<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soccerpedia: Perbedaan Tendangan Bebas Langsung  dan Tidak Langsung</title><description>Peraturan tendangan bebas langsung dan tidak langsung ini belum banyak dipahami, bahkan oleh sebagian pemain dan pelatih.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/02/12/51/1310592/soccerpedia-perbedaan-tendangan-bebas-langsung-dan-tidak-langsung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/02/12/51/1310592/soccerpedia-perbedaan-tendangan-bebas-langsung-dan-tidak-langsung"/><item><title>Soccerpedia: Perbedaan Tendangan Bebas Langsung  dan Tidak Langsung</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/02/12/51/1310592/soccerpedia-perbedaan-tendangan-bebas-langsung-dan-tidak-langsung</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/02/12/51/1310592/soccerpedia-perbedaan-tendangan-bebas-langsung-dan-tidak-langsung</guid><pubDate>Jum'at 12 Februari 2016 16:17 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Hadi Purwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/12/51/1310592/soccerpedia-perbedaan-tendangan-bebas-langsung-dan-tidak-langsung-8J6udpIgBC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tendangan bebas terbagi dua, langsung dan tidak langsung (Foto: Carl de Souza/AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/12/51/1310592/soccerpedia-perbedaan-tendangan-bebas-langsung-dan-tidak-langsung-8J6udpIgBC.jpg</image><title>Tendangan bebas terbagi dua, langsung dan tidak langsung (Foto: Carl de Souza/AFP)</title></images><description>JIKA seorang pemain lawan melakukan pelanggaran kepada pemain tim dan berbuah tendangan bebas, maka tendangan bebas atau free kick itu tidak bisa hanya diartikan sebagai tendangan bebas biasa. Menurut aturan sepakbola FIFA pasal 13, tendangan bebas terbagi dua, yakni tendangan bebas langsung dan tidak langsung.
Dua tendangan bebas itu terbagi berdasarkan zona pelanggaran yang terjadi. Mudahnya, saat pemain dapat mengeksekusi tendangan bebas langsung ke gawang lawan, maka itu disebut tendangan bebas langsung.
Namun jika tidak dapat melakukannya, dan cenderung mengumpan bola kepada rekannya, maka itu disebut tendangan bebas tidak langsung. Penjelasan itu dijelaskan dengan sederhana. Akan tetapi ada juga penjelasan detail dari dua kategori tendangan bebas itu.
1. Peraturan Tendangan Bebas Langsung
Tendangan bebas langsung atau yang dikenal juga sebagai tendangan satu sentuhan kaki, mengacu pada satu tendangan untuk mencetak gol. Tendangan ini selalu terjadi di tempat terjadinya pelanggaran di daerah musuh atau dekat kotak penalti lawan.
Pemain dapat mengeksekusi tendangan langsung yang bertujuan membuat gol dari posisi tersebut. Meski begitu hal lain terjadi jika pelanggaran terjadi di dalam kotak penalti. Namanya bukan tendangan bebas lagi melainkan tendangan penalti.
Menurut peraturan FIFA, tendangan bebas langsung diberikan wasit dengan pelanggaran seperti berikut:
- Meloncat kepala pemain lawan
- Menendang atau berniat menendang pemain lawan
- Melakukan tekel yang dilarang atau tekel berbahaya
- Menabrak pemain lawan
- Mendorong pemain lawan
- Menarik atau berniat melakukannya kepada pemain lawan
- Menahan pemain
- Sengaja memainkan bola dan memancing provokasi lawan.
2. Tendangan Bebas Tidak Langsung
Tendangan bebas tidak langsung ialah tendangan tidak yang tidak  bertujuan untuk langsung mencetak gol. Biasanya karena pelanggaran  dilakukan lawan jauh dari luar kotak penalti atau di daerah tim musuh,  bukan daerah permainan tim sendiri.
Sejarah tendangan bebas itu diambil dari peraturan Sheffield yang  menyatakan bahwa tak ada gol yang dapat tercipta dari tendangan bebas  tidak langsung, karena posisinya yang jauh dari gawang lawan. Peraturan  itu dimasukkan ke peraturan pertandingan pada 1877.  Ada juga  tendangan bebas tidak langsung di kotak penalti yang diberikan terkait  pelanggaran yang dilakukan kiper. Meski kiper melakukan pelanggaran di  kotak penalti, namun tim yang diberikan keuntungan bukan berupa  tendangan penalti, melainkan tendangan tidak langsung yang mengarah ke  gawang berupa satu pemain mengumpan dahulu ke rekannya yang kemudian  bisa langsung menendang ke arah gawang lawan.   Menurut peraturan, tendangan bebas tidak langsung di kotak penalti diberikan ketika kiper melakukan hal berikut:
- Menyentuh bola dengan tangannya setelah rekannya sengaja memberikan  bola, atau melakukan back pass yang menyulitkannya untuk menendang  karena adanya tekanan pemain lawan.
