<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Platini Akan Buat Sepakbola Bebas dari Politik</title><description>Presiden UEFA yakin akan menjadi Presiden FIFA untuk membuat sepakbola bebas dari politik.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/09/25/51/1220761/platini-akan-buat-sepakbola-bebas-dari-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/09/25/51/1220761/platini-akan-buat-sepakbola-bebas-dari-politik"/><item><title>Platini Akan Buat Sepakbola Bebas dari Politik</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/09/25/51/1220761/platini-akan-buat-sepakbola-bebas-dari-politik</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/09/25/51/1220761/platini-akan-buat-sepakbola-bebas-dari-politik</guid><pubDate>Jum'at 25 September 2015 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Wahyutomo </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/25/51/1220761/platini-akan-buat-sepakbola-bebas-dari-politik-JB3YS4qTwi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Michel Platini (Foto: REUTERS/Charles Platiau)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/25/51/1220761/platini-akan-buat-sepakbola-bebas-dari-politik-JB3YS4qTwi.jpg</image><title>Michel Platini (Foto: REUTERS/Charles Platiau)</title></images><description>
ZURICH &amp;ndash; Presiden UEFA, Michel Platini, menjadi salah satu kandidat terkuat dalam bursa pemilihan Presiden FIFA yang akan dilangsungkan pada Februari 2016. Mantan pemain Juventus itu mengatakan bahwa dirinya akan membuang jauh politik dari dunia sepakbola.

&amp;ldquo;Kita harus lebih peduli pada pertandingan, bukan politik,&amp;rdquo; ujar pria berusia 60 tahun tersebut, seperti dilansir ESPN FC, Jumat (25/9/2015). &amp;ldquo;Bersama saya, tidak akan ada politik. Bersama saya, sepakbola tetaplah sepakbola, bukan politik,&amp;rdquo; tegasnya.

Pernyataan itu langsung dikritik oleh beberapa kalangan, karena Platini sempat diduga membawa politik dalam sepakbola. Pada 2010, ia dikabarkan tidak akan memilih Qatar untuk Piala Dunia 2022. Namun, Platini mengubah pendapat itu setelah bertemu presiden Prancis Nicolas Sarkozy yang juga dihadiri anggota Federasi Sepakbola Qatar.

Platini mengungkapkan bahwa misinya menjadi Presiden FIFA adalah untuk mengembalikan wajah FIFA  dan memberantas korupsi di tubuh organisasi sepakbola dunia tersebut.  &amp;ldquo;FIFA yang baik seperti wasit yang baik. Tidak ada yang mengkritiknya,&amp;rdquo; ujar dia.

&amp;ldquo;Ada banyak orang baik pada komite eksekutif. Hanya beberapa dari mereka yang korupsi. Jika melakukan tindakan salah, Anda akan diproses,&amp;rdquo; tandasnya.
</description><content:encoded>
ZURICH &amp;ndash; Presiden UEFA, Michel Platini, menjadi salah satu kandidat terkuat dalam bursa pemilihan Presiden FIFA yang akan dilangsungkan pada Februari 2016. Mantan pemain Juventus itu mengatakan bahwa dirinya akan membuang jauh politik dari dunia sepakbola.

&amp;ldquo;Kita harus lebih peduli pada pertandingan, bukan politik,&amp;rdquo; ujar pria berusia 60 tahun tersebut, seperti dilansir ESPN FC, Jumat (25/9/2015). &amp;ldquo;Bersama saya, tidak akan ada politik. Bersama saya, sepakbola tetaplah sepakbola, bukan politik,&amp;rdquo; tegasnya.

Pernyataan itu langsung dikritik oleh beberapa kalangan, karena Platini sempat diduga membawa politik dalam sepakbola. Pada 2010, ia dikabarkan tidak akan memilih Qatar untuk Piala Dunia 2022. Namun, Platini mengubah pendapat itu setelah bertemu presiden Prancis Nicolas Sarkozy yang juga dihadiri anggota Federasi Sepakbola Qatar.

Platini mengungkapkan bahwa misinya menjadi Presiden FIFA adalah untuk mengembalikan wajah FIFA  dan memberantas korupsi di tubuh organisasi sepakbola dunia tersebut.  &amp;ldquo;FIFA yang baik seperti wasit yang baik. Tidak ada yang mengkritiknya,&amp;rdquo; ujar dia.

&amp;ldquo;Ada banyak orang baik pada komite eksekutif. Hanya beberapa dari mereka yang korupsi. Jika melakukan tindakan salah, Anda akan diproses,&amp;rdquo; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
