<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Top Score: 11 Pemain Terbaik Dunia Pilihan Johan Cruyff </title><description>Tidak ada nama Messi, Ronaldo, Rooney dan Ibra.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/03/25/51/1345691/top-score-11-pemain-terbaik-dunia-pilihan-johan-cruyff</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/03/25/51/1345691/top-score-11-pemain-terbaik-dunia-pilihan-johan-cruyff"/><item><title>Top Score: 11 Pemain Terbaik Dunia Pilihan Johan Cruyff </title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/03/25/51/1345691/top-score-11-pemain-terbaik-dunia-pilihan-johan-cruyff</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/03/25/51/1345691/top-score-11-pemain-terbaik-dunia-pilihan-johan-cruyff</guid><pubDate>Jum'at 25 Maret 2016 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Zanel Farha Wilda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/25/51/1345691/top-score-11-pemain-terbaik-dunia-pilihan-johan-cruyff-JZJuvKHvqn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cruyff (kiri) dan Pele (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/25/51/1345691/top-score-11-pemain-terbaik-dunia-pilihan-johan-cruyff-JZJuvKHvqn.jpg</image><title>Cruyff (kiri) dan Pele (Foto: AFP)</title></images><description>KEPERGIAN Johan Cruyff, Kamis 24 Maret 2016, meninggalkan duka yang mendalam bagi persepakbolaan dunia. Betapa tidak, Cruyff dikenal sebagai salah satu legenda sepakbola yang tak hanya hebat sebagai pemain, namun juga luar biasa dalam melatih.
Mendiang Cruyff dikenal sebagai sosok pesepakbola hebat yang memiliki sudut pandang berbeda dengan orang kebanyakan. Salah satunya adalah ketika mantan pemain Timnas Belanda itu menuliskan siapa 11 pemain terbaik dunia di matanya dalam bukunya yang berjudul &amp;ldquo;Football, My Philosophy&amp;rdquo;.
Ketika semua orang menilai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo pantas menjadi bagian dari kesebelasan terbaik dunia, Cruyff berpikiran yang lain. Hal itu dibuktikannya dengan tidak memasukkan nama Messi dan Ronaldo di kesebelasan terbaik di bukunya.
Lantas, siapa saja pemain terbaik pilihan Johan Cruyff? Berikut daftar lengkap 11 pemain terbaik di mata legenda Barcelona tersebut dalam formasi 3-4-3, seperti mengutip dari Daily Mail, Jumat (25/3/2016):
1. Lev Yashin
Di posisi kiper, Cruyff memilih mendiang Lev Yashin. Mantan kiper berkebangsaan Uni Soviet (sekarang Rusia) tersebut memang dikenal sebagai penjaga gawang terbaik yang ada dalam sejarah sepakbola dunia. Semasa kariernya, ia memperkuat klub Dynamo Moscow dan sukses memberikan lime trofi Liga Soviet dan tiga trofi Piala Soviet. Bersama Timnas Uni Soviet, dia sukses mempersembahkan satu gelar Piala Eropa 1960.
2. Carlos Alberto
Pada pos bek kanan, pilihan Cruyff jatuh kepada mantan pemain internasional Brasil, Carlos Alberto. Semasa kariernya, Alberto dikenal sebagai legenda dari klub Santos. Bersama Santos, pria yang kini berusia 71 tahun itu bermain selama delapan musim dan mencatatkan 445 penampilan di liga domestik Brasil. Alberto pernah mendapat penghargaan individu Brazilian Football Museum Hall of Fame dan masuk dalam daftar 100 pemain terbaik FIFA di 2004.3. Franz Beckenbauer
Franz Beckenbauer masuk dalam pemain terbaik pilihan Cruyff. Legenda sepakbola Jerman itu memang dikenal andal dalam mengisi posnya sebagai sweeper (posisi bek tengah yang berdiri paling belakang persis di depan kiper). Semasa kariernya, Der Kaiser &amp;ndash;julukan Beckenbauer&amp;ndash; paling lama membela Bayern Munich. Bersama Bayern, ia tercatat menyumbangkan 13 gelar dengan rincian empat gelar Bundesliga, empat DFB Pokal, tiga Liga Champions (dulu bernama European Cup), satu UEFA Winners Cup, dan satu Intercontinental Cup.
