<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sepakbola Mati Suri, Pemain Persib Jajaki Bintang Iklan</title><description>Tidak adanya kejelasan mengenai kelanjutan sepakbola nasional yang  dibekukan Menpora, pemain Persib banting setir  jajaki bintang Iklan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/06/09/49/1162320/sepakbola-mati-suri-pemain-persib-jajaki-bintang-iklan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/06/09/49/1162320/sepakbola-mati-suri-pemain-persib-jajaki-bintang-iklan"/><item><title>Sepakbola Mati Suri, Pemain Persib Jajaki Bintang Iklan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/06/09/49/1162320/sepakbola-mati-suri-pemain-persib-jajaki-bintang-iklan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/06/09/49/1162320/sepakbola-mati-suri-pemain-persib-jajaki-bintang-iklan</guid><pubDate>Selasa 09 Juni 2015 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/09/49/1162320/sepakbola-mati-suri-pemain-persib-jajaki-bintang-iklan-FVMSeRddrI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dedi Kusnandar banting setir jajaki karier sebagai bintang iklan (Foto: Dok Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/09/49/1162320/sepakbola-mati-suri-pemain-persib-jajaki-bintang-iklan-FVMSeRddrI.jpg</image><title>Dedi Kusnandar banting setir jajaki karier sebagai bintang iklan (Foto: Dok Sindo)</title></images><description>
BANDUNG - Sepakbola Indonesia yang mati suri akibat pembekuan PSSI oleh Menpora Imam Nahrawi dan sanksi dari FIFA dirasa cukup berat bagi gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar. Ia kini tak bisa mengandalkan pemasukan dari bermain sepakbola.
Salah satu yang jadi andalan pemasukannya saat ini adalah menjadi pembicara di acara televisi untuk membahas tentang kondisi sepakbola nasional.
&quot;Sekarang banyak tawaran talk show di televisi,&quot; ucap Dedi, Senin 8 Juni 2015.
Dari acara talk show itu, setidaknya Dedi mendapatkan uang untuk menjaga dapurnya tetap ngebul serta berbagai kebutuhan lainnya. Tak hanya itu, ia juga mulai melirik profesi lain. Ia mulai menjajaki jadi bintang iklan.
&quot;Ada tawaran iklan soft drink, tapi masih belum deal soalnya belum tahu ke depannya seperti apa,&quot; tuturnya.
Selain itu, Dedi juga mulai merintis bisnis kost yang sudah ditekuninya beberapa waktu lalu. Usaha itu juga sekaligus jadi aset atau investasi masa depannya.
Ia sadar, bermain sepakbola tidak akan bertahan lama. &quot;Saya juga enggak akan terus main sepakbola. Main bola itu enggak selamanya,&quot; katanya.
Jika suatu saat pensiun sebagai pemain, ia setidaknya sudah punya ancang-ancang dari mana akan mendapatkan penghasilan. Bahkan ia berencana terus menambah usaha kost-kostannya.
Disinggung soal tawaran bermain antar kampung alias tarkam, Dedi mengaku mendapatkan beberapa tawaran. Tapi saat ini ia belum tertarik dengan berbagai pertimbangan.
Sementara di luar kesibukannya itu, Dedi tetap berusaha menjaga kebugarannya dengan terus berlatih setiap hari. Ia tidak mau kondisinya drop meski tidak ada kompetisi yang diikuti.
&quot;Paling sekarang banyak kumpul juga sama keluarga karena beberapa bulan kemarin kan jarang kumpul karena harus bertanding,&quot; tandas pemain yang digadang-gadang jadi suksesor Firman Utina.

</description><content:encoded>
BANDUNG - Sepakbola Indonesia yang mati suri akibat pembekuan PSSI oleh Menpora Imam Nahrawi dan sanksi dari FIFA dirasa cukup berat bagi gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar. Ia kini tak bisa mengandalkan pemasukan dari bermain sepakbola.
Salah satu yang jadi andalan pemasukannya saat ini adalah menjadi pembicara di acara televisi untuk membahas tentang kondisi sepakbola nasional.
&quot;Sekarang banyak tawaran talk show di televisi,&quot; ucap Dedi, Senin 8 Juni 2015.
Dari acara talk show itu, setidaknya Dedi mendapatkan uang untuk menjaga dapurnya tetap ngebul serta berbagai kebutuhan lainnya. Tak hanya itu, ia juga mulai melirik profesi lain. Ia mulai menjajaki jadi bintang iklan.
&quot;Ada tawaran iklan soft drink, tapi masih belum deal soalnya belum tahu ke depannya seperti apa,&quot; tuturnya.
Selain itu, Dedi juga mulai merintis bisnis kost yang sudah ditekuninya beberapa waktu lalu. Usaha itu juga sekaligus jadi aset atau investasi masa depannya.
Ia sadar, bermain sepakbola tidak akan bertahan lama. &quot;Saya juga enggak akan terus main sepakbola. Main bola itu enggak selamanya,&quot; katanya.
Jika suatu saat pensiun sebagai pemain, ia setidaknya sudah punya ancang-ancang dari mana akan mendapatkan penghasilan. Bahkan ia berencana terus menambah usaha kost-kostannya.
Disinggung soal tawaran bermain antar kampung alias tarkam, Dedi mengaku mendapatkan beberapa tawaran. Tapi saat ini ia belum tertarik dengan berbagai pertimbangan.
Sementara di luar kesibukannya itu, Dedi tetap berusaha menjaga kebugarannya dengan terus berlatih setiap hari. Ia tidak mau kondisinya drop meski tidak ada kompetisi yang diikuti.
&quot;Paling sekarang banyak kumpul juga sama keluarga karena beberapa bulan kemarin kan jarang kumpul karena harus bertanding,&quot; tandas pemain yang digadang-gadang jadi suksesor Firman Utina.

</content:encoded></item></channel></rss>
