<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Man United Dinilai Terlalu Ekstrem Berbelanja di Bursa Transfer</title><description>United semakin ekstrem dalam mengeluarkan banyak dana.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/08/12/45/1461523/man-united-dinilai-terlalu-ekstrem-berbelanja-di-bursa-transfer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/08/12/45/1461523/man-united-dinilai-terlalu-ekstrem-berbelanja-di-bursa-transfer"/><item><title>Man United Dinilai Terlalu Ekstrem Berbelanja di Bursa Transfer</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/08/12/45/1461523/man-united-dinilai-terlalu-ekstrem-berbelanja-di-bursa-transfer</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/08/12/45/1461523/man-united-dinilai-terlalu-ekstrem-berbelanja-di-bursa-transfer</guid><pubDate>Jum'at 12 Agustus 2016 06:08 WIB</pubDate><dc:creator>Daniel Setiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/12/45/1461523/man-united-dinilai-terlalu-ekstrem-berbelanja-di-bursa-transfer-H8jXqnYNL8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zlatan Ibrahimovic salah satu pembelian United di bursa musim panas 2016 (Foto: AFP/Oli Scarff)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/12/45/1461523/man-united-dinilai-terlalu-ekstrem-berbelanja-di-bursa-transfer-H8jXqnYNL8.jpg</image><title>Zlatan Ibrahimovic salah satu pembelian United di bursa musim panas 2016 (Foto: AFP/Oli Scarff)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Kritik dilontarkan oleh mantan pemain Manchester United, Anders Lindegaard, terharap kiprah United di bursa transfer. Menurutnya kini United semakin ekstrem dalam mengeluarkan banyak dana.
Hal itu dibuktikan dengan keberanian Setan Merah menebus bekas pemain didikannya yang dibuang pada 2012, Paul Pogba. Pemain yang sebelumnya membela Juventus tersebut ditebus dengan harga senilai 110 juta euro atau sekira Rp1,6 triliun.
Selain membeli pemain berusia 23 tahun tersebut, Manchester Merah juga memboyong tiga pemain lainnya yakni Zlatan Ibrahimovic, Henrikh Mkhitaryan, dan Eric Bailly. Dari ketiganya, hanya Ibrahimovic saja yang diboyong dengan gratis.
&amp;ldquo;Segalanya soal uang dan saya tahu United sudah mengeluarkan banyak uang selama beberapa dekade terakhir di mana itu jadi bagian dari kesuksesan mereka,&amp;rdquo; ujar Lindegaard seperti dikutip dari Soccerway, Jumat (12/8/2016).
&amp;ldquo;Namun hal ini menjadi semakin ekstrem. Anda tidak bisa mencegahnya. Saya rasa Anda harus bisa menghadapi hal itu dan melakukan yang terbaik dengan situasi seperti itu,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Kritik dilontarkan oleh mantan pemain Manchester United, Anders Lindegaard, terharap kiprah United di bursa transfer. Menurutnya kini United semakin ekstrem dalam mengeluarkan banyak dana.
Hal itu dibuktikan dengan keberanian Setan Merah menebus bekas pemain didikannya yang dibuang pada 2012, Paul Pogba. Pemain yang sebelumnya membela Juventus tersebut ditebus dengan harga senilai 110 juta euro atau sekira Rp1,6 triliun.
Selain membeli pemain berusia 23 tahun tersebut, Manchester Merah juga memboyong tiga pemain lainnya yakni Zlatan Ibrahimovic, Henrikh Mkhitaryan, dan Eric Bailly. Dari ketiganya, hanya Ibrahimovic saja yang diboyong dengan gratis.
&amp;ldquo;Segalanya soal uang dan saya tahu United sudah mengeluarkan banyak uang selama beberapa dekade terakhir di mana itu jadi bagian dari kesuksesan mereka,&amp;rdquo; ujar Lindegaard seperti dikutip dari Soccerway, Jumat (12/8/2016).
&amp;ldquo;Namun hal ini menjadi semakin ekstrem. Anda tidak bisa mencegahnya. Saya rasa Anda harus bisa menghadapi hal itu dan melakukan yang terbaik dengan situasi seperti itu,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
