<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arema Fokus Serangan, Persegres Kuati Pertahanan</title><description>Duel derby Jawa Timur antara Persegres Gresik United versus Arema Cronus, Jumat (7/10), memperlihatkan fokus berbeda kedua tim.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/10/07/49/1508303/arema-fokus-serangan-persegres-kuati-pertahanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/10/07/49/1508303/arema-fokus-serangan-persegres-kuati-pertahanan"/><item><title>Arema Fokus Serangan, Persegres Kuati Pertahanan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/10/07/49/1508303/arema-fokus-serangan-persegres-kuati-pertahanan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/10/07/49/1508303/arema-fokus-serangan-persegres-kuati-pertahanan</guid><pubDate>Jum'at 07 Oktober 2016 00:38 WIB</pubDate><dc:creator>Kukuh Setiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/07/49/1508303/arema-fokus-serangan-persegres-kuati-pertahanan-BQfJ3BCvF0.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/07/49/1508303/arema-fokus-serangan-persegres-kuati-pertahanan-BQfJ3BCvF0.jpg</image><title></title></images><description>GRESIK - Duel derby Jawa Timur antara Persegres Gresik United versus Arema Cronus, Jumat (7/10), memperlihatkan fokus berbeda kedua tim. Tuan rumah Persegres berupaya menambal lini pertahanan yang dianggap sering mengalami kebocoran dan menjadi biang bencana di ISC 2016.
Sebaliknya, Arema Cronus sibuk memperbaiki lini depan yang belakangan loyo alias seret gol. Walau secara kualitas lebih baik, Arema perlu melihat fakta bahwa Persegres cukup sulit dikalahkan saat di kandang sendiri, walau pun juga susah meraih kemenangan.
Dalam lima laga di Stadion Petrokimia, Laskar Jaka Samudra meraih empat kali imbang dan sekali menang. Artinya, sekalipun tim ini masih berada di papan bawah klasemen, tim tamu Arema Cronus yang mengincar kemenangan tidak bisa terlalu percaya diri.
Pelatih Milomir Seslija mengakui Persegres merupakan tim yang tidak mudah untuk dikalahkan. Terutama karena taktik mereka yang cenderung rapat di pertahanan. Dia memprediksi pasukannya akan menemui pertahanan yang bandel dan tak mudah ditembus.
&quot;Saya memperkirakan Arema akan menjadi pihak yang agresif, sedangkan Persegres akan bermain negatif. Tapi bisa saja tidak mutlak seperti itu karena Persegres pastinya juga ingin menang. Saya menekankan bahwa orientasi tim ini adalah mencetak gol,&quot; ungkap Milo.
Eks pelatih Arema IPL tersebut menambahkan, dirinya sudah memberikan porsi latihan khusus penyelesaian akhir untuk Cristian Gonzales dkk. Dia berharap pemain bisa lebih tajam dan tentunya juga didukung kesabaran dan ketenangan ketika mendapatkan peluang.
Di laga nanti, Singo Edan belum bisa memainkan dua kiper yakni Kurnia Meiga dan Kadek Wardana. Posisi di bawah mistar tetap akan ditempati Ahmad Kurniawan yang secara mengejutkan sudah mencatat tiga kali clean sheet sejak dipercaya menjadi penjaga gawang alternatif.
&quot;Kurnia Meiga dan Kadek Wardana belum bisa bermain, sedangkan Benny Wahyudi bergabung tim nasional. Beberapa pemain juga masih dalam pemulihan cedera, tapi saya yakin kekuatan kami sudah memadai untuk mencari tiga poin di Gresik,&quot; kata Milo yang membawa 18 pemain ke Kota Pudak.
Sementara, Persegres sendiri sudah bisa diperkuat bek Sasa Zecevic dan gelandang Inkyun Oh yang terbebas dari skorsing akumulasi kartu kuning. Kembalinya Sasa diharapkan bisa menambal benteng Laskar Jaka Samudera yang sebelumnya dibolongi dua kali di markas PS TNI.
Pelatih anyar Persegres Eduard Tjong mengatakan timnya membuthhkan pertahanan yang solid dalam menghadapi pressure dari pemain Arema. Setelah gagal membendung kecepatan PS TNI, dia berharap kali ini pemain belakangnya siap menjegal akselerasi pemain Singo Edan.
&quot;Saya sudah berupaya membenahi sisi pertahanan yang menjadi titik lemah Persegres. Arema Cronus punya sayap yang kreatif dan cepat, semoga pemain kami biaa fokus dalam mengantisipasinya. Kembalinya Sasa dan Inkyun jelas menambah kekuatan kami,&quot; beber Eduard Tjong.
Kendati diprediksi timnya bakal tersudut oleh tekanan tim tamu, Edu meminta timnya tidak sampai didikte permainan Arema. Bermodal kemenangan di partai kandang sebelumnya lawan Barito Putera, dia yakin timnya punya potensi untuk meraih lebih dari sekadar satu angka.
Penyerang Persegres Gustavo Giron yang notabene eks pemain Arema, membawa motivasi lebih untuk bermain apik dan mengalahkan tim yang membuangnya. &quot;Semoga saya diberi kesempatan bermain dan bisa mengalahkan Arema,&quot; ungkap Giron. (kukuh setyawan)
Persegres GU:
Dimas Galih (gk); Achmad Faris, Sasa Zecevic, Muhammad Rifqi, Wismoyo; Ghozali Siregar, Inkyun Oh, Agus Indra, Muhammad Kamri; Gustavo Giron, Patrick da Silva.
