<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Tersingkirnya Wolfsburg dari Madrid</title><description>Wolfsburg harus tersingkir dari Liga Champions.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/04/14/261/1362313/alasan-tersingkirnya-wolfsburg-dari-madrid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/04/14/261/1362313/alasan-tersingkirnya-wolfsburg-dari-madrid"/><item><title>Alasan Tersingkirnya Wolfsburg dari Madrid</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/04/14/261/1362313/alasan-tersingkirnya-wolfsburg-dari-madrid</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/04/14/261/1362313/alasan-tersingkirnya-wolfsburg-dari-madrid</guid><pubDate>Kamis 14 April 2016 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/14/261/1362313/alasan-tersingkirnya-wolfsburg-dari-madrid-bHDDUosAqt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan tersingkirnya Wolfsburg. (Foto:AFP/Javier Soriano)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/14/261/1362313/alasan-tersingkirnya-wolfsburg-dari-madrid-bHDDUosAqt.jpg</image><title>Alasan tersingkirnya Wolfsburg. (Foto:AFP/Javier Soriano)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Gelandang VfL Wolfsburg, Maximilian Arnold, mengungkapkan alasan timnya gagal lolos ke babak semifinal Liga Champions musim 2015-2016. Menurut Arnold, timnya bermain terlalu berhati-hati saat melawan Real Madrid pada leg kedua yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu 13 April 2016 dini hari WIB.

Alhasil, Die Wolfe harus menerima kenyataan pahit tersingkir atas Madrid di fase perempatfinal dengan agregat 3-2. Wolfsburg gagal memanfaatkan keunggulan defisit dua gol yang diraih saat leg pertama.

&amp;ldquo;Ini adalah kenyataan pahit yang mengecewakan mengingat kami berhasil memimpin 2-0 di leg pertama,&amp;rdquo; kata Arnold, seperti disadur dari FourFourTwo, Kamis (14/4/2016).

&amp;ldquo;Dalam 20 menit pertama, kami terlalu berhati-hati, tapi kami mulai menemukan permainan kami setelahnya. Akhirnya, kami tidak memiliki keberuntungan,&amp;rdquo; jelasnya.

Madrid memang tampil perkasa di 20 menit pertama. Memasuki menit 15, Cristino Ronaldo berhasil membuka keunggulaan setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Wolfsburg.

Hanya berselang dua menit, Ronaldo memaksa Diego Benaglio untuk kembali memungut bola dari gawaangnya. CR7 memastikan Madrid mampu menyingkirkan Wolfsburg melalui sepakan bola mati pada menit 77.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Gelandang VfL Wolfsburg, Maximilian Arnold, mengungkapkan alasan timnya gagal lolos ke babak semifinal Liga Champions musim 2015-2016. Menurut Arnold, timnya bermain terlalu berhati-hati saat melawan Real Madrid pada leg kedua yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu 13 April 2016 dini hari WIB.

Alhasil, Die Wolfe harus menerima kenyataan pahit tersingkir atas Madrid di fase perempatfinal dengan agregat 3-2. Wolfsburg gagal memanfaatkan keunggulan defisit dua gol yang diraih saat leg pertama.

&amp;ldquo;Ini adalah kenyataan pahit yang mengecewakan mengingat kami berhasil memimpin 2-0 di leg pertama,&amp;rdquo; kata Arnold, seperti disadur dari FourFourTwo, Kamis (14/4/2016).

&amp;ldquo;Dalam 20 menit pertama, kami terlalu berhati-hati, tapi kami mulai menemukan permainan kami setelahnya. Akhirnya, kami tidak memiliki keberuntungan,&amp;rdquo; jelasnya.

Madrid memang tampil perkasa di 20 menit pertama. Memasuki menit 15, Cristino Ronaldo berhasil membuka keunggulaan setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Wolfsburg.

Hanya berselang dua menit, Ronaldo memaksa Diego Benaglio untuk kembali memungut bola dari gawaangnya. CR7 memastikan Madrid mampu menyingkirkan Wolfsburg melalui sepakan bola mati pada menit 77.</content:encoded></item></channel></rss>
