<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Clash PSG vs Arsenal Berkalang Dendam 22 Tahun</title><description>Dua kali mereka bertemu di Piala Winners 22 tahun silam dan meninggalkan luka bagi PSG.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/09/13/261/1488086/clash-psg-vs-arsenal-berkalang-dendam-22-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/09/13/261/1488086/clash-psg-vs-arsenal-berkalang-dendam-22-tahun"/><item><title>Clash PSG vs Arsenal Berkalang Dendam 22 Tahun</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/09/13/261/1488086/clash-psg-vs-arsenal-berkalang-dendam-22-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/09/13/261/1488086/clash-psg-vs-arsenal-berkalang-dendam-22-tahun</guid><pubDate>Selasa 13 September 2016 14:48 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/09/13/261/1488086/clash-psg-vs-arsenal-berkalang-dendam-22-tahun-UPG11IBtO0.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/09/13/261/1488086/clash-psg-vs-arsenal-berkalang-dendam-22-tahun-UPG11IBtO0.jpg</image><title></title></images><description>GAME ON! Babak grup Liga Champions bakal membuka tirainya pada Rabu 14 September dini hari WIB dan dari beberapa fixture, pertemuan Paris Saint-Germain (PSG) vs Arsenal akan menarik perhatian para penggila Liga Champions.
Beberapa fakta mengenai kedua tim terbilang unik jelang clash (bentrokan) dini hari nanti pada laga pembuka Grup A di Parc des Princes, Paris, Prancis. Selama 19 musim The Gunners (julukan Arsenal) tampil di Liga Champions dengan dinakhodai Ars&amp;egrave;ne Wenger, baru kali ini mereka bersua PSG.
Setidaknya catatan sebelumnya &amp;ldquo;memihak&amp;rdquo; tim tamu, di mana Arsenal belum sekalipun pernah kalah dalam 12 kali bermain di Prancis (tujuh kemenangan dan lima imbang). Adapun terakhir kali mereka bertemu adalah 22 tahun lalu di pentas Piala Winners.
Kala itu, Arsenal menang 1-0 di semifinal leg kedua dan lolos ke final dengan keunggulan agregat 2-1, karena di leg pertama mereka berakhir imbang 1-1. Di musim 1993/1994 itu pula, Arsenal yang masuk final keluar sebagai juara setelah di final membekap Parma 1-0.Di sisi lain partai ini bakal berkalang tekanan. Pressure atas  pembuktian konsistensi mendera Wenger. Pasalnya dalam beberapa laga  domestik, permainan dan hasil akhir yang didapat Arsenal terbilang  labil.
Di matchday pertama Liga Inggris, mereka keok 3-4  dari Liverpool. Kemudian di pekan berikutnya ditahan imbang 0-0 oleh  juara bertahan Leicester City. Sedangkan dua kemenangan mereka bungkus  kala melawan Watford (3-1) dan Southampton (2-1).
Tekanan serupa juga melanda entra&amp;icirc;neur (pelatih) PSG Unai Emery. Sempat menang di dua journ&amp;eacute;e (pekan  pertandingan) awal Ligue 1 (1-0 vs SC Bastia dan 3-0 vs FC Metz), PSG  yang musim panas ini ditinggal Zlatan Ibrahimovic dan David Luiz,  dibekuk 1-3 oleh AS Monaco dan draw 1-1 melawan Saint-&amp;Eacute;tienne.

Namun di lain pihak tantangan tersendiri juga dihadapi Wenger  yang pada bursa transfer musim panas lalu, cukup aktif belanja pemain  baru. Sebut saja Lucas P&amp;eacute;rez, Shkodran Mustafi, Rob Holding, hingga  Granit Xhaka.Situasi serupa juga dihadapi Emery. Pascakehilangan Ibrahimovic yang pindah ke Manchester United dan David Luiz yang comeback ke Chelsea, Emery masih harus menguji beberapa joueur (pemain) anyar mereka, macam Jes&amp;eacute; Rodr&amp;iacute;guez dan Gregorz Krychowiak.
Soal kondisi tim, Wenger bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya  salah  satu bek sentral andalan Laurent Koscielny, sudah bisa bergabung   latihan lagi sejak Senin 12 September pagi waktu setempat, setelah   sempat berbenturan dengan pemain Southampton.
Koscielny diyakini akan tetap berduet dengan bek baru Mustafi,   sebagai alternatif akibat cederanya Per Mertesacker dan Gabriel   Paulista. Di lini tengah, The Professor (julukan Wenger) hanya kehilangan Aaron Ramsey yang masih berkutat dengan masalah hamstring. 
