<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembelaan untuk Sikap Emosional Diego Costa</title><description>Jonny Evans membela Diego Costa yang selama ini memang dikenal dengan sikapnya yang urakan dan temperamental.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/45/1289516/pembelaan-untuk-sikap-emosional-diego-costa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/45/1289516/pembelaan-untuk-sikap-emosional-diego-costa"/><item><title>Pembelaan untuk Sikap Emosional Diego Costa</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/45/1289516/pembelaan-untuk-sikap-emosional-diego-costa</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/01/16/45/1289516/pembelaan-untuk-sikap-emosional-diego-costa</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2016 04:57 WIB</pubDate><dc:creator>Rully Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/16/45/1289516/pembelaan-untuk-sikap-emosional-diego-costa-0dKYDDU2cB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Independent</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/16/45/1289516/pembelaan-untuk-sikap-emosional-diego-costa-0dKYDDU2cB.jpg</image><title>foto: Independent</title></images><description>WEST BROM &amp;ndash; Pilar lini belakang West Bromwich Albion, Jonny Evans membela striker Chelsea, Diego Costa yang selama ini memang dikenal dengan sikapnya yang urakan dan temperamental. Eks bek Manchester United tersebut menyatakan hal ini kepada Express, Sabtu (16/1/2016).
West Brom sukses mencuri satu poin dari kandang Chelsea pada tengah pekan ini. James McClean berhasil mencetak gol penyeimbang di akhir-akhir laga, yang membuat skor menjadi imbang 2-2.
Costa sendiri jadi pusat perhatian pada laga ini karena ia memberikan reaksi yang berlebihan di akhir pertandingan. Dia sempat bersitegang dengan kiper The Baggies, Boaz Myhill. Terlepas dari itu, Evans mencoba memberikan pembelaan terhadap penyerang Timnas Spanyol berusia 27 tahun tersebut.
&amp;ldquo;Sepakbola adalah olahraga yang amat emosional. Mereka ingin menang, sama seperti kami. Saya kira ketika Anda berada di atas lapangan, semuanya hanya tentang pertandingan. Tidak ada yang lain. Ketika laga berakhir, kami saling berjabat tangan. Fans senang melihat para pemainnya punya gairah yang luar biasa. Tentu lebih menyenangkan melihat passion di atas lapangan, ketimbang flat,&amp;rdquo; celoteh Evans.
&amp;ldquo;Saya kira Anda bisa melihat Costa sebagai sosok yang kompetitif. Sebagai bek, saya tidak keberatan selama ia tidak bermain curang atau kasar. Semua orang menganggap dirinya terlalu berlebihan, namun saya pribadi melihatnya hanya sebagai orang yang amat kompetitif,&amp;rdquo; urainya.</description><content:encoded>WEST BROM &amp;ndash; Pilar lini belakang West Bromwich Albion, Jonny Evans membela striker Chelsea, Diego Costa yang selama ini memang dikenal dengan sikapnya yang urakan dan temperamental. Eks bek Manchester United tersebut menyatakan hal ini kepada Express, Sabtu (16/1/2016).
West Brom sukses mencuri satu poin dari kandang Chelsea pada tengah pekan ini. James McClean berhasil mencetak gol penyeimbang di akhir-akhir laga, yang membuat skor menjadi imbang 2-2.
Costa sendiri jadi pusat perhatian pada laga ini karena ia memberikan reaksi yang berlebihan di akhir pertandingan. Dia sempat bersitegang dengan kiper The Baggies, Boaz Myhill. Terlepas dari itu, Evans mencoba memberikan pembelaan terhadap penyerang Timnas Spanyol berusia 27 tahun tersebut.
&amp;ldquo;Sepakbola adalah olahraga yang amat emosional. Mereka ingin menang, sama seperti kami. Saya kira ketika Anda berada di atas lapangan, semuanya hanya tentang pertandingan. Tidak ada yang lain. Ketika laga berakhir, kami saling berjabat tangan. Fans senang melihat para pemainnya punya gairah yang luar biasa. Tentu lebih menyenangkan melihat passion di atas lapangan, ketimbang flat,&amp;rdquo; celoteh Evans.
&amp;ldquo;Saya kira Anda bisa melihat Costa sebagai sosok yang kompetitif. Sebagai bek, saya tidak keberatan selama ia tidak bermain curang atau kasar. Semua orang menganggap dirinya terlalu berlebihan, namun saya pribadi melihatnya hanya sebagai orang yang amat kompetitif,&amp;rdquo; urainya.</content:encoded></item></channel></rss>
