<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dramatis, Skuad Gary Neville Tahan Madrid di Mestalla</title><description>Drama terjadi di Estadio Mestalla saat Valencia menahan imbang Real Madrid yang bermain dengan 10 pemain dengan skor 2-2.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/04/46/1279942/dramatis-skuad-gary-neville-tahan-madrid-di-mestalla</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2016/01/04/46/1279942/dramatis-skuad-gary-neville-tahan-madrid-di-mestalla"/><item><title>Dramatis, Skuad Gary Neville Tahan Madrid di Mestalla</title><link>https://bola.okezone.com/read/2016/01/04/46/1279942/dramatis-skuad-gary-neville-tahan-madrid-di-mestalla</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2016/01/04/46/1279942/dramatis-skuad-gary-neville-tahan-madrid-di-mestalla</guid><pubDate>Senin 04 Januari 2016 04:34 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Hadi Purwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/04/46/1279942/dramatis-skuad-gary-neville-tahan-madrid-di-mestalla-uRNvSLfLVu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Valencia tahan imbang Real Madrid dengan skor 2-2 (Foto: Heino Kalis/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/04/46/1279942/dramatis-skuad-gary-neville-tahan-madrid-di-mestalla-uRNvSLfLVu.jpg</image><title>Valencia tahan imbang Real Madrid dengan skor 2-2 (Foto: Heino Kalis/Reuters)</title></images><description>VALENCIA &amp;ndash; Drama sepakbola La Liga pekan 18 tersaji di Estadio Mestalla saat Valencia menjamu Real Madrid. Los Merengues bermain dengan 10 pemain setelah Mateo Kovacic diusir wasit, namun sempat unggul sebelum akhirnya Los Che mengakhiri laga dengan skor 2-2.
Madrid pun gagal memangkas jarak dengan Barcelona yang sebelumnya bermain imbang tanpa gol di Derby Katalunya. Kedua tim masih terpaut tiga poin di urutan dua-tiga, dan lima poin dengan Atletico Madrid di puncak klasemen.
Hasil ini juga menegaskan status tim asuhan Rafael Benitez yang musim ini belum pernah mengalahkan tim kuat La Liga seperti Villarreal, Atletico, Sevilla, dan Barcelona. &amp;nbsp;
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Di laga emosional Rafael Benitez yang pernah menangani Valencia di masa lalu. Eks pelatih Liverpool dan Napoli itu memiliki satu misi wajib yakni memenangi laga kontra Valencia di markas yang terkenal angker.
Benitez menurunkan susunan pemain terbaiknya. Sergio Ramos kembali bermain dan menjadi tandem Pepe, sementara di lini tengah ia mengganti James Rodriguez dengan Mateo Kovacic. Lini depan masih dihuni trio BBC, Karim Benzema, Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo.
Laga sudah berjalan sengit di lima menit pertama. Dukungan publik Mestalla mengangkat motivasi para pemain Valencia untuk menekan pertahanan Madrid di awal laga ini.
Melewati 10 menit pertandingan berjalan seru karena kedua tim silih berganti melakukan serangan. Madrid sedikit unggul dari segi penguasaan bola, tapi Valencia tak kalah efektif saat membangun serangan dan menekan para pemain Madrid.
Gol baru tercipta enam menit berselang. Madrid mencuri gol di Mestalla melalui kombinasi BBC dari Bale, Ronaldo yang berakhir dengan gol Benzema ke pojok gawang Jaume Domenech. 1-0 Madrid unggul.
Selepas keunggulan itu Madrid kian mendominasi penguasaan bola dan coba mengatur tempo permainan. Valencia belum bisa membangun serangan dengan baik, dan bola mudah dipatahkan para pemain Madrid.
Memasuki 10 menit terakhir babak pertama. Valencia tak memberikan perlawanan sengit seperti di menit-menit awal hingga para pemain Madrid leluasa mengontrol, menguasai bola dan menekan pertahanan Valencia yang digalang Aymen Abdennour dan Aderlan Santos.
Drama terjadi di penghujung babak pertama. Dani Parejo menyamakan kedudukan menjadi 1-1 via titik putih dan menaklukkan Keylor Navas setelah sebelumnya pelanggaran dilakukan Pepe kepada Andre Gomes. Skor 1-1 itu pun menutup babak pertama.
Babak Kedua
Kedudukan yang masih sama kuat menjadikan laga babak kedua antara  Valencia dan Madrid berjalan kian sengit. Pasalnya, kedua tim sama-sama  ingin mencetak gol yang dapat membawa tim unggul.
Skor masih kuat hingga 60 menit pertandingan. Andre Gomes yang sejak  babak pertama jadi ancaman konstan pertahanan Madrid kembali mengancam  gawang Madrid via sepakan kencangnya dari luar kotak penalti. Beruntung  bagi Madrid Navas sigap menepis bola yang datang pada menit 63.
