<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenpora Tidak Tahu Kantornya Dipakai untuk Rekaman Rekayasa Pengaturan Skor</title><description>Kemenpora tidak mengetahui kantor mereka dipakai untuk merekam dialog pengaturan skor Timnas U-23, seperti yang diungkapkan oleh Roy Suryo.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/07/02/51/1175319/kemenpora-tidak-tahu-kantornya-dipakai-untuk-rekaman-rekayasa-pengaturan-skor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/07/02/51/1175319/kemenpora-tidak-tahu-kantornya-dipakai-untuk-rekaman-rekayasa-pengaturan-skor"/><item><title>Kemenpora Tidak Tahu Kantornya Dipakai untuk Rekaman Rekayasa Pengaturan Skor</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/07/02/51/1175319/kemenpora-tidak-tahu-kantornya-dipakai-untuk-rekaman-rekayasa-pengaturan-skor</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/07/02/51/1175319/kemenpora-tidak-tahu-kantornya-dipakai-untuk-rekaman-rekayasa-pengaturan-skor</guid><pubDate>Kamis 02 Juli 2015 18:34 WIB</pubDate><dc:creator>Daniel Setiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/02/51/1175319/kemenpora-tidak-tahu-kantornya-dipakai-untuk-rekayasa-pengaturan-skor-80cK74erHT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone/Heru Haryono)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/02/51/1175319/kemenpora-tidak-tahu-kantornya-dipakai-untuk-rekayasa-pengaturan-skor-80cK74erHT.jpg</image><title>(Foto: Okezone/Heru Haryono)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Sepakbola Indonesia diguncang dugaan pengaturan skor yang dilakukan mafia yang masih gelap identitasnya. Dugaan match fixing terjadi pada pertandingan yang melibatkan Timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games.
Sebuah rekaman percakapan yang isinya mengenai dialog antara dua orang tentang pengaturan skor ternyata diduga dilakukan di lantai tiga gedung Kantor Kemenpora.
Menanggapi hal tersebut, Deputi III Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga, Faisal Abdullah, mengatakan tidak mengetahui permasalahan rekaman yang diduga dibuat di kantor Kemenpora.
&amp;ldquo;Tidak, saya tidak mengetahui hal tersebut,&amp;rdquo; ujarnya singkat kepada Okezone, Kamis (2/7/2015).
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Roy Suryo yang menjadi salah satu narasumber di acara News DotPol yang disiarkan secara langsung oleh Inews TV, Rabu 1 Juli 2015, mengatakan kalau rekaman pembicaraan pelaku pengaturan skor yang sempat beredar luas di media, ternyata dibuat di lantai tiga gedung Kemenpora Senayan, Jakarta.
''Rekaman betul ada. Direkam, ya. Itu direkam di lantai tiga dan sengaja dibuat,'' ujar mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut di program News Dotpol, Rabu 1 Juli 2015.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Sepakbola Indonesia diguncang dugaan pengaturan skor yang dilakukan mafia yang masih gelap identitasnya. Dugaan match fixing terjadi pada pertandingan yang melibatkan Timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games.
Sebuah rekaman percakapan yang isinya mengenai dialog antara dua orang tentang pengaturan skor ternyata diduga dilakukan di lantai tiga gedung Kantor Kemenpora.
Menanggapi hal tersebut, Deputi III Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga, Faisal Abdullah, mengatakan tidak mengetahui permasalahan rekaman yang diduga dibuat di kantor Kemenpora.
&amp;ldquo;Tidak, saya tidak mengetahui hal tersebut,&amp;rdquo; ujarnya singkat kepada Okezone, Kamis (2/7/2015).
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Roy Suryo yang menjadi salah satu narasumber di acara News DotPol yang disiarkan secara langsung oleh Inews TV, Rabu 1 Juli 2015, mengatakan kalau rekaman pembicaraan pelaku pengaturan skor yang sempat beredar luas di media, ternyata dibuat di lantai tiga gedung Kemenpora Senayan, Jakarta.
''Rekaman betul ada. Direkam, ya. Itu direkam di lantai tiga dan sengaja dibuat,'' ujar mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut di program News Dotpol, Rabu 1 Juli 2015.
</content:encoded></item></channel></rss>
