<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kelebihan Lapangan Sintetis Dibanding Rumput Alami</title><description>Fasilitas sepakbola yang banyak, lengkap dan modern masih sangat kurang di Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/03/24/51/1344727/kelebihan-lapangan-sintetis-dibanding-rumput-alami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/03/24/51/1344727/kelebihan-lapangan-sintetis-dibanding-rumput-alami"/><item><title>Kelebihan Lapangan Sintetis Dibanding Rumput Alami</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/03/24/51/1344727/kelebihan-lapangan-sintetis-dibanding-rumput-alami</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/03/24/51/1344727/kelebihan-lapangan-sintetis-dibanding-rumput-alami</guid><pubDate>Kamis 24 Maret 2016 13:09 WIB</pubDate><dc:creator>Tatang Adhiwidharta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/24/51/1344727/kelebihan-lapangan-sintetis-dibanding-rumput-alami-xzg0IWNXqZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto ilustrasi: AFP</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/24/51/1344727/kelebihan-lapangan-sintetis-dibanding-rumput-alami-xzg0IWNXqZ.jpg</image><title>Foto ilustrasi: AFP</title></images><description>JAKARTA - Sepakbola merupakan olahraga yang paling banyak digemari di dunia, juga di Indonesia. Sayangnya, permainan si kulit bundar ini belum didukung fasilitas yang memadai di negara ini seperti yang dimiliki negara-negara lain layaknya Singapura, Malaysia atau Jepang.
Di luar negeri terutama di Eropa Barat, sepakbola sudah banyak menggunakan rumput sintetis. Bahkan lapangan latihan yang menggunakan rumput sintetis di Eropa bisa terus dipakai tanpa mengenal iklim.
Aldrey Hansyah, direksi salah satu penyedia rumput sintetis, mengungkapkan lapangan rumput sintetis bisa mengakomodasi kebutuhan pemain dan tim yang ingin menggunakannya tanpa terkendala faktor cuaca dan iklim. Ini dimungkinkan karena lapangan rumput sintetis tidak memakai bahan dari makhluk hidup, berbeda dengan rumput alami.
&amp;ldquo;Rumput sintetis sebenarnya diciptakan untuk sepakbola,&amp;rdquo; ujarnya di Jakarta, Kamis (24/3/2016).
Lapangan rumput sintetis pun bisa dibangun di berbagai tempat, asal ada lahan yang mulus dan aman dari genangan air.
&quot;(Hanya membutuhkan) elemen yang sangat penting yakni pasir dan karet granul (berbentuk seperti pasir),&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sepakbola merupakan olahraga yang paling banyak digemari di dunia, juga di Indonesia. Sayangnya, permainan si kulit bundar ini belum didukung fasilitas yang memadai di negara ini seperti yang dimiliki negara-negara lain layaknya Singapura, Malaysia atau Jepang.
Di luar negeri terutama di Eropa Barat, sepakbola sudah banyak menggunakan rumput sintetis. Bahkan lapangan latihan yang menggunakan rumput sintetis di Eropa bisa terus dipakai tanpa mengenal iklim.
Aldrey Hansyah, direksi salah satu penyedia rumput sintetis, mengungkapkan lapangan rumput sintetis bisa mengakomodasi kebutuhan pemain dan tim yang ingin menggunakannya tanpa terkendala faktor cuaca dan iklim. Ini dimungkinkan karena lapangan rumput sintetis tidak memakai bahan dari makhluk hidup, berbeda dengan rumput alami.
&amp;ldquo;Rumput sintetis sebenarnya diciptakan untuk sepakbola,&amp;rdquo; ujarnya di Jakarta, Kamis (24/3/2016).
Lapangan rumput sintetis pun bisa dibangun di berbagai tempat, asal ada lahan yang mulus dan aman dari genangan air.
&quot;(Hanya membutuhkan) elemen yang sangat penting yakni pasir dan karet granul (berbentuk seperti pasir),&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