- Memegang bola dengan tangannya lebih dari enam detik sebelum melepaskannya lagi
- Menyentuh bola dengan tangannya setelah melepaskannya, dan sebelum pemain lain menyentuhnya.
- Menyentuh bola dengan tangannya setelah dia menerima bola langsung dari lemparan ke dalam yang diambil rekan setimnya.
Tendangan bebas tidak langsung juga bisa diberikan wasit ketika pemain lawan melakukan hal berikut:
- Menghentikan kiper untuk memaksa melepaskan bola dari tangannya
- Bermain dengan cara yang berbahaya
- Mengganggu pergerakan pemain lawan, kecuali ketika melindungi bola dari sergapan pemain lawan.
Selain kedua kategori tendangan bebas tidak langsung di atas itu, ada  juga peraturan umum untuk tendangan bebas langsung dan tidak langsung  dalam sepakbola.
3. Peraturan Umum untuk Tendangan Bebas Langsung dan Tidak Langsung
Penendang tidak boleh menendang bola dua kali sebelum bola disentuh   pemain lainnya, jika tidak, tendangan bebas tidak langsung akan   diberikan kepada pemain lawan dari tempat pelanggaran terjadi.
Sebuah tendangan bebas tidak langsung juga diindikasikan dengan   gerakan wasit saat dia akan mengangkat tangannya di atas kepala, dan   tangannya tetap pada posisi tersebut hingga tendangan dilakukan, sampai   bola menyentuh pemain lainnya.
Jika wasit tak mengangkat tangannya untuk menunjuk zona tendangan   bebas tidak langsung, dan penendang mengeksekusi bola tepat ke gawang   lawan, maka tendangan bebas tidak langsung akan diambil kembali.
Pemain tidak diperbolehkan memberi isyarat atau menggerakkan bagian   tubuhnya untuk mengganggu lawan ketika tendangan bebas dilakukan. Jika   tidak, maka pemain yang melakukannya akan diperingati wasit.
Melakukan gerakan yang pura-pura seperti diving agar dapat terjadi   pelanggaran tendangan bebas langsung dan tendangan bebas tidak langsung   juga diperbolehkan, namun tindakan itu merusak nilai fair play   sepakbola.
Pemain yang tidak berada di posisi yang diperbolehkan untuk menendang   ketika tendangan bebas dilangsungkan akan diperingati dan jika mereka   mengulanginya lagi, maka mereka diminta mundur. Wasit seharusnya   memperbolehkan tendangan bebas diulang dalam situasi tersebut.
Meski begitu, jika eksekutor mengambil tendangan bebas cepat sebelum   lawan (pagar betis) berada di zona yang diizinkan, wasit diperbolehkan   melanjutkan permainan.</description><content:encoded>JIKA seorang pemain lawan melakukan pelanggaran kepada pemain tim dan berbuah tendangan bebas, maka tendangan bebas atau free kick itu tidak bisa hanya diartikan sebagai tendangan bebas biasa. Menurut aturan sepakbola FIFA pasal 13, tendangan bebas terbagi dua, yakni tendangan bebas langsung dan tidak langsung.
Dua tendangan bebas itu terbagi berdasarkan zona pelanggaran yang terjadi. Mudahnya, saat pemain dapat mengeksekusi tendangan bebas langsung ke gawang lawan, maka itu disebut tendangan bebas langsung.
Namun jika tidak dapat melakukannya, dan cenderung mengumpan bola kepada rekannya, maka itu disebut tendangan bebas tidak langsung. Penjelasan itu dijelaskan dengan sederhana. Akan tetapi ada juga penjelasan detail dari dua kategori tendangan bebas itu.
1. Peraturan Tendangan Bebas Langsung
Tendangan bebas langsung atau yang dikenal juga sebagai tendangan satu sentuhan kaki, mengacu pada satu tendangan untuk mencetak gol. Tendangan ini selalu terjadi di tempat terjadinya pelanggaran di daerah musuh atau dekat kotak penalti lawan.
Pemain dapat mengeksekusi tendangan langsung yang bertujuan membuat gol dari posisi tersebut. Meski begitu hal lain terjadi jika pelanggaran terjadi di dalam kotak penalti. Namanya bukan tendangan bebas lagi melainkan tendangan penalti.
