<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hajar Estonia, Tiga Singa Perpanjang Rekor</title><description>Tampil menekan sejak menit awal, skuad Tiga Singa sukses melumat tamunya dengan skor akhir 2-0 dalam pertandingan ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/10/10/51/1229495/hajar-estonia-tiga-singa-perpanjang-rekor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/10/10/51/1229495/hajar-estonia-tiga-singa-perpanjang-rekor"/><item><title>Hajar Estonia, Tiga Singa Perpanjang Rekor</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/10/10/51/1229495/hajar-estonia-tiga-singa-perpanjang-rekor</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/10/10/51/1229495/hajar-estonia-tiga-singa-perpanjang-rekor</guid><pubDate>Sabtu 10 Oktober 2015 03:40 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/10/51/1229495/hajar-estonia-tiga-singa-perpanjang-rekor-yy3rBFE1YU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain Inggris merayakan kemenangan mereka atas Estonia (Foto: Ian Kington/AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/10/51/1229495/hajar-estonia-tiga-singa-perpanjang-rekor-yy3rBFE1YU.jpg</image><title>Para pemain Inggris merayakan kemenangan mereka atas Estonia (Foto: Ian Kington/AFP)</title></images><description>
LONDON &amp;ndash; Inggris kedatangan Estonia dalam laga lanjutan Grup E babak kualifikasi Euro 2016 Prancis di Wembley Stadium, Sabtu (10/10/2015) dini hari WIB. Tampil menekan sejak menit awal, skuad Tiga Singa sukses melumat tamunya dengan skor akhir 2-0 dalam pertandingan ini.
Hasil positif tersebut membuat tim arahan Roy Hodgson itu memperpanjang rekor mereka di kualifikasi Euro 2016 dengan sembilan kali menang dalam sembilan laga. Sementara untuk Estonia, hasil laga ini semakin memperkecil kans mereka lolos ke Prancis tahun depan via babak playoff.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Paruh pertama baru berjalan empat menit, Theo Walcott sudah sukses memberikan ancaman untuk tim tamu. Akan tetapi, upaya sepakan voli yang dilepaskan pilar Arsenal itu masih belum berbuah gol untuk Inggris.
Hanya berjarak lima menit, giliran Raheem Sterling yang hampir membawa Inggris unggul atas Estonia. Mendapatkan bola liar di depan gawang tim tamu, winger 20 tahun itu lalu melepaskan sepakan mendatar. Namun, bola hasil sepakannya masih melenceng di sisi gawang Estonia.
Memasuki 20 menit usia pertandingan, Estonia mampu keluar dari tekanan. Alhasil, sebuah kans sukses diraih mereka via lesakan kaki kiri dari Karol Mets. Beruntung bagi kubu tuan rumah, tembakan Mets masih belum tepat sasaran.
Pada menit 37, Inggris kembali mendapatkan ancaman dari serangan Estonia. Kali ini adalah Konstantin Vassiljev yang hampir membuat kubu Wembley Stadium terdiam melalui sepakan cannon ball-nya. Namun, upayanya tersebut masih belum berbuah hasil.
Hingga pertandingan hanya menyisahkan lima menit lagi, Inggris kembali melancarkan serangan bertubi-tubi kepada Estonia. Bahkan, dua peluang emas sukses mereka raih melalui aksi dari James Milner dan Walcott. Tapi, peluang emas itu masih mampu digagalkan pertahanan tim tamu.
Inggris akhirnya mampu membuka keunggulan 1-0 atas Estonia di pengujung babak pertama. Adalah Walcott yang sukses mencatatkan namanya di papan skor usai lesakan mendatarnya tak mampu dihalau kiper tim tamu, Mihkel Aksalu.
Babak Kedua
Inggris memulai babak kedua dengan sangat agresif menekan pertahanan Estonia. Alhasil, dua peluang emas mampu diraih mereka melalui aksi dari Harry Kane dan Chris Smalling. Beruntung bagi kubu tamu, Aksalu, tampil cekatan menjaga gawang mereka dari dua kans Inggris itu.
