<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Top Score: Lima Pemain yang Dicap Sebagai The Next Maradona</title><description>Lima pemain ini pernah dicap sebagai titisan Maradona, dan tiga di antaranya masih terkenal saat ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/02/11/51/1309721/top-score-lima-pemain-yang-dicap-sebagai-the-next-maradona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/02/11/51/1309721/top-score-lima-pemain-yang-dicap-sebagai-the-next-maradona"/><item><title>Top Score: Lima Pemain yang Dicap Sebagai The Next Maradona</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/02/11/51/1309721/top-score-lima-pemain-yang-dicap-sebagai-the-next-maradona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/02/11/51/1309721/top-score-lima-pemain-yang-dicap-sebagai-the-next-maradona</guid><pubDate>Kamis 11 Februari 2016 17:14 WIB</pubDate><dc:creator>Daniel Setiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/11/51/1309721/top-score-lima-pemain-yang-dicap-sebagai-the-next-maradona-cGbs3X2HsM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juan Roman Riquelme (Foto: AFP/Juan Mabromata)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/11/51/1309721/top-score-lima-pemain-yang-dicap-sebagai-the-next-maradona-cGbs3X2HsM.jpg</image><title>Juan Roman Riquelme (Foto: AFP/Juan Mabromata)</title></images><description>NAMA Diego Maradona sudah melanglang buana di seluruh dunia sebagai salah satu pesepakbola dengan skill luar biasa. Penampilan paling memorable dari seorang Maradona terjadi pada Piala Dunia 1986.
Saat itu Maradona muda melakukan aksi dengan mencetak gol menggunakan tangannya untuk membuat kedudukan menjadi 1-0. Gol kedua yang ia sumbangkan juga tak kalah luar biasa. Ia melakukan solo run melewati tiga pemain termasuk kiper sebelum menceploskan bola ke gawang Tiga Singa.
Kegemilangan sang legenda asal Argentina tersebut membuat beberapa nama pemain disangkut pautkan sebagai titisannya, atau dalam bahasa sekarangnya disematkan embel-embel &amp;ldquo;The Next&amp;rdquo; berikut ini adalah lima pemain yang disebut sebagai The Next Maradona, dikutip dari Squawka, Kamis (11/2/2016).
5. Pablo Aimar
Pada masa jayanya, Aimar memang digadang-gadang sebagai pemain yang bakal memiliki skill layaknya Maradona. Puncaknya ketika dirinya bergabung dengan Valencia pada 2001 dari River Plate. Saat itu ia dicap sebagai talenta menjanjikan di Eropa.
Tidak berlebihan jika dirinya dicap demikian karena skill yang ia miliki memang menyita perhatian. Kemampuannya dalam melakukan dribble bola tak dapat diragukan. Ia juga mengantarkan Los Che menjadi juara La Liga di dua kesempatan, lalu juara Piala UEFA, serta runner up Liga Champions pada 2000-2001.
Saayngnya kariernya mengalami penurunan karena cedera yang ia alami. Kepindahannya ke Real Zaragoza juga tidak banyak memengaruhi kondisinya serta kariernya. Sempat mencicipi bermain untuk tim Malaysia, Darul Takzim, pada 2015 ia memutuskan kembali ke River Plate.
4. Juan Roman Riquelme
Mungkin Riquelme bukan lah pemain yang memiliki skill olah bola sebagus Aimar atau Maradona. Namun, passing-nya yang presisi serta kecerdasannya yang ia gunakan dalam mengolah bola di lapangan hijau bersanding dengan Maradona.
Riquelme sempat bergabung dengan Barcelona, namun hanya sebentar saja. Pada 2005 ia berlabuh di El Madrigal, markas Villarreal CF. Masa dua tahunnya bersama Kapal Selam Kuning menjadi ajang demonstrasi kemampuannya.
