<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Blatter Janjikan Mongolia Tuan Rumah Piala Dunia 2050</title><description>Kesepakatan kontroversial Blatter yang menjanjikan Mongolia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2050, kian memperburuk keadaan FIFA.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/06/01/51/1158225/blatter-janjikan-mongolia-tuan-rumah-piala-dunia-2050</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/06/01/51/1158225/blatter-janjikan-mongolia-tuan-rumah-piala-dunia-2050"/><item><title>Blatter Janjikan Mongolia Tuan Rumah Piala Dunia 2050</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/06/01/51/1158225/blatter-janjikan-mongolia-tuan-rumah-piala-dunia-2050</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/06/01/51/1158225/blatter-janjikan-mongolia-tuan-rumah-piala-dunia-2050</guid><pubDate>Senin 01 Juni 2015 07:00 WIB</pubDate><dc:creator>Daniel Setiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/01/51/1158225/blatter-janjikan-mongolia-tuan-rumah-piala-dunia-2050-H75j4uQgbd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Blatter memberikan janji tuan rumah Piala Dunia kepada Mongolia (Foto: Eurosport)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/01/51/1158225/blatter-janjikan-mongolia-tuan-rumah-piala-dunia-2050-H75j4uQgbd.jpg</image><title>Blatter memberikan janji tuan rumah Piala Dunia kepada Mongolia (Foto: Eurosport)</title></images><description>
ZURICH &amp;ndash; Presiden FIFA, Sepp Blatter, dikabarkan telah membuat kesepakatan dengan Federasi Sepakbola Mongolia (MFF) untuk menjadikan Negara Asia Timur tersebut tuan rumah Piala Dunia 2050 sekaligus Piala Asia 2035. Kesepakatan tersebut kontroversial tentunya, sebab tuan rumah Piala Dunia seharusnya dipilih melalui proses pemungutan suara.
Seperti dimuat Daily Mail, Senin (1/6/2015), terdapat sebuah rekaman video bukti kesepakatan pemberian jaminan tuan rumah yang dilakukan oleh pria yang kembali terpilih sebagai presiden FIFA tersebut kepada presiden MFF, Tsakhia Elbegdorj, pada 2011.
Dalam rekaman itu terdapat sebuah kertas perjanjian yang dibingkai dengan tulisan &amp;lsquo;Mongolia &amp;ndash; The Land of Free and Brave will Host Asian Cup 2035 and World Cup 2050.&amp;rsquo; Kesepakatan tersebut juga dibubuhi tanda tangan Blatter dan Elbegdorj.
Hal ini jelas semakin membuat situasi panas. Sebelumnya sebanyak tujuh orang pengurus FIFA ditangkap di sebuah hotel bernama Baur au Lac yang terletak di Zurich. Kabarnya tujuh orang tersebut diduga terlibat korupsi hingga pencucian uang.
Penangkapan dilakukan pihak keamanan Swiss atas permintaan Kementerian Kehakiman Amerika Serikat. Setelah diinvestigasi lebih mendalam, ternyata ada tiga pengurus FIFA lainnya yang ditangkap, jadi total yang tertangkap berjumlah 10 orang. Sementara Blatter hingga kini masih dicurigai terlibat dalam skandal tersebut.
</description><content:encoded>
ZURICH &amp;ndash; Presiden FIFA, Sepp Blatter, dikabarkan telah membuat kesepakatan dengan Federasi Sepakbola Mongolia (MFF) untuk menjadikan Negara Asia Timur tersebut tuan rumah Piala Dunia 2050 sekaligus Piala Asia 2035. Kesepakatan tersebut kontroversial tentunya, sebab tuan rumah Piala Dunia seharusnya dipilih melalui proses pemungutan suara.
Seperti dimuat Daily Mail, Senin (1/6/2015), terdapat sebuah rekaman video bukti kesepakatan pemberian jaminan tuan rumah yang dilakukan oleh pria yang kembali terpilih sebagai presiden FIFA tersebut kepada presiden MFF, Tsakhia Elbegdorj, pada 2011.
Dalam rekaman itu terdapat sebuah kertas perjanjian yang dibingkai dengan tulisan &amp;lsquo;Mongolia &amp;ndash; The Land of Free and Brave will Host Asian Cup 2035 and World Cup 2050.&amp;rsquo; Kesepakatan tersebut juga dibubuhi tanda tangan Blatter dan Elbegdorj.
Hal ini jelas semakin membuat situasi panas. Sebelumnya sebanyak tujuh orang pengurus FIFA ditangkap di sebuah hotel bernama Baur au Lac yang terletak di Zurich. Kabarnya tujuh orang tersebut diduga terlibat korupsi hingga pencucian uang.
Penangkapan dilakukan pihak keamanan Swiss atas permintaan Kementerian Kehakiman Amerika Serikat. Setelah diinvestigasi lebih mendalam, ternyata ada tiga pengurus FIFA lainnya yang ditangkap, jadi total yang tertangkap berjumlah 10 orang. Sementara Blatter hingga kini masih dicurigai terlibat dalam skandal tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
