<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>The Professor Kecewa dengan Prosedur Tes Doping</title><description>The Professor kecewa dengan prosedur tes doping yang saat ini dianut oleh FIFA maupun UEFA</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/11/18/51/1251230/the-professor-kecewa-dengan-prosedur-tes-doping</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/11/18/51/1251230/the-professor-kecewa-dengan-prosedur-tes-doping"/><item><title>The Professor Kecewa dengan Prosedur Tes Doping</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/11/18/51/1251230/the-professor-kecewa-dengan-prosedur-tes-doping</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/11/18/51/1251230/the-professor-kecewa-dengan-prosedur-tes-doping</guid><pubDate>Rabu 18 November 2015 01:35 WIB</pubDate><dc:creator>Tatang Adhiwidharta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/18/51/1251230/the-professor-kecewa-dengan-prosedur-tes-doping-AyK79HPgNC.gif" expression="full" type="image/jpeg">Arsene Wenger (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/18/51/1251230/the-professor-kecewa-dengan-prosedur-tes-doping-AyK79HPgNC.gif</image><title>Arsene Wenger (Foto: AFP)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Arsene Wenger terkejut dengan kurangnya prosedur tes doping dalam sepakbola dan berharap perlu adanya  pengujian lebih di dalamnya. Manajer Arsenal, Arsene Wenger menyerukan agar pengenalan tes darah untuk menghentikan pemain menggunakan doping.
Pelatih asal Prancis itu mengklaim ia telah melihat &quot;banyak&quot; tim yang menggunakan zat untuk meningkatkan performa (doping) sepanjang kariernya. Wenger melontarkan persaan tak senang dengan hasil tes.
&quot;Saya tidak puas dengan tingkat pengujian karena saya percaya tes darah harus dilakukan, Jika Anda ingin lebih canggih harusnya Anda lakukan pemeriksaan darah. &quot; katanya kepada Bein Sports, Rabu (18/11/2015).
Pelatih Arsenal tersebut tidak puas dengan cara tes doping, yang umumnya hanya melalui tes urine, dan hal ini tentu meragukan baginya.
&quot;Cek urine tidak cukup dalam untuk mengatakan benar-benar bahwa kita tidak memiliki masalah doping di sepakbola. Saya berharap hal ini harus diperhatikan lebih dalam,&quot; sambung mantan pelatih AS Monaco itu.
Pelatih yang dijuluki The Professor ini sempat dipanggil FA beberapa waktu lalu, terkait ungkapannya masalah kasus doping. Wenger hanya dimintai keterangan untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Arsene Wenger terkejut dengan kurangnya prosedur tes doping dalam sepakbola dan berharap perlu adanya  pengujian lebih di dalamnya. Manajer Arsenal, Arsene Wenger menyerukan agar pengenalan tes darah untuk menghentikan pemain menggunakan doping.
Pelatih asal Prancis itu mengklaim ia telah melihat &quot;banyak&quot; tim yang menggunakan zat untuk meningkatkan performa (doping) sepanjang kariernya. Wenger melontarkan persaan tak senang dengan hasil tes.
&quot;Saya tidak puas dengan tingkat pengujian karena saya percaya tes darah harus dilakukan, Jika Anda ingin lebih canggih harusnya Anda lakukan pemeriksaan darah. &quot; katanya kepada Bein Sports, Rabu (18/11/2015).
Pelatih Arsenal tersebut tidak puas dengan cara tes doping, yang umumnya hanya melalui tes urine, dan hal ini tentu meragukan baginya.
&quot;Cek urine tidak cukup dalam untuk mengatakan benar-benar bahwa kita tidak memiliki masalah doping di sepakbola. Saya berharap hal ini harus diperhatikan lebih dalam,&quot; sambung mantan pelatih AS Monaco itu.
Pelatih yang dijuluki The Professor ini sempat dipanggil FA beberapa waktu lalu, terkait ungkapannya masalah kasus doping. Wenger hanya dimintai keterangan untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut.</content:encoded></item></channel></rss>
