<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Barca Kukuh di Puncak, Enrique Samai Rekor Guardiola</title><description>Kemenangan 2-0 Barcelona atas Hellas Verona di pekan 23 La Liga juga bermakna spesial bagi Luis Enrique.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/02/07/46/1306810/barca-kukuh-di-puncak-enrique-samai-rekor-guardiola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/02/07/46/1306810/barca-kukuh-di-puncak-enrique-samai-rekor-guardiola"/><item><title>Barca Kukuh di Puncak, Enrique Samai Rekor Guardiola</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/02/07/46/1306810/barca-kukuh-di-puncak-enrique-samai-rekor-guardiola</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/02/07/46/1306810/barca-kukuh-di-puncak-enrique-samai-rekor-guardiola</guid><pubDate>Minggu 07 Februari 2016 20:07 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Hadi Purwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/07/46/1306810/barca-kukuh-di-puncak-enrique-samai-rekor-guardiola-Os6vHPhLEQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Barcelona menang 2-0 dari Levante di pekan 23 La Liga (Foto: Heino Kalis/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/07/46/1306810/barca-kukuh-di-puncak-enrique-samai-rekor-guardiola-Os6vHPhLEQ.jpg</image><title>Barcelona menang 2-0 dari Levante di pekan 23 La Liga (Foto: Heino Kalis/Reuters)</title></images><description>VALENCIA &amp;ndash; Bermain di bawah teriknya matahari. Barcelona memenangi laga melawan tuan rumah Levante dengan skor 2-0 di jornada 23 La Liga. Kemenangan ini menguatkan posisi mereka di puncak klasemen dan menjauh dari kejaran Atletico Madrid dan Real Madrid.
Barcelona juga masih menyisakan satu laga tambahan melawan Sporting Gijon. Selain berbuah tiga poin, kemenangan ini juga bermakna spesial bagi Luis Enrique.
Pelatih Blaugrana merayakan 100 laga bersama Barcelona, dan menyamai rekor pendahulunya, Josep Guardiola. Enrique membawa Barcelona menyamai rekor tak pernah kalah selama 28 pertandingan di seluruh kompetisi yang sebelumnya dipegang Guardiola.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Terakhir Barcelona menang telak 7-0 dari Valencia di semifinal leg pertama Copa del Rey, sedangkan Levante hanya menang dua kali di lima pertandingan terakhirnya di seluruh kompetisi. Pelatih Barcelona, Luis Enrique menurunkan susunan pemain terbaiknya.
Di depan Enrique menurukan trisula terbaiknya yang berisikan Luis Suarez, Neymar, dan Lionel Messi. Dan di tengah ia melakukan perubahan strategi memainkan Andres Iniesta, Ivan Rakitic, dan Sergi Roberto. Tak ada nama Sergio Busquets di starting line up.
Tanpa kehadiran Busquets. Barcelona bermain tanpa satupun gelandang bertahan murni, karena Iniesta, Rakitic dan Roberto punya tipikal bermain gelandang box to box. Rajin menyerang menguasai bola dan membantu pertahanan.
Sementara Levante yang masih berada di posisi juru kunci mencoba realistis mengambil poin dari Barcelona meski bermain di depan pendukungnya sendiri. Satu-satunya harapan bagi mereka yakni penyerang yang didatangkan dari Fiorentina, Giuseppe Rossi.
Kans itu pun bisa saja terjadi jika melihat permainan Levante di 15 menit pertama. Mereka mampu mengimbangi Barcelona, sesekali menyerang dan bertahan solid dari lini tengah ke belakang, untuk membatasi pergerakan pemain Barcelona saat menyerang.
Gol yang dinanti fans Barcelona baru tercipta di menit 21. Serangan dibangun Barcelona di sisi kanan pertahanan, Iniesta memberi bola kepada Jordi Alba yang maju ke depan dan mengirim bola ke dalam kotak penalti. Kapten Levante, David Navarro coba menghalau bola, tapi bola justru terdefleksi masuk ke gawang Diego Marino. 1-0 Barca unggul.
Levante sedianya juga memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Tapi mereka tidak tenang dalam mengakhiri peluang tersebut, hingga bola urung berbuah gol ke gawang Claudio Bravo.
