<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mental Pemain Sangat Menentukan</title><description>Leg kedua babak semifinal JPS menjadi ajang perang mental para pemain.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/49/1289887/mental-pemain-sangat-menentukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/49/1289887/mental-pemain-sangat-menentukan"/><item><title>Mental Pemain Sangat Menentukan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/49/1289887/mental-pemain-sangat-menentukan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/49/1289887/mental-pemain-sangat-menentukan</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2016 18:27 WIB</pubDate><dc:creator>Kukuh Setiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/16/49/1289887/mental-pemain-sangat-menentukan-rbvEQZXVjH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mental Arema sebagai tuan rumah leg kedua akan diuji. (Foto:Antara/Ari Bowo Sucipto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/16/49/1289887/mental-pemain-sangat-menentukan-rbvEQZXVjH.jpg</image><title>Mental Arema sebagai tuan rumah leg kedua akan diuji. (Foto:Antara/Ari Bowo Sucipto)</title></images><description>PERTANDINGAN leg kedua semifinal Piala Jenderal Sudirman (PJS) 2015 antara Arema Cronus menjamu Mitra Kukar, Minggu (17/1), bakal menjadi adu ketebalan mental. Arema Cronus sebagai tuan rumah di Stadion Kanjuruhan, bakal diuji di level yang sebelumnya gagal mereka lewati.
Pada Piala Presiden 2015 silam, Arema gagal di fase ini atau leg kedua semifinal karena takluk oleh Sriwijaya FC. Kini posisi tim berjuluk Singo Edan lebih sulit karena berhutang kekalahan di leg pertama dan wajib memenangi duel di pertemuan kedua.
Wajib menang di fase krusial jelas membutuhkan mental yang lebih dari sekadar memadai. Pelatih Arema Cronus Joko Susilo mengklaim timnya sudah dalam kondisi nyaris sempurna, terutama dari sisi mental karena sudah melupakan kekalahan di Tenggarong.
&quot;Kalau bicara mental, Insya Allah pemain dalam kondisi bagus. Mereka sudah bisa melupakan kekecewaan karena kalah di leg pertama. Pemain juga sangat paham bagaimana situasinya sekarang, kami harus menang dan itu butuh kerja ekstra keras,&quot; papar Joko.
Aspek yang masih belum sepenuhnya sempurna adalah kesiapan fisik beberapa pemain. Samsul Arif dan Juan Revi yang sempat cedera, sudah berlatih normal tapi diperkirakan kondisinya belum mencapai 100% saat pertandingan sehingga ada kemungkinan mengawali laga di bangku cadangan.
Selain dua pemain itu, aset lainnya dinyatakan siap bertarung di Stadion Kanjuruhan. &quot;Kondisi pemain mengalami perkembangan pesat dan saya masih berharap semuanya bisa diturunkan. Walah mungkin ada yang tak bisa menjadi starter, tapi minimal bisa menjadi opsi alternatif,&quot; tambah Joko.Bertekad dominan dan tak memberi ruang untuk lawan, Singo Edan hampir  pasti mempertahankan pola 4-3-3. Cristian Gonzales kelihatannya akan  kembali menjadi starter, ditemani Dendi Santoso dan Esteban Vizcarra.  Sementara posisi lain mungkin identik dengan komposisi di leg pertama  lalu.
Ambisi Arema Cronus bakal mendapat ganjalan keras dari Mitra Kukar  yang tinggal mengincar hasil imbang di Malang. Tim berjuluk Naga Mekes  kelihatannya sudah paham apa yang mereka hadapi, yakni tekanan besar  baik di dalam maupun luar lapangan.
Mental, yang menentukan aspek ketenangan dan fokus, diyakini kubu  Mitra Kukar akan sangat penting. Jafri Sastra, pelatih Mitra, menyebut  timnya harus membuktikan secara mental maupun teknis bahwa mereka siap  melaju ke partai puncak. &quot;Yang terpenting tidak panik (menghadapi  tekanan),&quot; ujar Jafri.
&quot;Kami akan berupaya membuat Arema frustrasi, karena itu akan  memperbesar tekanan untuk mereka. Kami mungkin akan lebih fokus pada  soliditas pertahanan, tapi tetap mencari celah dan kesempatan untuk  melakukan serangan balasan,&quot; demikian skenario Jafri.
Memiliki sejumlah pemain cepat macam Patrick Dos Santos, Yogi  Rahardian, Syakir Sulaiman, serta beberapa pemain lain, Mitra Kukar  mengincar lubang di pertahanan Arema. Memang sudah menjadi konsekuensi,  tim yang lebih ofensif akan sedikit longgar di lini belakang.
Jafri juga mengingatkan bahwa semua pemain Arema akan sangat  berbahaya karena bakal membabi-buta memburu kemenangan. &quot;Semua pemain  Arema berbahaya. Dalam situasi seperti ini tidak bisa hanya terfokus  pada pemain tertentu,&quot; tandasnya.