Di lini depan, Wenger bisa menaruh harapan ke pundak Olivier  Giroud.  Penyerang berpaspor Prancis ini sudah kembali bugar setelah  diberi  liburan ekstra pasca-Euro 2016 lalu. Ada kemungkinan pula Wenger  akan  langsung menjajal Lucas P&amp;eacute;rez dengan ditopang Alexis S&amp;aacute;nchez.Tak ketinggalan, Wenger juga akan berharap banyak pada kiper  senior   Petr Cech untuk tetap mengawal gawang Arsenal tetap perawan. So  far   kiper internasional Republik Ceko itu punya catatan apik di pentas    Eropa. Cech menorehkan 47 clean sheets di 111 laga Liga Champions &amp;ndash;    ketiga terbanyak setelah Edwin van der Sar (50) dan Iker Casillas (51).
Sedangkan di kubu tuan rumah, setidaknya Emery bisa menurunkan full-team dari skuad andalannya, kecuali kondisi d&amp;eacute;fenseur (bek) Layvin Kurzawa yang diragukan tampil karena cedera ringan. Sisanya, Les Parisiens (julukan PSG) bisa menurunkan para punggawa utama, seperti &amp;Aacute;ngel di Mar&amp;iacute;a, Thiago Silva, Marco Verratti, hingga Edinson Cavani.

Menyoal prediksi, hasil imbang nampaknya lebih banyak  disebut-sebut   oleh sejumlah pengamat sebagai hasil akhir pertemuan PSG  vs Arsenal   ini, kendati tuan rumah tentunya sangat menantikan pembalasan  yang   terpendam 22 tahun silam.
Dua Pertemuan Terakhir:
Winners Cup (29/3/1994): Paris Saint-Germain 1-1 Arsenal
Winners Cup (12/4/1994): Arsenal 1-0 Paris Saint-Germain
Prakiraan Susunan Pemain: 
Paris Saint-Germain (4-3-3): Kevin Trapp; Marquinhos  Corr&amp;ecirc;a,   Thiago Silva, Thiago Motta, Thomas Meunier; Blaise Matuidi,  Marco   Verratti, &amp;Aacute;ngel di Mar&amp;iacute;a; Hatem Ben Arfa, Lucas Moura, Edinson  Cavani.
Arsenal (4-2-3-1): Petr Cech; Laurent Koscielny, Shkodran    Mustafi, H&amp;eacute;ctor Beller&amp;iacute;n, Nacho Monreal; Santiago Cazorla, Granit Xhaka;    Alex Oxlade-Chamberlain, Mesut &amp;Ouml;zil, Alexis S&amp;aacute;nchez; Olivier Giroud.</description><content:encoded>GAME ON! Babak grup Liga Champions bakal membuka tirainya pada Rabu 14 September dini hari WIB dan dari beberapa fixture, pertemuan Paris Saint-Germain (PSG) vs Arsenal akan menarik perhatian para penggila Liga Champions.
Beberapa fakta mengenai kedua tim terbilang unik jelang clash (bentrokan) dini hari nanti pada laga pembuka Grup A di Parc des Princes, Paris, Prancis. Selama 19 musim The Gunners (julukan Arsenal) tampil di Liga Champions dengan dinakhodai Ars&amp;egrave;ne Wenger, baru kali ini mereka bersua PSG.
Setidaknya catatan sebelumnya &amp;ldquo;memihak&amp;rdquo; tim tamu, di mana Arsenal belum sekalipun pernah kalah dalam 12 kali bermain di Prancis (tujuh kemenangan dan lima imbang). Adapun terakhir kali mereka bertemu adalah 22 tahun lalu di pentas Piala Winners.
Kala itu, Arsenal menang 1-0 di semifinal leg kedua dan lolos ke final dengan keunggulan agregat 2-1, karena di leg pertama mereka berakhir imbang 1-1. Di musim 1993/1994 itu pula, Arsenal yang masuk final keluar sebagai juara setelah di final membekap Parma 1-0.Di sisi lain partai ini bakal berkalang tekanan. Pressure atas  pembuktian konsistensi mendera Wenger. Pasalnya dalam beberapa laga  domestik, permainan dan hasil akhir yang didapat Arsenal terbilang  labil.
Di matchday pertama Liga Inggris, mereka keok 3-4  dari Liverpool. Kemudian di pekan berikutnya ditahan imbang 0-0 oleh  juara bertahan Leicester City. Sedangkan dua kemenangan mereka bungkus  kala melawan Watford (3-1) dan Southampton (2-1).