Pada menit 63, Nathaniel Clyne hampir membawa Inggris kembali mencetak gol di laga ini. Mendapatkan celah di lini pertahanan Estonia, fullback Liverpool itu lantas melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, tembakan Clyne masih melambung.
Memasuki 20 menit jelang bubaran, Inggris yang sudah unggul 1-0 masih terus memberikan gempuran untuk pertahanan Estonia. Kali ini yang menjadi aktornya adalah Ross Barkley, namun upaya yang dilakukan oleh gelandang Everton itu masih belum berbuah gol.
Barkley kembali membuat Aksalu bekerja sangat keras untuk menjaga gawangnya pada menit 78. Melalui sepakan keras dari luar kotak penalti, pemain 22 tahun itu hampir membuat Inggris unggul 2-0. Akan tetapi, Aksalu masih mampu membaca arah bola sepakan Barkley dengan baik.
Estonia yang sedari tadi tampil di bawah tekanan, coba keluar menyerang. Hasilnya pun cukup positif, mereka mampu mendekati gawang Tiga Singa. Sayangnya, aksi para penyeang Estonia kembali mampu digagalkan duet Smalling dan Gary Cahill di barisan belakang kubu tuan rumah.
Sterling! Akhirnya mampu menambah keunggulan Inggris menjadi 2-0 atas Estonia saat laga menyisahkan lima menit. Memanfaatkan sodoran matang dari Jamie Vardy, pemain Manchester City menyambutnya dengan sepakan first time yang meluncur deras ke dalam gawang tim tamu.
Hingga peluit panjang ditiupkan sang pengadil lapangan bertanda usainya pertandingan, tak ada lagi gol tambahan yang mampu dicetak kedua kesebelasan. Tim tuan rumah, Inggris, sukses membungkam tamunya, Estonia, dengan skor akhir 2-0.
Susunan Pemain
 
Inggris (4-3-3): Hart; Clyne, Cahill (c), Smalling, Bertrand; Lallana (Chamberlain 74&amp;rsquo;), Milner, Barkley (Alli 86&amp;rsquo;); Walcott (Vardy 83&amp;rsquo;), Kane, Sterling.
Pelatih: Roy Hodgson
Estonia (4-2-3-1): Aksalu; Teniste, Jaager, Klavan (c), Pikk; Dmitrijev (Lindpere 71&amp;rsquo;), Mets; Zenjov, Vassiljev, Kallaste (Luts 86&amp;rsquo;); Purje (Puri 71&amp;rsquo;).
Pelatih: Magnus Pehrsson
</description><content:encoded>
LONDON &amp;ndash; Inggris kedatangan Estonia dalam laga lanjutan Grup E babak kualifikasi Euro 2016 Prancis di Wembley Stadium, Sabtu (10/10/2015) dini hari WIB. Tampil menekan sejak menit awal, skuad Tiga Singa sukses melumat tamunya dengan skor akhir 2-0 dalam pertandingan ini.
Hasil positif tersebut membuat tim arahan Roy Hodgson itu memperpanjang rekor mereka di kualifikasi Euro 2016 dengan sembilan kali menang dalam sembilan laga. Sementara untuk Estonia, hasil laga ini semakin memperkecil kans mereka lolos ke Prancis tahun depan via babak playoff.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Paruh pertama baru berjalan empat menit, Theo Walcott sudah sukses memberikan ancaman untuk tim tamu. Akan tetapi, upaya sepakan voli yang dilepaskan pilar Arsenal itu masih belum berbuah gol untuk Inggris.
Hanya berjarak lima menit, giliran Raheem Sterling yang hampir membawa Inggris unggul atas Estonia. Mendapatkan bola liar di depan gawang tim tamu, winger 20 tahun itu lalu melepaskan sepakan mendatar. Namun, bola hasil sepakannya masih melenceng di sisi gawang Estonia.