Barcelona menguasai penguasaan bola hingga 62 persen, tapi Levante tidak mengendurkan konsentrasinya meski keboboblan satu gol, dan mereka bertahan solid menghadapi gempuran Barcelona. Skor 1-0 untuk keunggulan Barca pun bertahan hingga turun minum.Babak Kedua
Pendekatan bermain kedua tim tak jauh berbeda di babak kedua ini.  Barcelona mendominasi dan coba mencari gol berikutnya, sedangkan Levante  menunjukkan serangan berbahaya mereka dari serangan balik.
Namun skor 1-0 untuk keunggulan Barcelona itu masih bertahan hingga  laga berjalan 62 menit. Levante tak gentar meladeni permainan Barcelona  dan menunjukkan hasrat besar mereka untuk menjaga asa lolos degradasi.
Pelatih Levante, Rubi Sicilia telah melakukan dua pergantian pemain  memasukkan Victor Camarasa (69&amp;rsquo;) dan Nabil Ghilas (69&amp;rsquo;). Mereka  menggantikan Deyverson dan Navarro, dan Rubi berharap peruntungan timnya  berubah untuk menjebol gawang Barcelona. Pasalnya pertahanan tim tamu  tidak terlalu rapat di laga ini.
Pun begitu trisula MSN yang kesulitan mengembangkan permainannya di  markas Levante. Setiap pergerakan mereka dijaga ketat pemain Levante,  hingga bola hanya berkutat di lini tengah dan sulit masuk ke dalam area  16 meter Levante.
Enrique juga mengganti pemainnya. Ia memasukkan Aleix Vidal dan  Busquets untuk menggantikan Rakitic dan Dani Alves. Masuknya Busquets  kian menyulitkan Levante untuk membangun serangan dari lini tengah  karena ia bertipikal gelandang perebut bola.
Saat laga sepertinya akan berakhir 1-0 untuk kemenangan Barcelona.  Tim tamu kembali menambah keunggulannya di menit 90+1&amp;rsquo; via penyerang  andalan mereka, Suarez. El Pistolero mencetak gol ke-20 di La Liga  setelah menerima assist Messi, yang berawal dari serangan balik.
Alhasil skor berakhir dengan kedudukan 2-0 untuk kemenangan Barcelona dan kian menguatkan posisi mereka di puncak klasemen.
Susunan Pemain:
 
Levante: Diego Marino; Tono, Zouhair Feddal, David Navarro (Nabil  Ghilas 69&amp;rsquo;), Ivan Lopez; Jefferson Lerma, Simao Junior, Verza (Mauricio  Cuero 77&amp;rsquo;); Jose Luis Morales, Giuseppe Rossi, Deyverson (Victor  Camarasa 69&amp;rsquo;)
Barcelona: Claudio Bravo; Dani Alves (Aleix Vidal 74&amp;rsquo;), Gerard Pique,  Javier Mascherano, Jordi Alba; Ivan Rakitic (Sergio Busquets 68&amp;rsquo;),  Sergi Roberto, Andres Iniesta; Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar</description><content:encoded>VALENCIA &amp;ndash; Bermain di bawah teriknya matahari. Barcelona memenangi laga melawan tuan rumah Levante dengan skor 2-0 di jornada 23 La Liga. Kemenangan ini menguatkan posisi mereka di puncak klasemen dan menjauh dari kejaran Atletico Madrid dan Real Madrid.
Barcelona juga masih menyisakan satu laga tambahan melawan Sporting Gijon. Selain berbuah tiga poin, kemenangan ini juga bermakna spesial bagi Luis Enrique.
Pelatih Blaugrana merayakan 100 laga bersama Barcelona, dan menyamai rekor pendahulunya, Josep Guardiola. Enrique membawa Barcelona menyamai rekor tak pernah kalah selama 28 pertandingan di seluruh kompetisi yang sebelumnya dipegang Guardiola.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Terakhir Barcelona menang telak 7-0 dari Valencia di semifinal leg pertama Copa del Rey, sedangkan Levante hanya menang dua kali di lima pertandingan terakhirnya di seluruh kompetisi. Pelatih Barcelona, Luis Enrique menurunkan susunan pemain terbaiknya.
Di depan Enrique menurukan trisula terbaiknya yang berisikan Luis Suarez, Neymar, dan Lionel Messi. Dan di tengah ia melakukan perubahan strategi memainkan Andres Iniesta, Ivan Rakitic, dan Sergi Roberto. Tak ada nama Sergio Busquets di starting line up.
