<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyelamatan Jandia Putra Bawa Semen Padang ke Final</title><description>Pemenang harus ditentukan dari adu penalti.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/49/1289921/penyelamatan-jandia-putra-bawa-semen-padang-ke-final</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/49/1289921/penyelamatan-jandia-putra-bawa-semen-padang-ke-final"/><item><title>Penyelamatan Jandia Putra Bawa Semen Padang ke Final</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/49/1289921/penyelamatan-jandia-putra-bawa-semen-padang-ke-final</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/49/1289921/penyelamatan-jandia-putra-bawa-semen-padang-ke-final</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2016 22:27 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Wahyutomo </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/16/49/1289921/penyelematan-jandia-putra-bawa-semen-padang-ke-final-6KhYxQY43A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Semen Padang (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/16/49/1289921/penyelematan-jandia-putra-bawa-semen-padang-ke-final-6KhYxQY43A.jpg</image><title>Semen Padang (Foto: Antara)</title></images><description>PADANG &amp;ndash; Semen Padang bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan leg kedua Semifinal Piala Jenderal Sudirman 2015. Semen Padang yang bermain dengan posisi tertinggal 2-0 secara agregat harus mampu memenangkan pertandingan melawan Pusamania Borneo FC jika ingin lolos ke babak selanjutnya.
Beruntung mereka akhirnya bisa menyamakan kedudukan sampai pertandingan babak kedua berakhir dan skor menjadi 2-2 secara agregat. Pertandingan tersebut akhirnya dilanjutkan dengan babak adu penalti. Skor di babak penalti berakhir menjadi 4-2
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Semen Padang yang tertinggal agregat langsung menyerang sejak menit kedelapan. Melalui kaki Nur Iskandar, Semen Padang nyaris mencetak gol pertama. Namun sayang tendangannya berhasil diblok oleh penjaga gawang lawan.
Dua menit kemudian Semen Padang terus menciptakan peluang. Kali ini melalui tendangan bebas yang diambil oleh Irsyad Maulana. Namun sayang, tendangan Irsyad hanya membentur pagar betis Pusamania.
Menjelang turun minum tendangan Hendra Bayaw dari sudut kiri jauh berhasil mengancam gawang Pusamania. Namun lagi-lagi Galih Sudaryono berhasil menjaga gawangnya dengan baik sehingga sampai babak pertama berakhir skor masih kosong-kosong.
Babak Kedua
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang pada menit 50. Kapten Yoo Hyun-Koo berhasil menjeblos gawang Pusamania Borneo setelah melepaskan tendangan jarak jauh yang tidak mampu dijangkau oleh penjaga kubu tamu.
Beberapa menit kemudian giliran James Koko yang memiliki keempatan untuk menggandakan keunggulan. Namun sayang dirinya sudah terlebih dahulu terperangkap offside.
Menit 73 akhirnya membuat seisi stadion H Agus Salim bersorak. Itu terjadi akibat gol Rudi Bawa yang membuat Semen Padang unggul 2-0 dan menyamakan agregat menjad 2-2.
Sampai babak kedua berakahir skor masih bertahan 2-0 untuk keunggulan Semen Padang dan dilanjutkan dengan babak penalti. Pada babak penalti, Jandia berhasil menjadi penyelamat Semen Padang setelah berhasil menepis dua tendangan pemain Pusamania Borneo.
Semen Padang: Jandia Putra, Satrio Syam, Mohammadou Alhadji, Handi Ramdhan, Novan Sasongko, Gugum Gumilar, Yoo Hyun-Koo, Alwi Slamat, Rudi, Nur Iskandar, James Koko Lomell.
Pusamani Boreneo: Galih Sudaryono, Rizki Pora, Hamka Hamzah, Goran Gancev, Diego Michiels, Ponaryo Astaman, Srdan Lopicic, Terens Puhiri, Sultan Samma, Arphany, Febri Hamzah.</description><content:encoded>PADANG &amp;ndash; Semen Padang bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan leg kedua Semifinal Piala Jenderal Sudirman 2015. Semen Padang yang bermain dengan posisi tertinggal 2-0 secara agregat harus mampu memenangkan pertandingan melawan Pusamania Borneo FC jika ingin lolos ke babak selanjutnya.
Beruntung mereka akhirnya bisa menyamakan kedudukan sampai pertandingan babak kedua berakhir dan skor menjadi 2-2 secara agregat. Pertandingan tersebut akhirnya dilanjutkan dengan babak adu penalti. Skor di babak penalti berakhir menjadi 4-2
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Semen Padang yang tertinggal agregat langsung menyerang sejak menit kedelapan. Melalui kaki Nur Iskandar, Semen Padang nyaris mencetak gol pertama. Namun sayang tendangannya berhasil diblok oleh penjaga gawang lawan.
Dua menit kemudian Semen Padang terus menciptakan peluang. Kali ini melalui tendangan bebas yang diambil oleh Irsyad Maulana. Namun sayang, tendangan Irsyad hanya membentur pagar betis Pusamania.
Menjelang turun minum tendangan Hendra Bayaw dari sudut kiri jauh berhasil mengancam gawang Pusamania. Namun lagi-lagi Galih Sudaryono berhasil menjaga gawangnya dengan baik sehingga sampai babak pertama berakhir skor masih kosong-kosong.
Babak Kedua
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang pada menit 50. Kapten Yoo Hyun-Koo berhasil menjeblos gawang Pusamania Borneo setelah melepaskan tendangan jarak jauh yang tidak mampu dijangkau oleh penjaga kubu tamu.
Beberapa menit kemudian giliran James Koko yang memiliki keempatan untuk menggandakan keunggulan. Namun sayang dirinya sudah terlebih dahulu terperangkap offside.
Menit 73 akhirnya membuat seisi stadion H Agus Salim bersorak. Itu terjadi akibat gol Rudi Bawa yang membuat Semen Padang unggul 2-0 dan menyamakan agregat menjad 2-2.
Sampai babak kedua berakahir skor masih bertahan 2-0 untuk keunggulan Semen Padang dan dilanjutkan dengan babak penalti. Pada babak penalti, Jandia berhasil menjadi penyelamat Semen Padang setelah berhasil menepis dua tendangan pemain Pusamania Borneo.
Semen Padang: Jandia Putra, Satrio Syam, Mohammadou Alhadji, Handi Ramdhan, Novan Sasongko, Gugum Gumilar, Yoo Hyun-Koo, Alwi Slamat, Rudi, Nur Iskandar, James Koko Lomell.
Pusamani Boreneo: Galih Sudaryono, Rizki Pora, Hamka Hamzah, Goran Gancev, Diego Michiels, Ponaryo Astaman, Srdan Lopicic, Terens Puhiri, Sultan Samma, Arphany, Febri Hamzah.</content:encoded></item></channel></rss>
