<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Roma Banyak Belajar dari Juventus</title><description>Strategi Juventus telah menginspirasi pelatih Roma yakni Spalletti.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/24/47/1295599/roma-banyak-belajar-dari-juventus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/01/24/47/1295599/roma-banyak-belajar-dari-juventus"/><item><title>Roma Banyak Belajar dari Juventus</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/24/47/1295599/roma-banyak-belajar-dari-juventus</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/01/24/47/1295599/roma-banyak-belajar-dari-juventus</guid><pubDate>Minggu 24 Januari 2016 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/24/47/1295599/roma-banyak-belajar-dari-juventus-nh8gqZ3toq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Roma belajar banyak dari Juventus. (Foto: AFP/Alberto Pizzoli)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/24/47/1295599/roma-banyak-belajar-dari-juventus-nh8gqZ3toq.jpg</image><title>Roma belajar banyak dari Juventus. (Foto: AFP/Alberto Pizzoli)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Pelatih anyar AS Roma, Luciano Spalletti, memuji calon lawan timnya yakni Juventus yang akan dihadapi dalam lanjutan Serie A giornata 21 pada Senin 25 Januari dini hari WIB. Spalletti menilai Giallorossi &amp;ndash;julukan Roma&amp;ndash; banyak belajar dari Juventus.

Belajar yang dimaksud pelatih berkepala plontos itu ialah dalam hal strategi. Di bawah asuhan Massimiliano Allegri, Juventus memang kerap memainkan pola 3-5-2.

Namun dalam praktiknya, pola tersebut dapat berubah menjadi 5-3-2 ataupun 4-3-3. Hal itu yang membuat Spaletti takjub dan akan mencoba variasi strategi tersebut di laga-laga ke depan bersama Serigala Ibu Kota.

&amp;ldquo;Pemain Juventus kerap bergerak secara alami. Terkadang ada empat pemain di belakang, kemudian berubah menjadi tiga atau lima. Juve mengajarkan kami betapa pentingnya variasi permainan,&amp;rdquo; jelas Spalletti seperti mengutip dari Football Italia, Minggu (24/1/2016).

Laga nanti diprediksi akan berjalan ketat. Sebab kedua tim diyakini akan memakai pola yang sama yakni 3-5-2. Hal itu berarti akan ada 10 pemain di lini tengah yang beradu kuat memainkan bola.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Pelatih anyar AS Roma, Luciano Spalletti, memuji calon lawan timnya yakni Juventus yang akan dihadapi dalam lanjutan Serie A giornata 21 pada Senin 25 Januari dini hari WIB. Spalletti menilai Giallorossi &amp;ndash;julukan Roma&amp;ndash; banyak belajar dari Juventus.

Belajar yang dimaksud pelatih berkepala plontos itu ialah dalam hal strategi. Di bawah asuhan Massimiliano Allegri, Juventus memang kerap memainkan pola 3-5-2.

Namun dalam praktiknya, pola tersebut dapat berubah menjadi 5-3-2 ataupun 4-3-3. Hal itu yang membuat Spaletti takjub dan akan mencoba variasi strategi tersebut di laga-laga ke depan bersama Serigala Ibu Kota.

&amp;ldquo;Pemain Juventus kerap bergerak secara alami. Terkadang ada empat pemain di belakang, kemudian berubah menjadi tiga atau lima. Juve mengajarkan kami betapa pentingnya variasi permainan,&amp;rdquo; jelas Spalletti seperti mengutip dari Football Italia, Minggu (24/1/2016).

Laga nanti diprediksi akan berjalan ketat. Sebab kedua tim diyakini akan memakai pola yang sama yakni 3-5-2. Hal itu berarti akan ada 10 pemain di lini tengah yang beradu kuat memainkan bola.</content:encoded></item></channel></rss>