Arema Cronus:
Ahmad Kurniawan (gk), Syaiful Indra, Goran Gancev, Hamka Hamzah, Johan Alfarizie; Nick Kalmar, Raphael Maitimo, Marcio Teruel; Esteban Vizcarra, Cristian Gonzales, Okto Maniani.</description><content:encoded>GRESIK - Duel derby Jawa Timur antara Persegres Gresik United versus Arema Cronus, Jumat (7/10), memperlihatkan fokus berbeda kedua tim. Tuan rumah Persegres berupaya menambal lini pertahanan yang dianggap sering mengalami kebocoran dan menjadi biang bencana di ISC 2016.
Sebaliknya, Arema Cronus sibuk memperbaiki lini depan yang belakangan loyo alias seret gol. Walau secara kualitas lebih baik, Arema perlu melihat fakta bahwa Persegres cukup sulit dikalahkan saat di kandang sendiri, walau pun juga susah meraih kemenangan.
Dalam lima laga di Stadion Petrokimia, Laskar Jaka Samudra meraih empat kali imbang dan sekali menang. Artinya, sekalipun tim ini masih berada di papan bawah klasemen, tim tamu Arema Cronus yang mengincar kemenangan tidak bisa terlalu percaya diri.
Pelatih Milomir Seslija mengakui Persegres merupakan tim yang tidak mudah untuk dikalahkan. Terutama karena taktik mereka yang cenderung rapat di pertahanan. Dia memprediksi pasukannya akan menemui pertahanan yang bandel dan tak mudah ditembus.
&quot;Saya memperkirakan Arema akan menjadi pihak yang agresif, sedangkan Persegres akan bermain negatif. Tapi bisa saja tidak mutlak seperti itu karena Persegres pastinya juga ingin menang. Saya menekankan bahwa orientasi tim ini adalah mencetak gol,&quot; ungkap Milo.
Eks pelatih Arema IPL tersebut menambahkan, dirinya sudah memberikan porsi latihan khusus penyelesaian akhir untuk Cristian Gonzales dkk. Dia berharap pemain bisa lebih tajam dan tentunya juga didukung kesabaran dan ketenangan ketika mendapatkan peluang.
Di laga nanti, Singo Edan belum bisa memainkan dua kiper yakni Kurnia Meiga dan Kadek Wardana. Posisi di bawah mistar tetap akan ditempati Ahmad Kurniawan yang secara mengejutkan sudah mencatat tiga kali clean sheet sejak dipercaya menjadi penjaga gawang alternatif.
&quot;Kurnia Meiga dan Kadek Wardana belum bisa bermain, sedangkan Benny Wahyudi bergabung tim nasional. Beberapa pemain juga masih dalam pemulihan cedera, tapi saya yakin kekuatan kami sudah memadai untuk mencari tiga poin di Gresik,&quot; kata Milo yang membawa 18 pemain ke Kota Pudak.
Sementara, Persegres sendiri sudah bisa diperkuat bek Sasa Zecevic dan gelandang Inkyun Oh yang terbebas dari skorsing akumulasi kartu kuning. Kembalinya Sasa diharapkan bisa menambal benteng Laskar Jaka Samudera yang sebelumnya dibolongi dua kali di markas PS TNI.
Pelatih anyar Persegres Eduard Tjong mengatakan timnya membuthhkan pertahanan yang solid dalam menghadapi pressure dari pemain Arema. Setelah gagal membendung kecepatan PS TNI, dia berharap kali ini pemain belakangnya siap menjegal akselerasi pemain Singo Edan.
&quot;Saya sudah berupaya membenahi sisi pertahanan yang menjadi titik lemah Persegres. Arema Cronus punya sayap yang kreatif dan cepat, semoga pemain kami biaa fokus dalam mengantisipasinya. Kembalinya Sasa dan Inkyun jelas menambah kekuatan kami,&quot; beber Eduard Tjong.
Kendati diprediksi timnya bakal tersudut oleh tekanan tim tamu, Edu meminta timnya tidak sampai didikte permainan Arema. Bermodal kemenangan di partai kandang sebelumnya lawan Barito Putera, dia yakin timnya punya potensi untuk meraih lebih dari sekadar satu angka.
Penyerang Persegres Gustavo Giron yang notabene eks pemain Arema, membawa motivasi lebih untuk bermain apik dan mengalahkan tim yang membuangnya. &quot;Semoga saya diberi kesempatan bermain dan bisa mengalahkan Arema,&quot; ungkap Giron. (kukuh setyawan)
Persegres GU:
Dimas Galih (gk); Achmad Faris, Sasa Zecevic, Muhammad Rifqi, Wismoyo; Ghozali Siregar, Inkyun Oh, Agus Indra, Muhammad Kamri; Gustavo Giron, Patrick da Silva.
Arema Cronus:
Ahmad Kurniawan (gk), Syaiful Indra, Goran Gancev, Hamka Hamzah, Johan Alfarizie; Nick Kalmar, Raphael Maitimo, Marcio Teruel; Esteban Vizcarra, Cristian Gonzales, Okto Maniani.</content:encoded></item></channel></rss>