Riquelme membawa Villarreal masuk ke babak semifinal Liga Champions di tahun debut klub tersebut mencicipi kompetisi tertinggi di benua Eropa tersebut. Pada 23 Januari 2015 ia memutuskan untuk gantung sepatu.3. Carlos Tevez
Salah satu yang juga pernah diprediksi sinarnya akan terang seperti  sang legenda. Ia pertama kali menginjakkan kaki di Eropa yakni bersama  West Ham United pada 2006. Kesuksesannya di Eropa terjadi ketika ia  berseragam merah milik Manchester United.
Setahun setelah bergabung dengan The Hammers, ia memutuskan hijrah ke  United. Bersama United Tevez menghabiskan waktu hanya dua musim saja.  Namun, dalam dua musim tersebut ia mempersembahkan banyak trofi.
Tercatat enam gelar diraihnya bersama Setan Merah, termasuk salah  satunya yakni gelar Liga Champions 2008. Tevez juga menapaki sukses  bersama Juventus, dan kini memilih kembali ke Boca Juniors.
2. Sergio Aguero
Talentanya sudah terendus sejak usia belia. Aguero bahkan memulai  debut di Liga Argentina pada usia yang masih sangat muda, 15 tahun 35  hari. Uniknya, rekor pemain muda yang bermain di liga domestik  sebelumnya dipegang oleh Diego Maradona.
Setelah bersinar saat membela Atletico Madrid, ia benar-benar  merasakan suksesnya ketika membela Manchester City. Aguero  mempersembahkan empat gelar, dua di antaranya adalah gelar juara Premier  League.
Sayangnya jika Maradona sukses bersama Timnas Tango, Aguero belum  mencapai level tersebut. Gelar bersama Timnas Argentina akan membuat  statusnya sebagai The Next Maradona semakin mantap.
1.	Lionel Messi
Dari beberapa nama di atas, mungkin yang benar-benar  merepresentasikan sosok Maradona Messi. Bahkan La Pulga berada di level  yang berbeda dengan sang legenda. Tentunya ia kini bisa dikatakan  melebihi Maradona.
Dia telah mengumpulkan 436 gol dari 510 penampilannya bersama  Barcelona, dan mencetak 45 gol dari 105 penampilannya bersama Timnas  Argentina. Sama halnya dengan Aguero, satu hal yang kurang dari Messi  adalah pencapaiannya bersama Timnas Argentina.
Sejauh ini ia belum satu kalipun membawa Argentina menjadi juara  dunia atau mencicipi juara Copa America. Pada 2014 di Brasil, ia  berkesempatan untuk membawa Albiceleste kampiun juara dunia, namun di babak final langkahnya terhenti akibat dikalahkan Jerman.</description><content:encoded>NAMA Diego Maradona sudah melanglang buana di seluruh dunia sebagai salah satu pesepakbola dengan skill luar biasa. Penampilan paling memorable dari seorang Maradona terjadi pada Piala Dunia 1986.
Saat itu Maradona muda melakukan aksi dengan mencetak gol menggunakan tangannya untuk membuat kedudukan menjadi 1-0. Gol kedua yang ia sumbangkan juga tak kalah luar biasa. Ia melakukan solo run melewati tiga pemain termasuk kiper sebelum menceploskan bola ke gawang Tiga Singa.
Kegemilangan sang legenda asal Argentina tersebut membuat beberapa nama pemain disangkut pautkan sebagai titisannya, atau dalam bahasa sekarangnya disematkan embel-embel &amp;ldquo;The Next&amp;rdquo; berikut ini adalah lima pemain yang disebut sebagai The Next Maradona, dikutip dari Squawka, Kamis (11/2/2016).
5. Pablo Aimar
Pada masa jayanya, Aimar memang digadang-gadang sebagai pemain yang bakal memiliki skill layaknya Maradona. Puncaknya ketika dirinya bergabung dengan Valencia pada 2001 dari River Plate. Saat itu ia dicap sebagai talenta menjanjikan di Eropa.