Arema Cronus (4-3-3): Kadek Wardana; Hasim Kipuw, Purwaka  Yudhi, Kiko Insa, Junda Irawan; Juan Revi, Ahmad Bustomi, Tony Espinosa;  Esteban Vizcarra, Cristian Gonzales, Dendi Santoso.
Mitra Kukar (4-5-1): Sahar Ginanjar; Abdul Gamal, Yanto  Basna, Arthur Cunna, Michael Orah; Rizky Pellu, Septian Maulana, Rodrigo  Dos Santos, Defri Rizky, Yogi Rahardian; Patrick do Santos</description><content:encoded>PERTANDINGAN leg kedua semifinal Piala Jenderal Sudirman (PJS) 2015 antara Arema Cronus menjamu Mitra Kukar, Minggu (17/1), bakal menjadi adu ketebalan mental. Arema Cronus sebagai tuan rumah di Stadion Kanjuruhan, bakal diuji di level yang sebelumnya gagal mereka lewati.
Pada Piala Presiden 2015 silam, Arema gagal di fase ini atau leg kedua semifinal karena takluk oleh Sriwijaya FC. Kini posisi tim berjuluk Singo Edan lebih sulit karena berhutang kekalahan di leg pertama dan wajib memenangi duel di pertemuan kedua.
Wajib menang di fase krusial jelas membutuhkan mental yang lebih dari sekadar memadai. Pelatih Arema Cronus Joko Susilo mengklaim timnya sudah dalam kondisi nyaris sempurna, terutama dari sisi mental karena sudah melupakan kekalahan di Tenggarong.
&quot;Kalau bicara mental, Insya Allah pemain dalam kondisi bagus. Mereka sudah bisa melupakan kekecewaan karena kalah di leg pertama. Pemain juga sangat paham bagaimana situasinya sekarang, kami harus menang dan itu butuh kerja ekstra keras,&quot; papar Joko.
Aspek yang masih belum sepenuhnya sempurna adalah kesiapan fisik beberapa pemain. Samsul Arif dan Juan Revi yang sempat cedera, sudah berlatih normal tapi diperkirakan kondisinya belum mencapai 100% saat pertandingan sehingga ada kemungkinan mengawali laga di bangku cadangan.
Selain dua pemain itu, aset lainnya dinyatakan siap bertarung di Stadion Kanjuruhan. &quot;Kondisi pemain mengalami perkembangan pesat dan saya masih berharap semuanya bisa diturunkan. Walah mungkin ada yang tak bisa menjadi starter, tapi minimal bisa menjadi opsi alternatif,&quot; tambah Joko.Bertekad dominan dan tak memberi ruang untuk lawan, Singo Edan hampir  pasti mempertahankan pola 4-3-3. Cristian Gonzales kelihatannya akan  kembali menjadi starter, ditemani Dendi Santoso dan Esteban Vizcarra.  Sementara posisi lain mungkin identik dengan komposisi di leg pertama  lalu.
Ambisi Arema Cronus bakal mendapat ganjalan keras dari Mitra Kukar  yang tinggal mengincar hasil imbang di Malang. Tim berjuluk Naga Mekes  kelihatannya sudah paham apa yang mereka hadapi, yakni tekanan besar  baik di dalam maupun luar lapangan.
Mental, yang menentukan aspek ketenangan dan fokus, diyakini kubu  Mitra Kukar akan sangat penting. Jafri Sastra, pelatih Mitra, menyebut  timnya harus membuktikan secara mental maupun teknis bahwa mereka siap  melaju ke partai puncak. &quot;Yang terpenting tidak panik (menghadapi  tekanan),&quot; ujar Jafri.
&quot;Kami akan berupaya membuat Arema frustrasi, karena itu akan  memperbesar tekanan untuk mereka. Kami mungkin akan lebih fokus pada  soliditas pertahanan, tapi tetap mencari celah dan kesempatan untuk  melakukan serangan balasan,&quot; demikian skenario Jafri.
Memiliki sejumlah pemain cepat macam Patrick Dos Santos, Yogi  Rahardian, Syakir Sulaiman, serta beberapa pemain lain, Mitra Kukar  mengincar lubang di pertahanan Arema. Memang sudah menjadi konsekuensi,  tim yang lebih ofensif akan sedikit longgar di lini belakang.
Jafri juga mengingatkan bahwa semua pemain Arema akan sangat  berbahaya karena bakal membabi-buta memburu kemenangan. &quot;Semua pemain  Arema berbahaya. Dalam situasi seperti ini tidak bisa hanya terfokus  pada pemain tertentu,&quot; tandasnya.
Arema Cronus (4-3-3): Kadek Wardana; Hasim Kipuw, Purwaka  Yudhi, Kiko Insa, Junda Irawan; Juan Revi, Ahmad Bustomi, Tony Espinosa;  Esteban Vizcarra, Cristian Gonzales, Dendi Santoso.
Mitra Kukar (4-5-1): Sahar Ginanjar; Abdul Gamal, Yanto  Basna, Arthur Cunna, Michael Orah; Rizky Pellu, Septian Maulana, Rodrigo  Dos Santos, Defri Rizky, Yogi Rahardian; Patrick do Santos</content:encoded></item></channel></rss>
