<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepuasan Martinez Cukur Habis United</title><description>Roberto Martinez puas dan percaya layak keluar sebagai pemenangan saat menjamu Manchester United di Goodison Park.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/04/27/45/1140378/kepuasan-martinez-cukur-habis-united</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/04/27/45/1140378/kepuasan-martinez-cukur-habis-united"/><item><title>Kepuasan Martinez Cukur Habis United</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/04/27/45/1140378/kepuasan-martinez-cukur-habis-united</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/04/27/45/1140378/kepuasan-martinez-cukur-habis-united</guid><pubDate>Senin 27 April 2015 06:12 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Jailani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/27/45/1140378/kepuasan-martinez-cukur-habis-united-QwRqiU2gvz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepuasan Martinez usai cukur habis Manchester United (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/27/45/1140378/kepuasan-martinez-cukur-habis-united-QwRqiU2gvz.jpg</image><title>Kepuasan Martinez usai cukur habis Manchester United (Foto: Reuters)</title></images><description>
LIVERPOOL &amp;ndash; Pelatih Everton, Roberto Martinez, puas dan percaya layak keluar sebagai pemenangan saat menjamu Manchester United di Goodison Park, Minggu 26 April 2015 malam WIB. Selain mengangkat moral pemain, kemenangan atas Setan Merah juga berpengaruh terhadap posisi mereka di klasemen Premier League.
Sebagaimana diketahui, Everton menghukum The Red Devils dengan tiga gol tanpa balas yang dicetak oleh James McCarthy, John Stones, dan Kevin Mirallas. Performa meyakinkan The Toffees dinilai Martinez merupakan buah dari buruk performa mereka di awal musim ini.
Berkata kepada BBC usai pertandingan, Senin (27/4/2015), pelatih Spanyol itu tetap memuji perlawanan dari Wayne Rooney cs, namun ia yakin apa yang dilakukan anak didiknya sepanjang 90 menit layak diganjar kemenangan.
&amp;ldquo;Manchester United tim yang bagus, terutama dalam positioning dan work rate. Kami puas dapat menyusahkan mereka dan memperlihatkan beberapa pergerakan dinamis dalam bertahan serta menyerang,&amp;rdquo; kata Martinez.
&amp;ldquo;Saya rasa pemain seperti Aaron Lennon, Ross Barkley, dan Romelu Lukaku menghadirkan banyak ancaman. Kami sangat layak mencetak tiga gol dan menang. Menjaga konsentrasi dan tanpa kebobolan selama 90 menit sangat luar biasa, sesuatu yang kami pelajari dari musim yang berat ini,&amp;rdquo; paparnya.
</description><content:encoded>
LIVERPOOL &amp;ndash; Pelatih Everton, Roberto Martinez, puas dan percaya layak keluar sebagai pemenangan saat menjamu Manchester United di Goodison Park, Minggu 26 April 2015 malam WIB. Selain mengangkat moral pemain, kemenangan atas Setan Merah juga berpengaruh terhadap posisi mereka di klasemen Premier League.
Sebagaimana diketahui, Everton menghukum The Red Devils dengan tiga gol tanpa balas yang dicetak oleh James McCarthy, John Stones, dan Kevin Mirallas. Performa meyakinkan The Toffees dinilai Martinez merupakan buah dari buruk performa mereka di awal musim ini.
Berkata kepada BBC usai pertandingan, Senin (27/4/2015), pelatih Spanyol itu tetap memuji perlawanan dari Wayne Rooney cs, namun ia yakin apa yang dilakukan anak didiknya sepanjang 90 menit layak diganjar kemenangan.
&amp;ldquo;Manchester United tim yang bagus, terutama dalam positioning dan work rate. Kami puas dapat menyusahkan mereka dan memperlihatkan beberapa pergerakan dinamis dalam bertahan serta menyerang,&amp;rdquo; kata Martinez.
&amp;ldquo;Saya rasa pemain seperti Aaron Lennon, Ross Barkley, dan Romelu Lukaku menghadirkan banyak ancaman. Kami sangat layak mencetak tiga gol dan menang. Menjaga konsentrasi dan tanpa kebobolan selama 90 menit sangat luar biasa, sesuatu yang kami pelajari dari musim yang berat ini,&amp;rdquo; paparnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
