<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Legenda United Terpesona dengan Atletico</title><description>Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengaku kagum dengan penampilan Atletico Madrid saat melawan Bayern Munich.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/05/05/261/1380745/legenda-united-terpesona-dengan-atletico</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/05/05/261/1380745/legenda-united-terpesona-dengan-atletico"/><item><title>Legenda United Terpesona dengan Atletico</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/05/05/261/1380745/legenda-united-terpesona-dengan-atletico</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/05/05/261/1380745/legenda-united-terpesona-dengan-atletico</guid><pubDate>Kamis 05 Mei 2016 00:04 WIB</pubDate><dc:creator>Pidekso Gentur Satriaji</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/05/261/1380745/legenda-united-terpesona-dengan-atletico-O9IOLMabE4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Atletico tembus final Liga Champions (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/05/261/1380745/legenda-united-terpesona-dengan-atletico-O9IOLMabE4.jpg</image><title>Atletico tembus final Liga Champions (Foto: Reuters)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengaku kagum dengan penampilan Atletico Madrid saat melawan Bayern Munich di leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu 4 Mei 2016. Tak tanggung-tanggung, dia menilai El Atleti sudah sejajar dengan klub-klub besar Eropa.
Atletico dikenal sebagai tim yang memiliki pertahanan solid sejak dilatih Diego Simeone pada 2011. Permainan pragmatis Los Rojiblancos tersebut tak jarang mendapatkan kritik dari pencinta sepakbola.
Meski begitu, Atletico tetap membuktikan diri sebagai tim yang konsisten dan berhasil menggondol trofi La Liga, Europa League, serta Copa del Rey. Atletico pimpinan Simeone juga mencatatkan dua kali lolos ke final Liga Champions.
&amp;ldquo;Mereka enak dilihat. Beberapa orang menginginkan sepakbola menyerang dan menegangkan seperti yang dimainkan Barcelona dan Bayern Munich. Akan tetapi, saya sama senangnya dengan tipe sepakbola seperti ini,&amp;rdquo; kata Ferdinand, seperti dikutip dari BT Sport, Kamis (5/5/2016).
&amp;ldquo;Seorang manajer harus membuat lingkungan di mana para pemain percaya dengan taktiknya. Mereka  bermain dengan intensitas dan melakukannya secara konsisten. Itu menjadi kepercayaan yang orisinal. Itu semua tergantung Simeone. Dia dan stafnya telah membuat fondasi itu,&amp;rdquo; jelasnya.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengaku kagum dengan penampilan Atletico Madrid saat melawan Bayern Munich di leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu 4 Mei 2016. Tak tanggung-tanggung, dia menilai El Atleti sudah sejajar dengan klub-klub besar Eropa.
Atletico dikenal sebagai tim yang memiliki pertahanan solid sejak dilatih Diego Simeone pada 2011. Permainan pragmatis Los Rojiblancos tersebut tak jarang mendapatkan kritik dari pencinta sepakbola.
Meski begitu, Atletico tetap membuktikan diri sebagai tim yang konsisten dan berhasil menggondol trofi La Liga, Europa League, serta Copa del Rey. Atletico pimpinan Simeone juga mencatatkan dua kali lolos ke final Liga Champions.
&amp;ldquo;Mereka enak dilihat. Beberapa orang menginginkan sepakbola menyerang dan menegangkan seperti yang dimainkan Barcelona dan Bayern Munich. Akan tetapi, saya sama senangnya dengan tipe sepakbola seperti ini,&amp;rdquo; kata Ferdinand, seperti dikutip dari BT Sport, Kamis (5/5/2016).
&amp;ldquo;Seorang manajer harus membuat lingkungan di mana para pemain percaya dengan taktiknya. Mereka  bermain dengan intensitas dan melakukannya secara konsisten. Itu menjadi kepercayaan yang orisinal. Itu semua tergantung Simeone. Dia dan stafnya telah membuat fondasi itu,&amp;rdquo; jelasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