Tekanan serupa juga melanda entra&amp;icirc;neur (pelatih) PSG Unai Emery. Sempat menang di dua journ&amp;eacute;e (pekan  pertandingan) awal Ligue 1 (1-0 vs SC Bastia dan 3-0 vs FC Metz), PSG  yang musim panas ini ditinggal Zlatan Ibrahimovic dan David Luiz,  dibekuk 1-3 oleh AS Monaco dan draw 1-1 melawan Saint-&amp;Eacute;tienne.

Namun di lain pihak tantangan tersendiri juga dihadapi Wenger  yang pada bursa transfer musim panas lalu, cukup aktif belanja pemain  baru. Sebut saja Lucas P&amp;eacute;rez, Shkodran Mustafi, Rob Holding, hingga  Granit Xhaka.Situasi serupa juga dihadapi Emery. Pascakehilangan Ibrahimovic yang pindah ke Manchester United dan David Luiz yang comeback ke Chelsea, Emery masih harus menguji beberapa joueur (pemain) anyar mereka, macam Jes&amp;eacute; Rodr&amp;iacute;guez dan Gregorz Krychowiak.
Soal kondisi tim, Wenger bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya  salah  satu bek sentral andalan Laurent Koscielny, sudah bisa bergabung   latihan lagi sejak Senin 12 September pagi waktu setempat, setelah   sempat berbenturan dengan pemain Southampton.
Koscielny diyakini akan tetap berduet dengan bek baru Mustafi,   sebagai alternatif akibat cederanya Per Mertesacker dan Gabriel   Paulista. Di lini tengah, The Professor (julukan Wenger) hanya kehilangan Aaron Ramsey yang masih berkutat dengan masalah hamstring. 
Di lini depan, Wenger bisa menaruh harapan ke pundak Olivier  Giroud.  Penyerang berpaspor Prancis ini sudah kembali bugar setelah  diberi  liburan ekstra pasca-Euro 2016 lalu. Ada kemungkinan pula Wenger  akan  langsung menjajal Lucas P&amp;eacute;rez dengan ditopang Alexis S&amp;aacute;nchez.Tak ketinggalan, Wenger juga akan berharap banyak pada kiper  senior   Petr Cech untuk tetap mengawal gawang Arsenal tetap perawan. So  far   kiper internasional Republik Ceko itu punya catatan apik di pentas    Eropa. Cech menorehkan 47 clean sheets di 111 laga Liga Champions &amp;ndash;    ketiga terbanyak setelah Edwin van der Sar (50) dan Iker Casillas (51).
Sedangkan di kubu tuan rumah, setidaknya Emery bisa menurunkan full-team dari skuad andalannya, kecuali kondisi d&amp;eacute;fenseur (bek) Layvin Kurzawa yang diragukan tampil karena cedera ringan. Sisanya, Les Parisiens (julukan PSG) bisa menurunkan para punggawa utama, seperti &amp;Aacute;ngel di Mar&amp;iacute;a, Thiago Silva, Marco Verratti, hingga Edinson Cavani.

Menyoal prediksi, hasil imbang nampaknya lebih banyak  disebut-sebut   oleh sejumlah pengamat sebagai hasil akhir pertemuan PSG  vs Arsenal   ini, kendati tuan rumah tentunya sangat menantikan pembalasan  yang   terpendam 22 tahun silam.
Dua Pertemuan Terakhir:
Winners Cup (29/3/1994): Paris Saint-Germain 1-1 Arsenal
Winners Cup (12/4/1994): Arsenal 1-0 Paris Saint-Germain
Prakiraan Susunan Pemain: 
Paris Saint-Germain (4-3-3): Kevin Trapp; Marquinhos  Corr&amp;ecirc;a,   Thiago Silva, Thiago Motta, Thomas Meunier; Blaise Matuidi,  Marco   Verratti, &amp;Aacute;ngel di Mar&amp;iacute;a; Hatem Ben Arfa, Lucas Moura, Edinson  Cavani.
Arsenal (4-2-3-1): Petr Cech; Laurent Koscielny, Shkodran    Mustafi, H&amp;eacute;ctor Beller&amp;iacute;n, Nacho Monreal; Santiago Cazorla, Granit Xhaka;    Alex Oxlade-Chamberlain, Mesut &amp;Ouml;zil, Alexis S&amp;aacute;nchez; Olivier Giroud.</content:encoded></item></channel></rss>