4. Ruud Krol
Berikutnya ada mantan pemain Timnas Belanda, Ruud Krol. Krol memang bukan sosok asing dalam karier Cruyff. Keduanya pernah bermain bersama ketika masih membela Ajax Amsterdam dari 1968 hingga 1973. Bersama Ajax, ia menyumbangkan 15 gelar, termasuk di antaranya tiga gelar beruntun Liga Champions yang dimenangkannya bersama Cruyff.
5. Pep Guardiola
Pep Guardiola merupakan satu sosok yang sangat dikagumi Cruyff. Cruyff menilai Guardiola adalah pelatih yang luar biasa. Bahkan, Cruyff mengaku beruntung ketika dirinya sudah pensiun, pelatih Bayern Munich itu baru memulai kariernya sebagai pelatih. Karena kalau tidak, ia yakin Guardiola bisa mengancam kariernya.
Kehebatan Guadiola memang tidak perlu diragukan lagi. Sebelum dikenal hebat sebagai pelatih, ia sudah dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan top. Ia pernah meraih gelar individu Pemain Terbaik Spanyol pada 1992.
6. Sir Bobby Charlton
Berikutnya ada nama Sir Bobby Charlton yang menjadi pilihan Cruyff. Charlton dan Cruyff diketahui memang saling mengenal baik. Bahkan, nama Cruyff juga masuk dalam kesebelasan terbaik di mata Charlton.
Semasa kariernya, Charlton paling lama bermain untuk Manchester United yakni selama 17 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, pria yang kini berusia 78 tahun itu mampu mempersembahkan tiga gelar liga domestik, satu gelar FA Cup, empat gelar Community Shield (dulu bernama Charity Shield), dan satu gelar Liga Champions.
  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              
3. Franz Beckenbauer
Franz Beckenbauer masuk dalam pemain terbaik pilihan Cruyff. Legenda sepakbola Jerman itu memang dikenal andal dalam mengisi posnya sebagai sweeper (posisi bek tengah yang berdiri paling belakang persis di depan kiper). Semasa kariernya, Der Kaiser &amp;ndash;julukan Beckenbauer&amp;ndash; paling lama membela Bayern Munich. Bersama Bayern, ia tercatat menyumbangkan 13 gelar dengan rincian empat gelar Bundesliga, empat DFB Pokal, tiga Liga Champions (dulu bernama European Cup), satu UEFA Winners Cup, dan satu Intercontinental Cup.
4. Ruud Krol
Berikutnya ada mantan pemain Timnas Belanda, Ruud Krol. Krol memang bukan sosok asing dalam karier Cruyff. Keduanya pernah bermain bersama ketika masih membela Ajax Amsterdam dari 1968 hingga 1973. Bersama Ajax, ia menyumbangkan 15 gelar, termasuk di antaranya tiga gelar beruntun Liga Champions yang dimenangkannya bersama Cruyff.
5. Pep Guardiola
Pep Guardiola merupakan satu sosok yang sangat dikagumi Cruyff. Cruyff menilai Guardiola adalah pelatih yang luar biasa. Bahkan, Cruyff mengaku beruntung ketika dirinya sudah pensiun, pelatih Bayern Munich itu baru memulai kariernya sebagai pelatih. Karena kalau tidak, ia yakin Guardiola bisa mengancam kariernya.
Kehebatan Guadiola memang tidak perlu diragukan lagi. Sebelum dikenal hebat sebagai pelatih, ia sudah dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan top. Ia pernah meraih gelar individu Pemain Terbaik Spanyol pada 1992.
6. Sir Bobby Charlton
Berikutnya ada nama Sir Bobby Charlton yang menjadi pilihan Cruyff. Charlton dan Cruyff diketahui memang saling mengenal baik. Bahkan, nama Cruyff juga masuk dalam kesebelasan terbaik di mata Charlton.
Semasa kariernya, Charlton paling lama bermain untuk Manchester United yakni selama 17 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, pria yang kini berusia 78 tahun itu mampu mempersembahkan tiga gelar liga domestik, satu gelar FA Cup, empat gelar Community Shield (dulu bernama Charity Shield), dan satu gelar Liga Champions.