Menurut peraturan FIFA, tendangan bebas langsung diberikan wasit dengan pelanggaran seperti berikut:
- Meloncat kepala pemain lawan
- Menendang atau berniat menendang pemain lawan
- Melakukan tekel yang dilarang atau tekel berbahaya
- Menabrak pemain lawan
- Mendorong pemain lawan
- Menarik atau berniat melakukannya kepada pemain lawan
- Menahan pemain
- Sengaja memainkan bola dan memancing provokasi lawan.
2. Tendangan Bebas Tidak Langsung
Tendangan bebas tidak langsung ialah tendangan tidak yang tidak  bertujuan untuk langsung mencetak gol. Biasanya karena pelanggaran  dilakukan lawan jauh dari luar kotak penalti atau di daerah tim musuh,  bukan daerah permainan tim sendiri.
Sejarah tendangan bebas itu diambil dari peraturan Sheffield yang  menyatakan bahwa tak ada gol yang dapat tercipta dari tendangan bebas  tidak langsung, karena posisinya yang jauh dari gawang lawan. Peraturan  itu dimasukkan ke peraturan pertandingan pada 1877.  Ada juga  tendangan bebas tidak langsung di kotak penalti yang diberikan terkait  pelanggaran yang dilakukan kiper. Meski kiper melakukan pelanggaran di  kotak penalti, namun tim yang diberikan keuntungan bukan berupa  tendangan penalti, melainkan tendangan tidak langsung yang mengarah ke  gawang berupa satu pemain mengumpan dahulu ke rekannya yang kemudian  bisa langsung menendang ke arah gawang lawan.   Menurut peraturan, tendangan bebas tidak langsung di kotak penalti diberikan ketika kiper melakukan hal berikut:
- Menyentuh bola dengan tangannya setelah rekannya sengaja memberikan  bola, atau melakukan back pass yang menyulitkannya untuk menendang  karena adanya tekanan pemain lawan.
- Memegang bola dengan tangannya lebih dari enam detik sebelum melepaskannya lagi
- Menyentuh bola dengan tangannya setelah melepaskannya, dan sebelum pemain lain menyentuhnya.
- Menyentuh bola dengan tangannya setelah dia menerima bola langsung dari lemparan ke dalam yang diambil rekan setimnya.
Tendangan bebas tidak langsung juga bisa diberikan wasit ketika pemain lawan melakukan hal berikut:
- Menghentikan kiper untuk memaksa melepaskan bola dari tangannya
- Bermain dengan cara yang berbahaya
- Mengganggu pergerakan pemain lawan, kecuali ketika melindungi bola dari sergapan pemain lawan.
Selain kedua kategori tendangan bebas tidak langsung di atas itu, ada  juga peraturan umum untuk tendangan bebas langsung dan tidak langsung  dalam sepakbola.
3. Peraturan Umum untuk Tendangan Bebas Langsung dan Tidak Langsung
Penendang tidak boleh menendang bola dua kali sebelum bola disentuh   pemain lainnya, jika tidak, tendangan bebas tidak langsung akan   diberikan kepada pemain lawan dari tempat pelanggaran terjadi.
Sebuah tendangan bebas tidak langsung juga diindikasikan dengan   gerakan wasit saat dia akan mengangkat tangannya di atas kepala, dan   tangannya tetap pada posisi tersebut hingga tendangan dilakukan, sampai   bola menyentuh pemain lainnya.
Jika wasit tak mengangkat tangannya untuk menunjuk zona tendangan   bebas tidak langsung, dan penendang mengeksekusi bola tepat ke gawang   lawan, maka tendangan bebas tidak langsung akan diambil kembali.
Pemain tidak diperbolehkan memberi isyarat atau menggerakkan bagian   tubuhnya untuk mengganggu lawan ketika tendangan bebas dilakukan. Jika   tidak, maka pemain yang melakukannya akan diperingati wasit.
Melakukan gerakan yang pura-pura seperti diving agar dapat terjadi   pelanggaran tendangan bebas langsung dan tendangan bebas tidak langsung   juga diperbolehkan, namun tindakan itu merusak nilai fair play   sepakbola.
Pemain yang tidak berada di posisi yang diperbolehkan untuk menendang   ketika tendangan bebas dilangsungkan akan diperingati dan jika mereka   mengulanginya lagi, maka mereka diminta mundur. Wasit seharusnya   memperbolehkan tendangan bebas diulang dalam situasi tersebut.
Meski begitu, jika eksekutor mengambil tendangan bebas cepat sebelum   lawan (pagar betis) berada di zona yang diizinkan, wasit diperbolehkan   melanjutkan permainan.</content:encoded></item></channel></rss>
