<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemain Anyar Persib Kuasai Empat Bahasa</title><description>Pemain anyar Persib ternyata dapat berbicara dalam empat bahasa.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/02/02/49/1302583/pemain-anyar-persib-kuasai-empat-bahasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/02/02/49/1302583/pemain-anyar-persib-kuasai-empat-bahasa"/><item><title>Pemain Anyar Persib Kuasai Empat Bahasa</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/02/02/49/1302583/pemain-anyar-persib-kuasai-empat-bahasa</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/02/02/49/1302583/pemain-anyar-persib-kuasai-empat-bahasa</guid><pubDate>Selasa 02 Februari 2016 04:40 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/02/49/1302583/pemain-anyar-persib-kuasai-empat-bahasa-GI1jCQ5DTr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kim Jeffrey (Foto: Jatnika Sadili/Pesib.co.id)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/02/49/1302583/pemain-anyar-persib-kuasai-empat-bahasa-GI1jCQ5DTr.jpg</image><title>Kim Jeffrey (Foto: Jatnika Sadili/Pesib.co.id)</title></images><description>BANDUNG - Kim Jeffrey Kurniawan datang ke Indonesia sebagai pemain naturalisasi pada 2011. Saat itu, ia buta dengan Bahasa Indonesia karena sejak kecil tinggal di Jerman.
Setelah tinggal di Indonesia dan bergabung dengan Persema Malang, ia sadar harus belajar Bahasa Indonesia. Hal itu untuk memudahkan ia berkomunikasi dengan para pemain lain.
Secara perlahan, ia belajar Bahasa Indonesia dari rekan-rekannya di Persema. &quot;Pemain (Persema) yang ngajarin, ada Mustofa, Suroso, Kasan Soleh, itu teman-teman dekat,&quot; ujar Kim.
Tak butuh waktu terlalu lama bagi pria 25 tahun itu untuk mahir bahasa Indonesia. Dalam kurun setengah tahun, ia sudah lancar bicara bahasa Indonesia.
Selama belajar Bahasa Indonesia, ia punya kenangan lucu yaitu sering menjadi korban jahil dari rekan-rekannya. &quot;Sering disalah-salahin, (diajarin kata-kata) yang kotor biasanya pas awal-awal,&quot; kelakar Kim.
Tapi pria penyuka musik RnB kini sudah tidak bisa dijahili. Ia sudah paham dan lancar Bahasa Indonesia. &quot;Sekarang mah sudah mengerti. Kalau dulu enggak ngerti apa-apa, jadi mereka sering bercanda-bercandan,&quot; ucap adik ipar Irfan Bachdim itu.
Sementara selain bahasa Indonesia, Kim ternyata bisa berbahasa lain. Ia total menguasai empat bahasa yaitu Jerman, Inggris, dan Prancis. &quot;Inggris sama Jerman masih lancar sampai sekarang. Tapi kalau Prancis sudah banyak yang lupa,&quot; katanya.</description><content:encoded>BANDUNG - Kim Jeffrey Kurniawan datang ke Indonesia sebagai pemain naturalisasi pada 2011. Saat itu, ia buta dengan Bahasa Indonesia karena sejak kecil tinggal di Jerman.
Setelah tinggal di Indonesia dan bergabung dengan Persema Malang, ia sadar harus belajar Bahasa Indonesia. Hal itu untuk memudahkan ia berkomunikasi dengan para pemain lain.
Secara perlahan, ia belajar Bahasa Indonesia dari rekan-rekannya di Persema. &quot;Pemain (Persema) yang ngajarin, ada Mustofa, Suroso, Kasan Soleh, itu teman-teman dekat,&quot; ujar Kim.
Tak butuh waktu terlalu lama bagi pria 25 tahun itu untuk mahir bahasa Indonesia. Dalam kurun setengah tahun, ia sudah lancar bicara bahasa Indonesia.
Selama belajar Bahasa Indonesia, ia punya kenangan lucu yaitu sering menjadi korban jahil dari rekan-rekannya. &quot;Sering disalah-salahin, (diajarin kata-kata) yang kotor biasanya pas awal-awal,&quot; kelakar Kim.
Tapi pria penyuka musik RnB kini sudah tidak bisa dijahili. Ia sudah paham dan lancar Bahasa Indonesia. &quot;Sekarang mah sudah mengerti. Kalau dulu enggak ngerti apa-apa, jadi mereka sering bercanda-bercandan,&quot; ucap adik ipar Irfan Bachdim itu.
Sementara selain bahasa Indonesia, Kim ternyata bisa berbahasa lain. Ia total menguasai empat bahasa yaitu Jerman, Inggris, dan Prancis. &quot;Inggris sama Jerman masih lancar sampai sekarang. Tapi kalau Prancis sudah banyak yang lupa,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