                                                                                                                                              7. Alfredo di Stefano
Mendiang Alfredo di Stefano masuk ke dalam pilihan Cruyff. Cruyff disebut-sebut memang sangat mengagumi mantan pesepakbola yang meraih kesuksesan besar bersama Real Madrid tersebut. Di Madrid, Di Stefano mampu meraih lima gelar Liga Champions dan delapan gelar La Liga, serta masing-masing satu gelar Intercontinental Cup dan Copa del Rey.
8. Piet Keizer
Piet Keizer masuk menjadi winger terbaik pilihan Cruyff. Keizer bisa dikatakan sebagai pemain satu angkatan Cruyff. Keizer menjadi rekan setim sepanjang karier Cruyff bermain bersama Ajax Amsterdam. Pria yang kini berusia 72 tahun tersebut memang hanya membela de Godenzonen &amp;ndash;julukan Ajax&amp;ndash; sepanjang karier sepakbolanya. Bersama Ajax, total ia meraih 17 gelar, termasuk enam gelar Eredivisie, empat gelar KNVB Cup, dan tiga gelar beruntun Liga Champions.
9. Diego Maradona
Dalam statusnya yang dulu dikenal sebagai pesepakbola kontroversional, Cruyff tetap menilai Maradona adalah salah satu penyerang terbaik di dunia. Tak heran memang, mengingat betapa luar biasanya jumlah gol yang lahir dari kakinya, khususnya ketika masih membela klub Argentinos Juniors di awal karier profesionalnya. Sukses diraih legenda sepakbola Argentina itu saat membela Napoli di musim 1984 hingga 1991, dengan total lima gelar dikoleksinya.
10. Pele
Dengan nama besar yang dimilikinya hingga saat ini, tentu tidak mengherankan melihat nama Pele masuk dalam pilihan Cruyff. Kualitas legenda sepakbola Brasil itu memang tidak perlu diragukan lagi. Catatan 619 gol dari 638 penampilannya untuk Santos di liga domestik sudah cukup membuktikan bahwa Pele layak menjadi salah satu penyerang terbaik pilihan Cruyff. Berkat Pele, Santos meraih 26 gelar. Tidak hanya di level klub, Pele juga luar biasa bagi Timnas Brasil dengan memberikan tiga gelar juara dunia.
11. Garrincha
Mendiang Garrincha menjadi pemain terakhir yang masuk dalam daftar Cruyff. Garrincha memang disebut-sebut salah satu pesepakbola terbaik yang ada dalam sejarah sepakbola Brasil. Total ada 17 penghargaan pribadi yang diraih Garrincha semasa kariernya sebagai pemain sepakbola. Ia juga dinilai sebagai salah satu yang berjasa ketika membawa Brasil menjuarai Piala Dunia dua kali beruntun yakni pada 1958 dan 1962.</description><content:encoded>KEPERGIAN Johan Cruyff, Kamis 24 Maret 2016, meninggalkan duka yang mendalam bagi persepakbolaan dunia. Betapa tidak, Cruyff dikenal sebagai salah satu legenda sepakbola yang tak hanya hebat sebagai pemain, namun juga luar biasa dalam melatih.
Mendiang Cruyff dikenal sebagai sosok pesepakbola hebat yang memiliki sudut pandang berbeda dengan orang kebanyakan. Salah satunya adalah ketika mantan pemain Timnas Belanda itu menuliskan siapa 11 pemain terbaik dunia di matanya dalam bukunya yang berjudul &amp;ldquo;Football, My Philosophy&amp;rdquo;.
Ketika semua orang menilai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo pantas menjadi bagian dari kesebelasan terbaik dunia, Cruyff berpikiran yang lain. Hal itu dibuktikannya dengan tidak memasukkan nama Messi dan Ronaldo di kesebelasan terbaik di bukunya.
Lantas, siapa saja pemain terbaik pilihan Johan Cruyff? Berikut daftar lengkap 11 pemain terbaik di mata legenda Barcelona tersebut dalam formasi 3-4-3, seperti mengutip dari Daily Mail, Jumat (25/3/2016):
1. Lev Yashin
Di posisi kiper, Cruyff memilih mendiang Lev Yashin. Mantan kiper berkebangsaan Uni Soviet (sekarang Rusia) tersebut memang dikenal sebagai penjaga gawang terbaik yang ada dalam sejarah sepakbola dunia. Semasa kariernya, ia memperkuat klub Dynamo Moscow dan sukses memberikan lime trofi Liga Soviet dan tiga trofi Piala Soviet. Bersama Timnas Uni Soviet, dia sukses mempersembahkan satu gelar Piala Eropa 1960.
