<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Renato Sanches si Kartu As Portugal di Piala Eropa 2016</title><description>Sanches disebut-sebut sebagai pemain kunci atas keberhasilan Portugal di Piala Eropa 2016.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/07/02/3/1431065/renato-sanches-si-kartu-as-portugal-di-piala-eropa-2016</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/07/02/3/1431065/renato-sanches-si-kartu-as-portugal-di-piala-eropa-2016"/><item><title>Renato Sanches si Kartu As Portugal di Piala Eropa 2016</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/07/02/3/1431065/renato-sanches-si-kartu-as-portugal-di-piala-eropa-2016</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/07/02/3/1431065/renato-sanches-si-kartu-as-portugal-di-piala-eropa-2016</guid><pubDate>Sabtu 02 Juli 2016 03:39 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/02/3/1431065/renato-sanches-si-kartu-as-portugal-di-piala-eropa-2016-0Ef86BuDJw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Renato Sanches (Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/02/3/1431065/renato-sanches-si-kartu-as-portugal-di-piala-eropa-2016-0Ef86BuDJw.jpg</image><title>Renato Sanches (Foto: REUTERS)</title></images><description>MARSEILLE &amp;ndash; Penampilan Renato Sanches bersama Timnas Portugal di gelaran Piala Eropa 2016 memang mampu membuat banyak kalangan berdecak kagum. Bahkan gelandang berusia 18 tahun itu dinobatkan sebagai Man of the Match sebanyak dua kali beruntun.
Gelar tersebut pertama kali didapat Sanches ketika membantu Portugal menaklukkan Kroasia di babak 16 besar Piala Eropa 2016. Sementara gelar kedua sukses diraihnya ketika ikut membantu Portugal menyingkirkan Polandia di babak perempatfinal Piala Eropa 2016.
Melihat kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari sang pelatih, Fernando Santos. Ia mengakui bahwa Sanches merupakan pemain kunci Portugal ketika berhadapan dengan Polandia kemarin.
&amp;ldquo;Polandia bermain sangat bagus, tapi saya punya strategi dengan William Carvalho, Renato Sanches, dan Adrien Silva untuk menutup pemain lawan. Kami membiarkan mereka mengambil alih untuk sementara, jadi saya bicara pada Sanches untuk mengubah keadaan dan meminta Nani untuk sedikit bertahan,&amp;rdquo; ucap Santos, seperti dilansir dari Sky Sports, Sabtu (2/7/2016).
&amp;ldquo;Beruntungnya kami bisa mendapat gol melalui aksi dari Renato, dan membuat mental kami kembali terangkat di pertandingan itu. Tidak bisa saya pungkiri bahwa Renato memang kartu As kami pada setiap laga di Piala Eropa 2016,&amp;rdquo; tuntas pelatih berusia 61 tahun tersebut.</description><content:encoded>MARSEILLE &amp;ndash; Penampilan Renato Sanches bersama Timnas Portugal di gelaran Piala Eropa 2016 memang mampu membuat banyak kalangan berdecak kagum. Bahkan gelandang berusia 18 tahun itu dinobatkan sebagai Man of the Match sebanyak dua kali beruntun.
Gelar tersebut pertama kali didapat Sanches ketika membantu Portugal menaklukkan Kroasia di babak 16 besar Piala Eropa 2016. Sementara gelar kedua sukses diraihnya ketika ikut membantu Portugal menyingkirkan Polandia di babak perempatfinal Piala Eropa 2016.
Melihat kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari sang pelatih, Fernando Santos. Ia mengakui bahwa Sanches merupakan pemain kunci Portugal ketika berhadapan dengan Polandia kemarin.
&amp;ldquo;Polandia bermain sangat bagus, tapi saya punya strategi dengan William Carvalho, Renato Sanches, dan Adrien Silva untuk menutup pemain lawan. Kami membiarkan mereka mengambil alih untuk sementara, jadi saya bicara pada Sanches untuk mengubah keadaan dan meminta Nani untuk sedikit bertahan,&amp;rdquo; ucap Santos, seperti dilansir dari Sky Sports, Sabtu (2/7/2016).
&amp;ldquo;Beruntungnya kami bisa mendapat gol melalui aksi dari Renato, dan membuat mental kami kembali terangkat di pertandingan itu. Tidak bisa saya pungkiri bahwa Renato memang kartu As kami pada setiap laga di Piala Eropa 2016,&amp;rdquo; tuntas pelatih berusia 61 tahun tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