Tidak berlebihan jika dirinya dicap demikian karena skill yang ia miliki memang menyita perhatian. Kemampuannya dalam melakukan dribble bola tak dapat diragukan. Ia juga mengantarkan Los Che menjadi juara La Liga di dua kesempatan, lalu juara Piala UEFA, serta runner up Liga Champions pada 2000-2001.
Saayngnya kariernya mengalami penurunan karena cedera yang ia alami. Kepindahannya ke Real Zaragoza juga tidak banyak memengaruhi kondisinya serta kariernya. Sempat mencicipi bermain untuk tim Malaysia, Darul Takzim, pada 2015 ia memutuskan kembali ke River Plate.
4. Juan Roman Riquelme
Mungkin Riquelme bukan lah pemain yang memiliki skill olah bola sebagus Aimar atau Maradona. Namun, passing-nya yang presisi serta kecerdasannya yang ia gunakan dalam mengolah bola di lapangan hijau bersanding dengan Maradona.
Riquelme sempat bergabung dengan Barcelona, namun hanya sebentar saja. Pada 2005 ia berlabuh di El Madrigal, markas Villarreal CF. Masa dua tahunnya bersama Kapal Selam Kuning menjadi ajang demonstrasi kemampuannya.
Riquelme membawa Villarreal masuk ke babak semifinal Liga Champions di tahun debut klub tersebut mencicipi kompetisi tertinggi di benua Eropa tersebut. Pada 23 Januari 2015 ia memutuskan untuk gantung sepatu.3. Carlos Tevez
Salah satu yang juga pernah diprediksi sinarnya akan terang seperti  sang legenda. Ia pertama kali menginjakkan kaki di Eropa yakni bersama  West Ham United pada 2006. Kesuksesannya di Eropa terjadi ketika ia  berseragam merah milik Manchester United.
Setahun setelah bergabung dengan The Hammers, ia memutuskan hijrah ke  United. Bersama United Tevez menghabiskan waktu hanya dua musim saja.  Namun, dalam dua musim tersebut ia mempersembahkan banyak trofi.
Tercatat enam gelar diraihnya bersama Setan Merah, termasuk salah  satunya yakni gelar Liga Champions 2008. Tevez juga menapaki sukses  bersama Juventus, dan kini memilih kembali ke Boca Juniors.
2. Sergio Aguero
Talentanya sudah terendus sejak usia belia. Aguero bahkan memulai  debut di Liga Argentina pada usia yang masih sangat muda, 15 tahun 35  hari. Uniknya, rekor pemain muda yang bermain di liga domestik  sebelumnya dipegang oleh Diego Maradona.
Setelah bersinar saat membela Atletico Madrid, ia benar-benar  merasakan suksesnya ketika membela Manchester City. Aguero  mempersembahkan empat gelar, dua di antaranya adalah gelar juara Premier  League.
Sayangnya jika Maradona sukses bersama Timnas Tango, Aguero belum  mencapai level tersebut. Gelar bersama Timnas Argentina akan membuat  statusnya sebagai The Next Maradona semakin mantap.
1.	Lionel Messi
Dari beberapa nama di atas, mungkin yang benar-benar  merepresentasikan sosok Maradona Messi. Bahkan La Pulga berada di level  yang berbeda dengan sang legenda. Tentunya ia kini bisa dikatakan  melebihi Maradona.
Dia telah mengumpulkan 436 gol dari 510 penampilannya bersama  Barcelona, dan mencetak 45 gol dari 105 penampilannya bersama Timnas  Argentina. Sama halnya dengan Aguero, satu hal yang kurang dari Messi  adalah pencapaiannya bersama Timnas Argentina.
Sejauh ini ia belum satu kalipun membawa Argentina menjadi juara  dunia atau mencicipi juara Copa America. Pada 2014 di Brasil, ia  berkesempatan untuk membawa Albiceleste kampiun juara dunia, namun di babak final langkahnya terhenti akibat dikalahkan Jerman.</content:encoded></item></channel></rss>
