<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jacksen F Tiago Nilai Perkembangan Pemain Muda Masih Jadi Masalah Sepakbola Indonesia</title><description>Jacksen menilai, perkembangan pemain muda masih menjadi masalah untuk sepakbola Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/07/21/51/1443698/jacksen-f-tiago-nilai-perkembangan-pemain-muda-masih-jadi-masalah-sepakbola-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/07/21/51/1443698/jacksen-f-tiago-nilai-perkembangan-pemain-muda-masih-jadi-masalah-sepakbola-indonesia"/><item><title>Jacksen F Tiago Nilai Perkembangan Pemain Muda Masih Jadi Masalah Sepakbola Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/07/21/51/1443698/jacksen-f-tiago-nilai-perkembangan-pemain-muda-masih-jadi-masalah-sepakbola-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/07/21/51/1443698/jacksen-f-tiago-nilai-perkembangan-pemain-muda-masih-jadi-masalah-sepakbola-indonesia</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2016 19:19 WIB</pubDate><dc:creator>Zanel Farha Wilda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/21/51/1443698/jacksen-f-tiago-nilai-perkembangan-pemain-muda-masih-jadi-masalah-sepakbola-indonesia-SNyJV2PbyC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jacksen (kedua dari kiri) prihatin dengan perkembangan sepakbola usia dini di Indonesia. (Foto: Zanel Farha/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/21/51/1443698/jacksen-f-tiago-nilai-perkembangan-pemain-muda-masih-jadi-masalah-sepakbola-indonesia-SNyJV2PbyC.jpg</image><title>Jacksen (kedua dari kiri) prihatin dengan perkembangan sepakbola usia dini di Indonesia. (Foto: Zanel Farha/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F Tiago, menilai para pemain muda Tanah Air memiliki bakat yang bagus. Hanya, ia merasa perkembangan pemain muda itulah yang masih menjadi masalah untuk sepakbola Indonesia.

Sepakbola Indonesia bisa dibilang belum juga memberikan perkembangan. Tidak ada prestasi yang diraih membuat banyak pihak menilai sepakbola di Tanah Air cenderung diam di tempat, atau bahkan menurun.

Menurut Jacksen, masalah tersebut sejatinya bukan karena Indonesia tidak memiliki para pemain yang bagus. Pria berusia 48 tahun itu menilai, masalah yang ada terjadi karena transisi perkembangan pemain muda begitu lambat.

&quot;Pemain muda Indonesia itu banyak yang bagus. Tapi transisinya saat ke level yang lebih tinggi itulah yang menjadi masalah Indonesia saat ini,&quot; ungkap Jacksen saat ditemui usai Konferensi Pers AQUA Danone Nation Cup 2016 di Ritz-Carlton Hotel, Jakarta, Kamis (21/7/2016).

&quot;Kelanjutan (perkembangan pemain muda) itu tidak ada. Karena itu, Muchlis (Hadi, pemain Timnas U-23 yang menunjukkan bakatnya di AQUA Danone Nation Cup 2005), ini adalah contoh yang bagus. Semoga Indonesia punya Muchlis-Muchlis yang lain, pemain yang bisa berkembang,&quot; sambung mantan pelatih Persipura Jayapura itu.</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F Tiago, menilai para pemain muda Tanah Air memiliki bakat yang bagus. Hanya, ia merasa perkembangan pemain muda itulah yang masih menjadi masalah untuk sepakbola Indonesia.

Sepakbola Indonesia bisa dibilang belum juga memberikan perkembangan. Tidak ada prestasi yang diraih membuat banyak pihak menilai sepakbola di Tanah Air cenderung diam di tempat, atau bahkan menurun.

Menurut Jacksen, masalah tersebut sejatinya bukan karena Indonesia tidak memiliki para pemain yang bagus. Pria berusia 48 tahun itu menilai, masalah yang ada terjadi karena transisi perkembangan pemain muda begitu lambat.

&quot;Pemain muda Indonesia itu banyak yang bagus. Tapi transisinya saat ke level yang lebih tinggi itulah yang menjadi masalah Indonesia saat ini,&quot; ungkap Jacksen saat ditemui usai Konferensi Pers AQUA Danone Nation Cup 2016 di Ritz-Carlton Hotel, Jakarta, Kamis (21/7/2016).

&quot;Kelanjutan (perkembangan pemain muda) itu tidak ada. Karena itu, Muchlis (Hadi, pemain Timnas U-23 yang menunjukkan bakatnya di AQUA Danone Nation Cup 2005), ini adalah contoh yang bagus. Semoga Indonesia punya Muchlis-Muchlis yang lain, pemain yang bisa berkembang,&quot; sambung mantan pelatih Persipura Jayapura itu.</content:encoded></item></channel></rss>
