobat kekecewaan.
Secara keseluruhan, Naim memuji kerja keras anak asuhnya. Sebab berhasil lolos hingga semifinal jelas bukan perkara mudah dan perjuangan itu dilakukan para pemain.
&quot;Yang bermain anak-anak, bukan saya. Saya cuma ngasih instruksi aja,&quot; ungkap Naim.
Promosinya Kancil BBK ke kompetisi profesional pun bukan yang pertama bagi Naim. Tahun lalu, ia juga sukses meloloskan Black Steel Papua ke kompetisi profesional.
Disinggung soal anggapan sebagai pelatih spesialis untuk mempromosikan tim bermaterikan pemain muda ke kompetisi profesional, ia juga merendah. Ia sendiri heran soal anggapan dan fakta tersebut. Ia bahkan merasa masih harus banyak belajar pada pelatih-pelatih senior.
&quot;Kurang tahu ya. Mungkin saya lebih cocok membina pemain muda karena buat saya pemain muda masih bisa diatur, jadi masih bisa dibina dengan baik agar mengerti pemahaman futsal,&quot; tuturnya.
Kini, ia pun bersiap menatap kompetisi profesional bersama Kancil BBK jika posisinya dipertahankan manajemen. &quot;Kalau masih dipercaya manajemen, kita ingin bertahan di liga pro. Kalau bisa, kita buat kejutan,&quot; tandas Naim</content:encoded></item></channel></rss>