Serangan sayap Madrid tampak tidak terlalu hidup karena Ronaldo dan  Bale lebih banyak melakukan serangan dari lini tengah. Pergerakan para  pemain Madrid fleksibel dan banyak berganti posisi, hal itu terlihat  jika melihat pergerakan Kovacic yang melebar di sisi sayap.
Benitez pun coba mengubah peruntungan tim dengan memasukkan Lucas  Vazquez pada menit 66 menggantikan Benzema yang mencetak gol Madrid di  laga ini. Bomber asal Prancis menunjukkan raut kekecewaan ditarik keluar  Benitez.
Drama kian menjadi di laga ini setelah Madrid bermain dengan 10   pemain sejak menit 68. Kovacic melakukan pelanggaran horor dengan   melakukan tekel dua kaki ke arah Joao Cancelo dalam perebutan bola liar   dari serangan balik Valencia.
Unggul jumlah pemain. Pelatih Valencia, Gary Neville, memasukkan   penyerang tambahan pada diri Rodrigo Moreno yang masuk pada menit 79   menggantikan Lucas Orban.
Bale di luar dugaan menunjukkan kualitasnya saat membawa Madrid   unggul dalam situasi kalah jumlah pemain pada menit 82. Eks bintang   Tottenham Hotspur menanduk bola umpan tendangan bebas Toni Kroos dan   mengonversinya jadi gol ke gawang Domenech. Madrid kembali unggul 2-1.
Namun keunggulan itu hanya bertahan sesaat. Pasalnya Valencia kembali   mencetak gol penyama kedudukan dari gol tandukkan Alcacer yang  menerima  sodoran bola dari sundulan Moreno. Skor menjadi 2-2 dan drama  terjadi  di Estadio Mestalla!
Neville melakukan pergantian ofensif dengan memasukkan Alvaro Negredo   menggantikan Dani Parejo pada menit 84 dan tiga menit berselang   mengganti Rodrigo de Paul dengan Javi Fuego.
Menarik atensi pecinta sepakbola Eropa hingga akhir laga dan   melibatkan drama sengit, tak ada gol lagi yang tercipta. Dua peluang   terakhir yang didapat Negredo dan Bale pun urung menjadi gol, dan skor   berakhir dengan kedudukan 2-2.
Valencia: Jaume Domenech; Antonino Barragan, Aderlan Santos,   Aymen Abdennour, Lucas Orban (Rodrigo Moreno 79&amp;rsquo;); Dani Parejo (Alvaro   Negredo 84;), Andre Gomes, Danilo Barbosa; Joao Cancelo, Rodrigo de Paul   (Javi Fuego 87&amp;rsquo;), Paco Alcacer.
Real Madrid: Keylor Navas; Danilo, Pepe, Sergio Ramos,   Marcelo; Luka Modric, Toni Kroos, Mateo Kovacic; Gareth Bale, Karim   Benzema (Lucas Vazquez 66&amp;rsquo;), Cristiano Ronaldo.</description><content:encoded>VALENCIA &amp;ndash; Drama sepakbola La Liga pekan 18 tersaji di Estadio Mestalla saat Valencia menjamu Real Madrid. Los Merengues bermain dengan 10 pemain setelah Mateo Kovacic diusir wasit, namun sempat unggul sebelum akhirnya Los Che mengakhiri laga dengan skor 2-2.
Madrid pun gagal memangkas jarak dengan Barcelona yang sebelumnya bermain imbang tanpa gol di Derby Katalunya. Kedua tim masih terpaut tiga poin di urutan dua-tiga, dan lima poin dengan Atletico Madrid di puncak klasemen.
Hasil ini juga menegaskan status tim asuhan Rafael Benitez yang musim ini belum pernah mengalahkan tim kuat La Liga seperti Villarreal, Atletico, Sevilla, dan Barcelona. &amp;nbsp;
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Di laga emosional Rafael Benitez yang pernah menangani Valencia di masa lalu. Eks pelatih Liverpool dan Napoli itu memiliki satu misi wajib yakni memenangi laga kontra Valencia di markas yang terkenal angker.
Benitez menurunkan susunan pemain terbaiknya. Sergio Ramos kembali bermain dan menjadi tandem Pepe, sementara di lini tengah ia mengganti James Rodriguez dengan Mateo Kovacic. Lini depan masih dihuni trio BBC, Karim Benzema, Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo.
Laga sudah berjalan sengit di lima menit pertama. Dukungan publik Mestalla mengangkat motivasi para pemain Valencia untuk menekan pertahanan Madrid di awal laga ini.
Melewati 10 menit pertandingan berjalan seru karena kedua tim silih berganti melakukan serangan. Madrid sedikit unggul dari segi penguasaan bola, tapi Valencia tak kalah efektif saat membangun serangan dan menekan para pemain Madrid.