Tanpa kehadiran Busquets. Barcelona bermain tanpa satupun gelandang bertahan murni, karena Iniesta, Rakitic dan Roberto punya tipikal bermain gelandang box to box. Rajin menyerang menguasai bola dan membantu pertahanan.
Sementara Levante yang masih berada di posisi juru kunci mencoba realistis mengambil poin dari Barcelona meski bermain di depan pendukungnya sendiri. Satu-satunya harapan bagi mereka yakni penyerang yang didatangkan dari Fiorentina, Giuseppe Rossi.
Kans itu pun bisa saja terjadi jika melihat permainan Levante di 15 menit pertama. Mereka mampu mengimbangi Barcelona, sesekali menyerang dan bertahan solid dari lini tengah ke belakang, untuk membatasi pergerakan pemain Barcelona saat menyerang.
Gol yang dinanti fans Barcelona baru tercipta di menit 21. Serangan dibangun Barcelona di sisi kanan pertahanan, Iniesta memberi bola kepada Jordi Alba yang maju ke depan dan mengirim bola ke dalam kotak penalti. Kapten Levante, David Navarro coba menghalau bola, tapi bola justru terdefleksi masuk ke gawang Diego Marino. 1-0 Barca unggul.
Levante sedianya juga memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Tapi mereka tidak tenang dalam mengakhiri peluang tersebut, hingga bola urung berbuah gol ke gawang Claudio Bravo.
Barcelona menguasai penguasaan bola hingga 62 persen, tapi Levante tidak mengendurkan konsentrasinya meski keboboblan satu gol, dan mereka bertahan solid menghadapi gempuran Barcelona. Skor 1-0 untuk keunggulan Barca pun bertahan hingga turun minum.Babak Kedua
Pendekatan bermain kedua tim tak jauh berbeda di babak kedua ini.  Barcelona mendominasi dan coba mencari gol berikutnya, sedangkan Levante  menunjukkan serangan berbahaya mereka dari serangan balik.
Namun skor 1-0 untuk keunggulan Barcelona itu masih bertahan hingga  laga berjalan 62 menit. Levante tak gentar meladeni permainan Barcelona  dan menunjukkan hasrat besar mereka untuk menjaga asa lolos degradasi.
Pelatih Levante, Rubi Sicilia telah melakukan dua pergantian pemain  memasukkan Victor Camarasa (69&amp;rsquo;) dan Nabil Ghilas (69&amp;rsquo;). Mereka  menggantikan Deyverson dan Navarro, dan Rubi berharap peruntungan timnya  berubah untuk menjebol gawang Barcelona. Pasalnya pertahanan tim tamu  tidak terlalu rapat di laga ini.
Pun begitu trisula MSN yang kesulitan mengembangkan permainannya di  markas Levante. Setiap pergerakan mereka dijaga ketat pemain Levante,  hingga bola hanya berkutat di lini tengah dan sulit masuk ke dalam area  16 meter Levante.
Enrique juga mengganti pemainnya. Ia memasukkan Aleix Vidal dan  Busquets untuk menggantikan Rakitic dan Dani Alves. Masuknya Busquets  kian menyulitkan Levante untuk membangun serangan dari lini tengah  karena ia bertipikal gelandang perebut bola.
Saat laga sepertinya akan berakhir 1-0 untuk kemenangan Barcelona.  Tim tamu kembali menambah keunggulannya di menit 90+1&amp;rsquo; via penyerang  andalan mereka, Suarez. El Pistolero mencetak gol ke-20 di La Liga  setelah menerima assist Messi, yang berawal dari serangan balik.
Alhasil skor berakhir dengan kedudukan 2-0 untuk kemenangan Barcelona dan kian menguatkan posisi mereka di puncak klasemen.
Susunan Pemain:
 
Levante: Diego Marino; Tono, Zouhair Feddal, David Navarro (Nabil  Ghilas 69&amp;rsquo;), Ivan Lopez; Jefferson Lerma, Simao Junior, Verza (Mauricio  Cuero 77&amp;rsquo;); Jose Luis Morales, Giuseppe Rossi, Deyverson (Victor  Camarasa 69&amp;rsquo;)
Barcelona: Claudio Bravo; Dani Alves (Aleix Vidal 74&amp;rsquo;), Gerard Pique,  Javier Mascherano, Jordi Alba; Ivan Rakitic (Sergio Busquets 68&amp;rsquo;),  Sergi Roberto, Andres Iniesta; Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar</content:encoded></item></channel></rss>