2. Carlos Alberto
Pada pos bek kanan, pilihan Cruyff jatuh kepada mantan pemain internasional Brasil, Carlos Alberto. Semasa kariernya, Alberto dikenal sebagai legenda dari klub Santos. Bersama Santos, pria yang kini berusia 71 tahun itu bermain selama delapan musim dan mencatatkan 445 penampilan di liga domestik Brasil. Alberto pernah mendapat penghargaan individu Brazilian Football Museum Hall of Fame dan masuk dalam daftar 100 pemain terbaik FIFA di 2004.3. Franz Beckenbauer
Franz Beckenbauer masuk dalam pemain terbaik pilihan Cruyff. Legenda sepakbola Jerman itu memang dikenal andal dalam mengisi posnya sebagai sweeper (posisi bek tengah yang berdiri paling belakang persis di depan kiper). Semasa kariernya, Der Kaiser &amp;ndash;julukan Beckenbauer&amp;ndash; paling lama membela Bayern Munich. Bersama Bayern, ia tercatat menyumbangkan 13 gelar dengan rincian empat gelar Bundesliga, empat DFB Pokal, tiga Liga Champions (dulu bernama European Cup), satu UEFA Winners Cup, dan satu Intercontinental Cup.
4. Ruud Krol
Berikutnya ada mantan pemain Timnas Belanda, Ruud Krol. Krol memang bukan sosok asing dalam karier Cruyff. Keduanya pernah bermain bersama ketika masih membela Ajax Amsterdam dari 1968 hingga 1973. Bersama Ajax, ia menyumbangkan 15 gelar, termasuk di antaranya tiga gelar beruntun Liga Champions yang dimenangkannya bersama Cruyff.
5. Pep Guardiola
Pep Guardiola merupakan satu sosok yang sangat dikagumi Cruyff. Cruyff menilai Guardiola adalah pelatih yang luar biasa. Bahkan, Cruyff mengaku beruntung ketika dirinya sudah pensiun, pelatih Bayern Munich itu baru memulai kariernya sebagai pelatih. Karena kalau tidak, ia yakin Guardiola bisa mengancam kariernya.
Kehebatan Guadiola memang tidak perlu diragukan lagi. Sebelum dikenal hebat sebagai pelatih, ia sudah dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan top. Ia pernah meraih gelar individu Pemain Terbaik Spanyol pada 1992.
6. Sir Bobby Charlton
Berikutnya ada nama Sir Bobby Charlton yang menjadi pilihan Cruyff. Charlton dan Cruyff diketahui memang saling mengenal baik. Bahkan, nama Cruyff juga masuk dalam kesebelasan terbaik di mata Charlton.
Semasa kariernya, Charlton paling lama bermain untuk Manchester United yakni selama 17 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, pria yang kini berusia 78 tahun itu mampu mempersembahkan tiga gelar liga domestik, satu gelar FA Cup, empat gelar Community Shield (dulu bernama Charity Shield), dan satu gelar Liga Champions.
  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              
3. Franz Beckenbauer
Franz Beckenbauer masuk dalam pemain terbaik pilihan Cruyff. Legenda sepakbola Jerman itu memang dikenal andal dalam mengisi posnya sebagai sweeper (posisi bek tengah yang berdiri paling belakang persis di depan kiper). Semasa kariernya, Der Kaiser &amp;ndash;julukan Beckenbauer&amp;ndash; paling lama membela Bayern Munich. Bersama Bayern, ia tercatat menyumbangkan 13 gelar dengan rincian empat gelar Bundesliga, empat DFB Pokal, tiga Liga Champions (dulu bernama European Cup), satu UEFA Winners Cup, dan satu Intercontinental Cup.
4. Ruud Krol
Berikutnya ada mantan pemain Timnas Belanda, Ruud Krol. Krol memang bukan sosok asing dalam karier Cruyff. Keduanya pernah bermain bersama ketika masih membela Ajax Amsterdam dari 1968 hingga 1973. Bersama Ajax, ia menyumbangkan 15 gelar, termasuk di antaranya tiga gelar beruntun Liga Champions yang dimenangkannya bersama Cruyff.