Memasuki 20 menit usia pertandingan, Estonia mampu keluar dari tekanan. Alhasil, sebuah kans sukses diraih mereka via lesakan kaki kiri dari Karol Mets. Beruntung bagi kubu tuan rumah, tembakan Mets masih belum tepat sasaran.
Pada menit 37, Inggris kembali mendapatkan ancaman dari serangan Estonia. Kali ini adalah Konstantin Vassiljev yang hampir membuat kubu Wembley Stadium terdiam melalui sepakan cannon ball-nya. Namun, upayanya tersebut masih belum berbuah hasil.
Hingga pertandingan hanya menyisahkan lima menit lagi, Inggris kembali melancarkan serangan bertubi-tubi kepada Estonia. Bahkan, dua peluang emas sukses mereka raih melalui aksi dari James Milner dan Walcott. Tapi, peluang emas itu masih mampu digagalkan pertahanan tim tamu.
Inggris akhirnya mampu membuka keunggulan 1-0 atas Estonia di pengujung babak pertama. Adalah Walcott yang sukses mencatatkan namanya di papan skor usai lesakan mendatarnya tak mampu dihalau kiper tim tamu, Mihkel Aksalu.
Babak Kedua
Inggris memulai babak kedua dengan sangat agresif menekan pertahanan Estonia. Alhasil, dua peluang emas mampu diraih mereka melalui aksi dari Harry Kane dan Chris Smalling. Beruntung bagi kubu tamu, Aksalu, tampil cekatan menjaga gawang mereka dari dua kans Inggris itu.
Pada menit 63, Nathaniel Clyne hampir membawa Inggris kembali mencetak gol di laga ini. Mendapatkan celah di lini pertahanan Estonia, fullback Liverpool itu lantas melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, tembakan Clyne masih melambung.
Memasuki 20 menit jelang bubaran, Inggris yang sudah unggul 1-0 masih terus memberikan gempuran untuk pertahanan Estonia. Kali ini yang menjadi aktornya adalah Ross Barkley, namun upaya yang dilakukan oleh gelandang Everton itu masih belum berbuah gol.
Barkley kembali membuat Aksalu bekerja sangat keras untuk menjaga gawangnya pada menit 78. Melalui sepakan keras dari luar kotak penalti, pemain 22 tahun itu hampir membuat Inggris unggul 2-0. Akan tetapi, Aksalu masih mampu membaca arah bola sepakan Barkley dengan baik.
Estonia yang sedari tadi tampil di bawah tekanan, coba keluar menyerang. Hasilnya pun cukup positif, mereka mampu mendekati gawang Tiga Singa. Sayangnya, aksi para penyeang Estonia kembali mampu digagalkan duet Smalling dan Gary Cahill di barisan belakang kubu tuan rumah.
Sterling! Akhirnya mampu menambah keunggulan Inggris menjadi 2-0 atas Estonia saat laga menyisahkan lima menit. Memanfaatkan sodoran matang dari Jamie Vardy, pemain Manchester City menyambutnya dengan sepakan first time yang meluncur deras ke dalam gawang tim tamu.
Hingga peluit panjang ditiupkan sang pengadil lapangan bertanda usainya pertandingan, tak ada lagi gol tambahan yang mampu dicetak kedua kesebelasan. Tim tuan rumah, Inggris, sukses membungkam tamunya, Estonia, dengan skor akhir 2-0.
Susunan Pemain
 
Inggris (4-3-3): Hart; Clyne, Cahill (c), Smalling, Bertrand; Lallana (Chamberlain 74&amp;rsquo;), Milner, Barkley (Alli 86&amp;rsquo;); Walcott (Vardy 83&amp;rsquo;), Kane, Sterling.
Pelatih: Roy Hodgson
Estonia (4-2-3-1): Aksalu; Teniste, Jaager, Klavan (c), Pikk; Dmitrijev (Lindpere 71&amp;rsquo;), Mets; Zenjov, Vassiljev, Kallaste (Luts 86&amp;rsquo;); Purje (Puri 71&amp;rsquo;).
Pelatih: Magnus Pehrsson
</content:encoded></item></channel></rss>
