<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Neymar Lepas Jabatan Capitao Timnas Brasil</title><description>Setelah menerima suksesi dari Thiago Silva, Neymar lepas jabatan Capitao tim Samba pascarebut emas pertama olimpiade.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/08/21/51/1469390/neymar-lepas-jabatan-capitao-timnas-brasil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/08/21/51/1469390/neymar-lepas-jabatan-capitao-timnas-brasil"/><item><title>Neymar Lepas Jabatan Capitao Timnas Brasil</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/08/21/51/1469390/neymar-lepas-jabatan-capitao-timnas-brasil</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/08/21/51/1469390/neymar-lepas-jabatan-capitao-timnas-brasil</guid><pubDate>Minggu 21 Agustus 2016 18:40 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/21/51/1469390/neymar-lepas-jabatan-capitao-timnas-brasil-YsbX1FxqUu.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/21/51/1469390/neymar-lepas-jabatan-capitao-timnas-brasil-YsbX1FxqUu.jpg</image><title></title></images><description>RIO DE JANEIRO &amp;ndash; Dengan berakhirnya kompetisi cabang sepakbola di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, maka berakhir pula rezim kepemimpinan Neymar J&amp;uacute;nior di tim nasional Brasil. Bukan karena ingin pensiun, Neymar hanya tak lagi ingin menyandang ban kapten.
Ya, tak lama setelah berperan membawa Sele&amp;ccedil;&amp;atilde;o (julukan timnas Brasil) merebut emas pertama olimpiade pascamenang adu penalti atas Jerman, Neymar memutuskan demisioner sebagai Capit&amp;atilde;o (Kapten) timnas.
Bintang yang juga bermain untuk klub raksasa La Liga, Barcelona tersebut sebelumnya dipercaya jabatan Capit&amp;atilde;o, meneruskan peran Thiago Silva usai Piala Dunia 2014 lalu.
Tapi buat Neymar, sekarang sudah cukup baginya menyandang ban kapten. Diakuinya, keputusan ini juga sudah berdasarkan pembicaraan pribadi dengan keluarganya.
&amp;ldquo;Saya sudah membicarakannya pada keluarga saya dan mulai sekarang, saya tidak ingin menjadi kapten timnas Brasil. Ini juga jadi pesan bagi pelatih baru, Tite (sebutan Adenor Leonardo Bacchi). Saya tidak ingin lagi jadi kapten,&amp;rdquo; tutur Neymar, disitat Football-Espana, Minggu (21/8/2016).
&amp;ldquo;Kita semua tahu betapa pentingnya (raihan medali) emas. Saya tahu bahwa di samping menjadi bagian tim, saya juga jadi contoh bagi pemain muda lainnya. Jadi, mereka melihat saya secara berbeda, meski pada akhirnya kami tetap menjadi teman. Saya akan lebih banyak belajar dari mereka ketimbang sebaliknya,&amp;rdquo; tuntasnya.</description><content:encoded>RIO DE JANEIRO &amp;ndash; Dengan berakhirnya kompetisi cabang sepakbola di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, maka berakhir pula rezim kepemimpinan Neymar J&amp;uacute;nior di tim nasional Brasil. Bukan karena ingin pensiun, Neymar hanya tak lagi ingin menyandang ban kapten.
Ya, tak lama setelah berperan membawa Sele&amp;ccedil;&amp;atilde;o (julukan timnas Brasil) merebut emas pertama olimpiade pascamenang adu penalti atas Jerman, Neymar memutuskan demisioner sebagai Capit&amp;atilde;o (Kapten) timnas.
Bintang yang juga bermain untuk klub raksasa La Liga, Barcelona tersebut sebelumnya dipercaya jabatan Capit&amp;atilde;o, meneruskan peran Thiago Silva usai Piala Dunia 2014 lalu.
Tapi buat Neymar, sekarang sudah cukup baginya menyandang ban kapten. Diakuinya, keputusan ini juga sudah berdasarkan pembicaraan pribadi dengan keluarganya.
&amp;ldquo;Saya sudah membicarakannya pada keluarga saya dan mulai sekarang, saya tidak ingin menjadi kapten timnas Brasil. Ini juga jadi pesan bagi pelatih baru, Tite (sebutan Adenor Leonardo Bacchi). Saya tidak ingin lagi jadi kapten,&amp;rdquo; tutur Neymar, disitat Football-Espana, Minggu (21/8/2016).
&amp;ldquo;Kita semua tahu betapa pentingnya (raihan medali) emas. Saya tahu bahwa di samping menjadi bagian tim, saya juga jadi contoh bagi pemain muda lainnya. Jadi, mereka melihat saya secara berbeda, meski pada akhirnya kami tetap menjadi teman. Saya akan lebih banyak belajar dari mereka ketimbang sebaliknya,&amp;rdquo; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
