<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Messi Itu Berbeda</title><description>Messi tidak sombong meski terbukti hebat.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/12/51/1286395/messi-itu-berbeda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/01/12/51/1286395/messi-itu-berbeda"/><item><title>Messi Itu Berbeda</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/12/51/1286395/messi-itu-berbeda</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/01/12/51/1286395/messi-itu-berbeda</guid><pubDate>Selasa 12 Januari 2016 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Leonardus Selwyn Kangsaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/12/51/1286395/messi-itu-berbeda-f95P0orA57.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Xavi Hernandez ( Foto: AFP )</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/12/51/1286395/messi-itu-berbeda-f95P0orA57.jpg</image><title>Xavi Hernandez ( Foto: AFP )</title></images><description>ZURICH &amp;ndash; Mantan kapten Barcelona, Xavi, memuji penampilan Lionel Messi. Ia juga selalu percaya kalau La Pulga &amp;ndash; Julukan Messi- merupakan pemain terbaik sepanjang masa. Ia menyatakan hal tersebut setelah Messi berhasil meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or kelimanya.

Messi memperoleh trofi Ballon d&amp;rsquo;Or kelimanya di Zurich, Swiss, Selasa (12/1/2016) dini hari WIB. Saat itu ia berhasil mengalahkan rival terkuatnya yakni Cristiano Ronaldo dari Real Madrid. Selain CR7, ia juga berhasil memenangkan perebutan juara dengan rekan setimnya Neymar Jr.

Sebelumnya Xavi sempat bermain bersama, ketika bintang Argentina tersebut baru dikenalkan di Camp Nou. Duet maut mereka terus berlanjut hingga gelandang berusia 35 tahun itu pensiun dari Barcelona dan bergabung dengan Al Saad Sports Club sejak Juli 2015.

&amp;ldquo;Anda bisa menyatakan apabila Messi itu berbeda. Ia memiliki bakat yang sulit dicapai oleh orang lain, ia juga memahami setiap permainan serta mampu menggiring bola dan memasukannya melewati setiap pemain yang ada di hadapannya,&amp;rdquo; tutur Xavi, seperti disadur Soccerway, Selasa (12/1/2016).

&amp;ldquo;Beberapa saat ia bergabung, saya menemukan seorang anak yang berpendidikan, terhormat, rendah hati dan tidak sombong. Ia juga membuat teladan hingga saat ini, terbukti dia tetap rendah hati terhadap semua rekannya meskipun ia menjadi seorang pemain yang hebat,&amp;rdquo; tuntasnya.
</description><content:encoded>ZURICH &amp;ndash; Mantan kapten Barcelona, Xavi, memuji penampilan Lionel Messi. Ia juga selalu percaya kalau La Pulga &amp;ndash; Julukan Messi- merupakan pemain terbaik sepanjang masa. Ia menyatakan hal tersebut setelah Messi berhasil meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or kelimanya.

Messi memperoleh trofi Ballon d&amp;rsquo;Or kelimanya di Zurich, Swiss, Selasa (12/1/2016) dini hari WIB. Saat itu ia berhasil mengalahkan rival terkuatnya yakni Cristiano Ronaldo dari Real Madrid. Selain CR7, ia juga berhasil memenangkan perebutan juara dengan rekan setimnya Neymar Jr.

Sebelumnya Xavi sempat bermain bersama, ketika bintang Argentina tersebut baru dikenalkan di Camp Nou. Duet maut mereka terus berlanjut hingga gelandang berusia 35 tahun itu pensiun dari Barcelona dan bergabung dengan Al Saad Sports Club sejak Juli 2015.

&amp;ldquo;Anda bisa menyatakan apabila Messi itu berbeda. Ia memiliki bakat yang sulit dicapai oleh orang lain, ia juga memahami setiap permainan serta mampu menggiring bola dan memasukannya melewati setiap pemain yang ada di hadapannya,&amp;rdquo; tutur Xavi, seperti disadur Soccerway, Selasa (12/1/2016).

&amp;ldquo;Beberapa saat ia bergabung, saya menemukan seorang anak yang berpendidikan, terhormat, rendah hati dan tidak sombong. Ia juga membuat teladan hingga saat ini, terbukti dia tetap rendah hati terhadap semua rekannya meskipun ia menjadi seorang pemain yang hebat,&amp;rdquo; tuntasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