Gol baru tercipta enam menit berselang. Madrid mencuri gol di Mestalla melalui kombinasi BBC dari Bale, Ronaldo yang berakhir dengan gol Benzema ke pojok gawang Jaume Domenech. 1-0 Madrid unggul.
Selepas keunggulan itu Madrid kian mendominasi penguasaan bola dan coba mengatur tempo permainan. Valencia belum bisa membangun serangan dengan baik, dan bola mudah dipatahkan para pemain Madrid.
Memasuki 10 menit terakhir babak pertama. Valencia tak memberikan perlawanan sengit seperti di menit-menit awal hingga para pemain Madrid leluasa mengontrol, menguasai bola dan menekan pertahanan Valencia yang digalang Aymen Abdennour dan Aderlan Santos.
Drama terjadi di penghujung babak pertama. Dani Parejo menyamakan kedudukan menjadi 1-1 via titik putih dan menaklukkan Keylor Navas setelah sebelumnya pelanggaran dilakukan Pepe kepada Andre Gomes. Skor 1-1 itu pun menutup babak pertama.
Babak Kedua
Kedudukan yang masih sama kuat menjadikan laga babak kedua antara  Valencia dan Madrid berjalan kian sengit. Pasalnya, kedua tim sama-sama  ingin mencetak gol yang dapat membawa tim unggul.
Skor masih kuat hingga 60 menit pertandingan. Andre Gomes yang sejak  babak pertama jadi ancaman konstan pertahanan Madrid kembali mengancam  gawang Madrid via sepakan kencangnya dari luar kotak penalti. Beruntung  bagi Madrid Navas sigap menepis bola yang datang pada menit 63.
Serangan sayap Madrid tampak tidak terlalu hidup karena Ronaldo dan  Bale lebih banyak melakukan serangan dari lini tengah. Pergerakan para  pemain Madrid fleksibel dan banyak berganti posisi, hal itu terlihat  jika melihat pergerakan Kovacic yang melebar di sisi sayap.
Benitez pun coba mengubah peruntungan tim dengan memasukkan Lucas  Vazquez pada menit 66 menggantikan Benzema yang mencetak gol Madrid di  laga ini. Bomber asal Prancis menunjukkan raut kekecewaan ditarik keluar  Benitez.
Drama kian menjadi di laga ini setelah Madrid bermain dengan 10   pemain sejak menit 68. Kovacic melakukan pelanggaran horor dengan   melakukan tekel dua kaki ke arah Joao Cancelo dalam perebutan bola liar   dari serangan balik Valencia.
Unggul jumlah pemain. Pelatih Valencia, Gary Neville, memasukkan   penyerang tambahan pada diri Rodrigo Moreno yang masuk pada menit 79   menggantikan Lucas Orban.
Bale di luar dugaan menunjukkan kualitasnya saat membawa Madrid   unggul dalam situasi kalah jumlah pemain pada menit 82. Eks bintang   Tottenham Hotspur menanduk bola umpan tendangan bebas Toni Kroos dan   mengonversinya jadi gol ke gawang Domenech. Madrid kembali unggul 2-1.
Namun keunggulan itu hanya bertahan sesaat. Pasalnya Valencia kembali   mencetak gol penyama kedudukan dari gol tandukkan Alcacer yang  menerima  sodoran bola dari sundulan Moreno. Skor menjadi 2-2 dan drama  terjadi  di Estadio Mestalla!
Neville melakukan pergantian ofensif dengan memasukkan Alvaro Negredo   menggantikan Dani Parejo pada menit 84 dan tiga menit berselang   mengganti Rodrigo de Paul dengan Javi Fuego.
Menarik atensi pecinta sepakbola Eropa hingga akhir laga dan   melibatkan drama sengit, tak ada gol lagi yang tercipta. Dua peluang   terakhir yang didapat Negredo dan Bale pun urung menjadi gol, dan skor   berakhir dengan kedudukan 2-2.
Valencia: Jaume Domenech; Antonino Barragan, Aderlan Santos,   Aymen Abdennour, Lucas Orban (Rodrigo Moreno 79&amp;rsquo;); Dani Parejo (Alvaro   Negredo 84;), Andre Gomes, Danilo Barbosa; Joao Cancelo, Rodrigo de Paul   (Javi Fuego 87&amp;rsquo;), Paco Alcacer.
Real Madrid: Keylor Navas; Danilo, Pepe, Sergio Ramos,   Marcelo; Luka Modric, Toni Kroos, Mateo Kovacic; Gareth Bale, Karim   Benzema (Lucas Vazquez 66&amp;rsquo;), Cristiano Ronaldo.</content:encoded></item></channel></rss>
