<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Semangat Yandi Sofyan Tembus Tim Inti Persib</title><description>Ada angin segar yang dibawa pelatih Djadjang 'Djanur' Nurdjaman.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/08/10/49/1459605/semangat-yandi-sofyan-tembus-tim-inti-persib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/08/10/49/1459605/semangat-yandi-sofyan-tembus-tim-inti-persib"/><item><title>Semangat Yandi Sofyan Tembus Tim Inti Persib</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/08/10/49/1459605/semangat-yandi-sofyan-tembus-tim-inti-persib</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/08/10/49/1459605/semangat-yandi-sofyan-tembus-tim-inti-persib</guid><pubDate>Rabu 10 Agustus 2016 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/10/49/1459605/semangat-yandi-sofyan-tembus-tim-inti-persib-Zv6r1iGJZ1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yandi Sofyan (Foto: Okezone/Oris Riswan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/10/49/1459605/semangat-yandi-sofyan-tembus-tim-inti-persib-Zv6r1iGJZ1.jpg</image><title>Yandi Sofyan (Foto: Okezone/Oris Riswan)</title></images><description>BANDUNG - Striker Yandi Sofyan sulit mendapat kesempatan bermain di tim inti Persib Bandung. Bakatnya tenggelam dibawah bayang-bayang pemain senior. Ia lebih akrab duduk di bangku cadangan. Bahkan, kadang ia harus rela duduk di tribun penonton menyaksikan rekan-rekannya berlaga di lapangan.
Kondisi itu jelas tidak diharapkan Yandi. Adik eks striker Persib Zaenal Arif itu sangat menginginkan tampil di skuad utama. Ia sangat berhasrat memburu gol demi gol untuk kemenangan Persib.
Tapi ia harus memiliki kesabaran tingkat tinggi. Sebab hingga laga terakhir Persib melawan Perseru Serui, Yandi tak kunjung tampil reguler. Hingga kini, ia mencicipi menit bermain yang minim.
Meski begitu, ada angin segar yang dibawa pelatih Djadjang 'Djanur' Nurdjaman. Ia mulai menerapkan rotasi dan memberi kesempatan yang sama bagi seluruh skuadnya untuk bermain. Selama tampil memukau saat latihan, kesempatan bermain di skuad utama terbuka lebar.
&quot;Baguslah kalau ada rotasi seperti itu. Saya jadi semangat lagi,&quot; ujar Yandi, Selasa, 9 Agustus 2016. Meski begitu, ia menampik jika selama ini tidak bersemangat. Hanya saja kadar semangatnya kali ini bertambah lebih besar untuk merebut satu tempat di lini depan 'Maung Bandung'.
Selama ini, pemilik nomor punggung 15 itu sudah berusaha tampil sebaik mungkin dalam sesi latihan. Seluruh instruksi pelatih pun sudah dijalankan. Tapi kepercayaan belum dialamatkan Djanur padaya.
&quot;Saat latihan saya berusaha menunjukkan yang terbaik kepada pelatih. Tapi, apapun keputusan pelatih, saya berusaha berjiwa besar untuk menerima apakah saya dimainkan atau tidak. Pelatih yang lebih tahu. Saya berusaha saja bekerja sebaik mungkin sebagai pemain,&quot; jelasnya.
Jarangnya mendapat kesempatan bermain diakuinya cukup berdampak. Ia kehilangan sentuhan bermain dalam sebuah pertandingan resmi. Sebab selama ini, ia lebih banyak bermain dalam latihan dan uji coba.
Tapi kondisi itu membuat Yandi tak patah semangat. Ia terus berusaha menarik kepercayaan Djanur agar memberinya kesempatan bermain. Ia pun setia menunggu kesempatan bermain itu datang.
&quot;Setiap pertandingan, siapa sih yang tidak mau main. Kalau di bangku cadangan pasti gatal (ingin bermain). Saya siap menyambut kesempatan itu,&quot; tegas Yandi.</description><content:encoded>BANDUNG - Striker Yandi Sofyan sulit mendapat kesempatan bermain di tim inti Persib Bandung. Bakatnya tenggelam dibawah bayang-bayang pemain senior. Ia lebih akrab duduk di bangku cadangan. Bahkan, kadang ia harus rela duduk di tribun penonton menyaksikan rekan-rekannya berlaga di lapangan.
Kondisi itu jelas tidak diharapkan Yandi. Adik eks striker Persib Zaenal Arif itu sangat menginginkan tampil di skuad utama. Ia sangat berhasrat memburu gol demi gol untuk kemenangan Persib.
Tapi ia harus memiliki kesabaran tingkat tinggi. Sebab hingga laga terakhir Persib melawan Perseru Serui, Yandi tak kunjung tampil reguler. Hingga kini, ia mencicipi menit bermain yang minim.
Meski begitu, ada angin segar yang dibawa pelatih Djadjang 'Djanur' Nurdjaman. Ia mulai menerapkan rotasi dan memberi kesempatan yang sama bagi seluruh skuadnya untuk bermain. Selama tampil memukau saat latihan, kesempatan bermain di skuad utama terbuka lebar.
&quot;Baguslah kalau ada rotasi seperti itu. Saya jadi semangat lagi,&quot; ujar Yandi, Selasa, 9 Agustus 2016. Meski begitu, ia menampik jika selama ini tidak bersemangat. Hanya saja kadar semangatnya kali ini bertambah lebih besar untuk merebut satu tempat di lini depan 'Maung Bandung'.
Selama ini, pemilik nomor punggung 15 itu sudah berusaha tampil sebaik mungkin dalam sesi latihan. Seluruh instruksi pelatih pun sudah dijalankan. Tapi kepercayaan belum dialamatkan Djanur padaya.
&quot;Saat latihan saya berusaha menunjukkan yang terbaik kepada pelatih. Tapi, apapun keputusan pelatih, saya berusaha berjiwa besar untuk menerima apakah saya dimainkan atau tidak. Pelatih yang lebih tahu. Saya berusaha saja bekerja sebaik mungkin sebagai pemain,&quot; jelasnya.
Jarangnya mendapat kesempatan bermain diakuinya cukup berdampak. Ia kehilangan sentuhan bermain dalam sebuah pertandingan resmi. Sebab selama ini, ia lebih banyak bermain dalam latihan dan uji coba.
Tapi kondisi itu membuat Yandi tak patah semangat. Ia terus berusaha menarik kepercayaan Djanur agar memberinya kesempatan bermain. Ia pun setia menunggu kesempatan bermain itu datang.
&quot;Setiap pertandingan, siapa sih yang tidak mau main. Kalau di bangku cadangan pasti gatal (ingin bermain). Saya siap menyambut kesempatan itu,&quot; tegas Yandi.</content:encoded></item></channel></rss>