5. Pep Guardiola
Pep Guardiola merupakan satu sosok yang sangat dikagumi Cruyff. Cruyff menilai Guardiola adalah pelatih yang luar biasa. Bahkan, Cruyff mengaku beruntung ketika dirinya sudah pensiun, pelatih Bayern Munich itu baru memulai kariernya sebagai pelatih. Karena kalau tidak, ia yakin Guardiola bisa mengancam kariernya.
Kehebatan Guadiola memang tidak perlu diragukan lagi. Sebelum dikenal hebat sebagai pelatih, ia sudah dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan top. Ia pernah meraih gelar individu Pemain Terbaik Spanyol pada 1992.
6. Sir Bobby Charlton
Berikutnya ada nama Sir Bobby Charlton yang menjadi pilihan Cruyff. Charlton dan Cruyff diketahui memang saling mengenal baik. Bahkan, nama Cruyff juga masuk dalam kesebelasan terbaik di mata Charlton.
Semasa kariernya, Charlton paling lama bermain untuk Manchester United yakni selama 17 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, pria yang kini berusia 78 tahun itu mampu mempersembahkan tiga gelar liga domestik, satu gelar FA Cup, empat gelar Community Shield (dulu bernama Charity Shield), dan satu gelar Liga Champions.
                                                                                                                                              7. Alfredo di Stefano
Mendiang Alfredo di Stefano masuk ke dalam pilihan Cruyff. Cruyff disebut-sebut memang sangat mengagumi mantan pesepakbola yang meraih kesuksesan besar bersama Real Madrid tersebut. Di Madrid, Di Stefano mampu meraih lima gelar Liga Champions dan delapan gelar La Liga, serta masing-masing satu gelar Intercontinental Cup dan Copa del Rey.
8. Piet Keizer
Piet Keizer masuk menjadi winger terbaik pilihan Cruyff. Keizer bisa dikatakan sebagai pemain satu angkatan Cruyff. Keizer menjadi rekan setim sepanjang karier Cruyff bermain bersama Ajax Amsterdam. Pria yang kini berusia 72 tahun tersebut memang hanya membela de Godenzonen &amp;ndash;julukan Ajax&amp;ndash; sepanjang karier sepakbolanya. Bersama Ajax, total ia meraih 17 gelar, termasuk enam gelar Eredivisie, empat gelar KNVB Cup, dan tiga gelar beruntun Liga Champions.
9. Diego Maradona
Dalam statusnya yang dulu dikenal sebagai pesepakbola kontroversional, Cruyff tetap menilai Maradona adalah salah satu penyerang terbaik di dunia. Tak heran memang, mengingat betapa luar biasanya jumlah gol yang lahir dari kakinya, khususnya ketika masih membela klub Argentinos Juniors di awal karier profesionalnya. Sukses diraih legenda sepakbola Argentina itu saat membela Napoli di musim 1984 hingga 1991, dengan total lima gelar dikoleksinya.
10. Pele
Dengan nama besar yang dimilikinya hingga saat ini, tentu tidak mengherankan melihat nama Pele masuk dalam pilihan Cruyff. Kualitas legenda sepakbola Brasil itu memang tidak perlu diragukan lagi. Catatan 619 gol dari 638 penampilannya untuk Santos di liga domestik sudah cukup membuktikan bahwa Pele layak menjadi salah satu penyerang terbaik pilihan Cruyff. Berkat Pele, Santos meraih 26 gelar. Tidak hanya di level klub, Pele juga luar biasa bagi Timnas Brasil dengan memberikan tiga gelar juara dunia.
11. Garrincha
Mendiang Garrincha menjadi pemain terakhir yang masuk dalam daftar Cruyff. Garrincha memang disebut-sebut salah satu pesepakbola terbaik yang ada dalam sejarah sepakbola Brasil. Total ada 17 penghargaan pribadi yang diraih Garrincha semasa kariernya sebagai pemain sepakbola. Ia juga dinilai sebagai salah satu yang berjasa ketika membawa Brasil menjuarai Piala Dunia dua kali beruntun yakni pada 1958 dan 1962.</content:encoded></item></channel></rss>
