<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Legenda United Sebut Mandzukic Sumber Masalah</title><description>Legenda United menyebut Mandzukic sering berperilaku berlebihan saat Atletico melawan Madrid.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134476/legenda-united-sebut-mandzukic-sumber-masalah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134476/legenda-united-sebut-mandzukic-sumber-masalah"/><item><title>Legenda United Sebut Mandzukic Sumber Masalah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134476/legenda-united-sebut-mandzukic-sumber-masalah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134476/legenda-united-sebut-mandzukic-sumber-masalah</guid><pubDate>Rabu 15 April 2015 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Zanel Farha Wilda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/15/51/1134476/legenda-united-sebut-mandzukic-sumber-masalah-3MQUKYa6OD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mandzukic (kanan) disebut sebagai sumber masalah saat Atletico melawan Madrid. (Foto: AFP/Pierre Philippe Marcou)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/15/51/1134476/legenda-united-sebut-mandzukic-sumber-masalah-3MQUKYa6OD.jpg</image><title>Mandzukic (kanan) disebut sebagai sumber masalah saat Atletico melawan Madrid. (Foto: AFP/Pierre Philippe Marcou)</title></images><description>
MADRID - Insiden Mario Mandzukic dengan Dani Carvajal dan Sergio Ramos yang terjadi dalam leg pertama perempatfinal Liga Champions, Rabu (15/4/2015) dini hari WIB, mengundang komentar dari legenda Manchester United, Paul Scholes. Scholes menilai, kejadian itu terjadi akibat reaksi berlebihan Mandzukic.

Untuk tambahan informasi, Carvajal dan Ramos dituduh melakukan perbuatan kasar pada penyerang tim nasional Kroasia tersebut. Carvajal dituduh sempat menggigit, sedangkan Ramos dituduh sengaja menyikut hingga membuat sang lawan berdarah.

Meski kebanyakan orang menyalahkan duo Madrid atas tindakan kasar pada Mandzukic, tidak demikian halnya dengan Scholes. Menurut Scholes, yang pantas disalahkan atas seluruh insiden tersebut adalah penyerang Atletico itu.

&quot;Mario-lah yang mencoba menciptakan beberapa masalah. Setiap kali ia (Mandzukic) terjatuh, ia selalu memberikan reaksi berlebihan,&quot; ucap pria 40 tahun itu, mengutip Daily Mail, Rabu (15/4/2015).

Mantan gelandang Tim Nasional Inggris itu menilai apa yang dilakukan Mandzukic adalah upaya untuk membuat dirinya terlihat sebagai penyerang yang tangguh. Hal itu cukup disayangkan, karena menurut Scholes, mantan pemain Bayern Munich itu tidak perlu melakukan tindakan-tindakan seperti itu.

</description><content:encoded>
MADRID - Insiden Mario Mandzukic dengan Dani Carvajal dan Sergio Ramos yang terjadi dalam leg pertama perempatfinal Liga Champions, Rabu (15/4/2015) dini hari WIB, mengundang komentar dari legenda Manchester United, Paul Scholes. Scholes menilai, kejadian itu terjadi akibat reaksi berlebihan Mandzukic.

Untuk tambahan informasi, Carvajal dan Ramos dituduh melakukan perbuatan kasar pada penyerang tim nasional Kroasia tersebut. Carvajal dituduh sempat menggigit, sedangkan Ramos dituduh sengaja menyikut hingga membuat sang lawan berdarah.

Meski kebanyakan orang menyalahkan duo Madrid atas tindakan kasar pada Mandzukic, tidak demikian halnya dengan Scholes. Menurut Scholes, yang pantas disalahkan atas seluruh insiden tersebut adalah penyerang Atletico itu.

&quot;Mario-lah yang mencoba menciptakan beberapa masalah. Setiap kali ia (Mandzukic) terjatuh, ia selalu memberikan reaksi berlebihan,&quot; ucap pria 40 tahun itu, mengutip Daily Mail, Rabu (15/4/2015).

Mantan gelandang Tim Nasional Inggris itu menilai apa yang dilakukan Mandzukic adalah upaya untuk membuat dirinya terlihat sebagai penyerang yang tangguh. Hal itu cukup disayangkan, karena menurut Scholes, mantan pemain Bayern Munich itu tidak perlu melakukan tindakan-tindakan seperti itu.

</content:encoded></item></channel></rss>
