<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Almarhum Risnandar Pernah Memberi Pekerjaan untuk Djanur</title><description>Almarhum Risnandar adalah sosok yang peduli dengan sepakbola Bandung.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/03/04/49/1327790/almarhum-risnandar-pernah-memberi-pekerjaan-untuk-djanur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/03/04/49/1327790/almarhum-risnandar-pernah-memberi-pekerjaan-untuk-djanur"/><item><title>Almarhum Risnandar Pernah Memberi Pekerjaan untuk Djanur</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/03/04/49/1327790/almarhum-risnandar-pernah-memberi-pekerjaan-untuk-djanur</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/03/04/49/1327790/almarhum-risnandar-pernah-memberi-pekerjaan-untuk-djanur</guid><pubDate>Jum'at 04 Maret 2016 16:12 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/04/49/1327790/almarhum-risnandar-pernah-memberi-pekerjaan-untuk-djanur-UXJoTx9frw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Djadjang Nurdjaman. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/04/49/1327790/almarhum-risnandar-pernah-memberi-pekerjaan-untuk-djanur-UXJoTx9frw.jpg</image><title>Djadjang Nurdjaman. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Berita duka menghampiri publik sepakbola Bandung, khususnya untuk Persib Bandung. Mantan pemain serta pelatih Maung Bandung, Risnandar Soendoro, meninggal dunia pada Kamis (3/3/2016). Risnandar meninggal pada pukul 17.52 WIB di kediamannya di Awiligar, Bandung.

Semasa menjadi pemain Risnandar berposisi sebagai pemain bertahan. Bisa dikatakan sosok Risnandar merupakan salah satu pemain bertahan terbaik yang ada di sepakbola Indonesia, dan khususnya yang terbaik yang pernah ditelurkan oleh Persib Bandung.

Risnandar lahir pada 1948, pada 1967 ia masuk ke tim junior Persib Bandung. Hanya butuh waktu satu tahun saja untuk Risnandar sukses menembus tim utama Persib. Penampilan gemilang membuat dirinya semakin disegani di kancah persepakbolaan nasional.

Pada 1970 kariernya semakin menanjak. Hal itu dibuktikan dengan masuknnya ia ke jajaran skuad Timnas Indonesia. Pada 1973 Risnandar sukses mendapatkan gelar pemain terbaik nasional yang dianugerahi oleh PSSI.

Setelah malang melintang selama 10 tahun di dunia sepakbola Indonesia, akhirnya ia memutuskan untuk gantung sepatu pada 1978 saat usianya masih menginjak 30 tahun. Prestasinya yang tidak pernah terlupakan adalah membawa Persib kembali ke Divisi Utama Kompetisi Perserikatan pada 1983 setelah sempat terdgradasi pada 1978.

Mantan pelatih Persib, Djadjang 'Djanur' Nurdjaman, yang sedang berguru di Italia mengaku terkejut mendapat kabar duka tersebut. Ia mengaku almarhum adalah sosok yang sangat berjasa untuk karier dan hidupnya.

Momen paling tak bisa dilupakan adalah ketika Janur sedang menjalani pelatihan di PSSI. Saat itu, Risnandar menemuinya di Jakarta untuk memberikan berkas kerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk ditandatangani. Hal itu supaya Janur memiliki pekerjaan di PLN selain melangsungkan karir di sepakbola.

&amp;ldquo;Pernah suatu hari ketika saya training center PSSI di Jakarta, dia datang ke Jakarta bawa berkas dari PLN untuk saya tanda tangani, itu sebagai syarat untuk jadi pegawai PLN. Selamat jalan kang Ris,&amp;rdquo; ujarnya mengutip Simaung.com, Jumat (4/3/2016).</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Berita duka menghampiri publik sepakbola Bandung, khususnya untuk Persib Bandung. Mantan pemain serta pelatih Maung Bandung, Risnandar Soendoro, meninggal dunia pada Kamis (3/3/2016). Risnandar meninggal pada pukul 17.52 WIB di kediamannya di Awiligar, Bandung.

Semasa menjadi pemain Risnandar berposisi sebagai pemain bertahan. Bisa dikatakan sosok Risnandar merupakan salah satu pemain bertahan terbaik yang ada di sepakbola Indonesia, dan khususnya yang terbaik yang pernah ditelurkan oleh Persib Bandung.

Risnandar lahir pada 1948, pada 1967 ia masuk ke tim junior Persib Bandung. Hanya butuh waktu satu tahun saja untuk Risnandar sukses menembus tim utama Persib. Penampilan gemilang membuat dirinya semakin disegani di kancah persepakbolaan nasional.

Pada 1970 kariernya semakin menanjak. Hal itu dibuktikan dengan masuknnya ia ke jajaran skuad Timnas Indonesia. Pada 1973 Risnandar sukses mendapatkan gelar pemain terbaik nasional yang dianugerahi oleh PSSI.

Setelah malang melintang selama 10 tahun di dunia sepakbola Indonesia, akhirnya ia memutuskan untuk gantung sepatu pada 1978 saat usianya masih menginjak 30 tahun. Prestasinya yang tidak pernah terlupakan adalah membawa Persib kembali ke Divisi Utama Kompetisi Perserikatan pada 1983 setelah sempat terdgradasi pada 1978.

Mantan pelatih Persib, Djadjang 'Djanur' Nurdjaman, yang sedang berguru di Italia mengaku terkejut mendapat kabar duka tersebut. Ia mengaku almarhum adalah sosok yang sangat berjasa untuk karier dan hidupnya.

Momen paling tak bisa dilupakan adalah ketika Janur sedang menjalani pelatihan di PSSI. Saat itu, Risnandar menemuinya di Jakarta untuk memberikan berkas kerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk ditandatangani. Hal itu supaya Janur memiliki pekerjaan di PLN selain melangsungkan karir di sepakbola.

&amp;ldquo;Pernah suatu hari ketika saya training center PSSI di Jakarta, dia datang ke Jakarta bawa berkas dari PLN untuk saya tanda tangani, itu sebagai syarat untuk jadi pegawai PLN. Selamat jalan kang Ris,&amp;rdquo; ujarnya mengutip Simaung.com, Jumat (4/3/2016).</content:encoded></item></channel></rss>
