<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gresik United Berharap Listiadi Tak Lari</title><description>Dianggap sudah cocok dengan visi tim, Persegres ingin mempertahankan pelatih Listiadi untuk musim depan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/05/25/49/1154581/gresik-united-berharap-listiadi-tak-lari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/05/25/49/1154581/gresik-united-berharap-listiadi-tak-lari"/><item><title>Gresik United Berharap Listiadi Tak Lari</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/05/25/49/1154581/gresik-united-berharap-listiadi-tak-lari</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/05/25/49/1154581/gresik-united-berharap-listiadi-tak-lari</guid><pubDate>Senin 25 Mei 2015 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Kukuh Setiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/25/49/1154581/gresik-united-berharap-listiadi-tak-lari-UUkGGwJsai.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Persegres ingin pertahankan pelatih Listiadi (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/25/49/1154581/gresik-united-berharap-listiadi-tak-lari-UUkGGwJsai.jpg</image><title>Persegres ingin pertahankan pelatih Listiadi (Foto: PSSI)</title></images><description>
GRESIK &amp;ndash; Persegres Gresik United menghentikan aktivitas tim setelah QNB League 2015 dan sama sekali belum kembali ke lapangan. Bisa jadi situasi vakum ini akan berlanjut hingga musim kompetisi berikutnya, jika PT Liga Indonesia tak kunjung melanjutkan kompetisi.
Kendati demikian, Persegres menginginkan komposisi tim tidak banyak berubah hingga musim depan. Ini cukup beralasan, karena Laskar Jaka Samudra sempat mencatat hasil impresif di QNB League 2015 walau hanya memainkan tiga laga.
Sosok Liestiadi sebagai pelatih adalah figur yang sangat diharapkan mau melanjutkan karirnya di Stadion Petrokimia. Manajemen Persegres bakal berupaya keras, agar pelatih asal Medan itu tidak &amp;ldquo;lari&amp;rdquo; ke klub lain musim depan.
Manajemen menilai, sudah ada kecocokan antara tim dengan pelatih walau belum teruji di banyak pertandingan. &quot;Kalau parameternya dari pertandingan QNB League 2015 lalu, coach Liestiadi sangat cocok dengan Persegres,&quot; kata Bagoes Cahyo Yuwono, Manager Persegres.
Dia pun berharap dan berusaha mempertahankan eks pelatih Persiba Balikpapan itu tetap di Kota Pudak. &quot;Tapi semuanya tetap tergantung beliau. Kompetisi musim depan kan masih jauh dan sekarang tim sedang vakum,&quot; tambah Bagoes.
Di sisi lain, Liestiadi menyatakan siap bertahan di Persegres walau mengaku belum memikirkan karier musim depan. Dirinya menyatakan, ingin berbicara lagi dengan manajemen Persegres, jika nanti aktivitas tim kembali dimulai.
&quot;Kondisi sepakbola sedang kurang bagus dan semua belum tahu bagaimana situasi ke depannya. Soal kelanjutan di Persegres, tentunya nanti ada pembicaraan lagi (soal kontrak). Saya pribadi menilai misi saya di Persegres belum selesai,&quot; tutur Liestiadi.
Eks asisten pelatih Arema Indonesia kala juara ISL 2009-2010 itu layak menyesali kesialannya di Gresik. Sudah mengawali kompetisi dengan sempurna, alias tiga kali kemenangan di pertandingan pembuka, kompetisi dihentikan secara permanen.
Tak heran jika Liestiadi masih penasaran melanjutkan kinerjanya di Stadion Petrokimia dengan harapan bisa melanjutkan catatan impresif itu. Selain pelatih, manajemen Persegres juga berhasrat mempertahankan komposisi pemain lokal.
Sedangkan untuk pemain asing masih meragukan karena tergantung status Indonesia yang terancam sanksi FIFA. Shohei Matsunaga, Sasa Zecevic, serta Herman Dzumafo, bisa saja tak kembali ke Gresik seandainya Indonesia dijatuhi sanksi oleh FIFA.
</description><content:encoded>
GRESIK &amp;ndash; Persegres Gresik United menghentikan aktivitas tim setelah QNB League 2015 dan sama sekali belum kembali ke lapangan. Bisa jadi situasi vakum ini akan berlanjut hingga musim kompetisi berikutnya, jika PT Liga Indonesia tak kunjung melanjutkan kompetisi.
Kendati demikian, Persegres menginginkan komposisi tim tidak banyak berubah hingga musim depan. Ini cukup beralasan, karena Laskar Jaka Samudra sempat mencatat hasil impresif di QNB League 2015 walau hanya memainkan tiga laga.
Sosok Liestiadi sebagai pelatih adalah figur yang sangat diharapkan mau melanjutkan karirnya di Stadion Petrokimia. Manajemen Persegres bakal berupaya keras, agar pelatih asal Medan itu tidak &amp;ldquo;lari&amp;rdquo; ke klub lain musim depan.
Manajemen menilai, sudah ada kecocokan antara tim dengan pelatih walau belum teruji di banyak pertandingan. &quot;Kalau parameternya dari pertandingan QNB League 2015 lalu, coach Liestiadi sangat cocok dengan Persegres,&quot; kata Bagoes Cahyo Yuwono, Manager Persegres.
Dia pun berharap dan berusaha mempertahankan eks pelatih Persiba Balikpapan itu tetap di Kota Pudak. &quot;Tapi semuanya tetap tergantung beliau. Kompetisi musim depan kan masih jauh dan sekarang tim sedang vakum,&quot; tambah Bagoes.
Di sisi lain, Liestiadi menyatakan siap bertahan di Persegres walau mengaku belum memikirkan karier musim depan. Dirinya menyatakan, ingin berbicara lagi dengan manajemen Persegres, jika nanti aktivitas tim kembali dimulai.
&quot;Kondisi sepakbola sedang kurang bagus dan semua belum tahu bagaimana situasi ke depannya. Soal kelanjutan di Persegres, tentunya nanti ada pembicaraan lagi (soal kontrak). Saya pribadi menilai misi saya di Persegres belum selesai,&quot; tutur Liestiadi.
Eks asisten pelatih Arema Indonesia kala juara ISL 2009-2010 itu layak menyesali kesialannya di Gresik. Sudah mengawali kompetisi dengan sempurna, alias tiga kali kemenangan di pertandingan pembuka, kompetisi dihentikan secara permanen.
Tak heran jika Liestiadi masih penasaran melanjutkan kinerjanya di Stadion Petrokimia dengan harapan bisa melanjutkan catatan impresif itu. Selain pelatih, manajemen Persegres juga berhasrat mempertahankan komposisi pemain lokal.
Sedangkan untuk pemain asing masih meragukan karena tergantung status Indonesia yang terancam sanksi FIFA. Shohei Matsunaga, Sasa Zecevic, serta Herman Dzumafo, bisa saja tak kembali ke Gresik seandainya Indonesia dijatuhi sanksi oleh FIFA.
</content:encoded></item></channel></rss>
