<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tugas Saya Menjaga Kesucian Atletico</title><description>Penampilan heroik Oblak berhasil menjaga kesucian gawangnya dari berbagai gempuran yang diciptakan Madrid.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134557/tugas-saya-menjaga-kesucian-atletico</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134557/tugas-saya-menjaga-kesucian-atletico"/><item><title>Tugas Saya Menjaga Kesucian Atletico</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134557/tugas-saya-menjaga-kesucian-atletico</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134557/tugas-saya-menjaga-kesucian-atletico</guid><pubDate>Rabu 15 April 2015 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/15/51/1134557/tugas-saya-menjaga-kesucian-atletico-vfEJJAxOt1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/15/51/1134557/tugas-saya-menjaga-kesucian-atletico-vfEJJAxOt1.jpg</image><title>(Foto: AFP)</title></images><description>
MADRID &amp;ndash; Jan Oblak menjadi tokoh protagonis untuk Atl&amp;eacute;tico Madrid saat menjamu rival sekota, Real Madrid pada jumpa pertama putaran delapan besar Liga Champions, Rabu (15/4/2015) dini hari WIB. Hasil di Vicente Calder&amp;oacute;n Stadium sendiri berakhir dengan skor 0-0.
Penampilan heroik Oblak berhasil menjaga kesucian gawangnya dari berbagai gempuran yang diciptakan Madrid. Beragam pujian pun menghujani kiper yang baru berusia 22 tahun itu, baik dari kawan maupun lawan.
&amp;ldquo;Untuk menjaga bola agar tidak masuk ke gawang adalah tugas saya. Saya selalu berusaha untuk berkembang, dan hari ini saya juga sedikit beruntung. Selain itu atmosfer di Vicente Calder&amp;oacute;n juga sangat hebat,&amp;rdquo; tegas Oblak dalam situs resmi UEFA, Rabu (15/4/2015).
Oblak mengatakan hasil imbang atas pasukan Carlo Ancelotti memberi asa untuk timnya melakoni leg kedua di Santiago Bernabeu, pada 23 April 2015. Kiper Timnas Slovenia itu yakin, Atl&amp;eacute;tico akan melangkah lebih jauh di pentas tertinggi di Eropa musim ini.
&amp;ldquo;Saya merasa bermain bagus, begitu pun dengan seluruh pemain. Kami bekerja keras dan itu merupakan pertandingan yang keras. Sekarang kami memiliki satu pekan untuk mempersiapkan pertemuan kedua,&amp;rdquo; sambungnya kepada TVE.
&amp;ldquo;Anda memang selalu ingin mencetak gol dan menang. Akan tetapi, dengan skor 0-0, kami lihat apa yang akan terjadi di leg kedua. Clean sheet jelas penting untuk leg kedua, saya tidak tahu siapa yang layak disebut favorit. Sebab Madrid adalah tim dengan pemain hebat. Namun, kami masih memiliki peluang besar,&amp;rdquo; tuntasnya.
</description><content:encoded>
MADRID &amp;ndash; Jan Oblak menjadi tokoh protagonis untuk Atl&amp;eacute;tico Madrid saat menjamu rival sekota, Real Madrid pada jumpa pertama putaran delapan besar Liga Champions, Rabu (15/4/2015) dini hari WIB. Hasil di Vicente Calder&amp;oacute;n Stadium sendiri berakhir dengan skor 0-0.
Penampilan heroik Oblak berhasil menjaga kesucian gawangnya dari berbagai gempuran yang diciptakan Madrid. Beragam pujian pun menghujani kiper yang baru berusia 22 tahun itu, baik dari kawan maupun lawan.
&amp;ldquo;Untuk menjaga bola agar tidak masuk ke gawang adalah tugas saya. Saya selalu berusaha untuk berkembang, dan hari ini saya juga sedikit beruntung. Selain itu atmosfer di Vicente Calder&amp;oacute;n juga sangat hebat,&amp;rdquo; tegas Oblak dalam situs resmi UEFA, Rabu (15/4/2015).
Oblak mengatakan hasil imbang atas pasukan Carlo Ancelotti memberi asa untuk timnya melakoni leg kedua di Santiago Bernabeu, pada 23 April 2015. Kiper Timnas Slovenia itu yakin, Atl&amp;eacute;tico akan melangkah lebih jauh di pentas tertinggi di Eropa musim ini.
&amp;ldquo;Saya merasa bermain bagus, begitu pun dengan seluruh pemain. Kami bekerja keras dan itu merupakan pertandingan yang keras. Sekarang kami memiliki satu pekan untuk mempersiapkan pertemuan kedua,&amp;rdquo; sambungnya kepada TVE.
&amp;ldquo;Anda memang selalu ingin mencetak gol dan menang. Akan tetapi, dengan skor 0-0, kami lihat apa yang akan terjadi di leg kedua. Clean sheet jelas penting untuk leg kedua, saya tidak tahu siapa yang layak disebut favorit. Sebab Madrid adalah tim dengan pemain hebat. Namun, kami masih memiliki peluang besar,&amp;rdquo; tuntasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
